Templat:Halaman Utama2
|
Doa, Pujian, dan Penyembahan bagi Terobosan Pribadi dan Gereja · Sabtu Pagi · Oktober-Desember 2010 ·
|
{| style="background:transparent; border:2px lightsteelblue solid; background: transparent; -moz-border-radius: .5em; -webkit-border-radius: .5em; border-radius: .5em; padding: .1em .2em .2em .2em; width:100%;"
| |- valign="top" | style="font-weight:bold; white-space: nowrap; -moz-border-radius: .5em; -webkit-border-radius: .5em; -border-radius: .5em;" |
| style="width:100%; background:white; border:1px #F2F2F2 solid; padding: .8em; -moz-border-radius: .5em; -webkit-border-radius: .5em; -border-radius: .5em;" |
Renungan khusus
| Garam dan terang di dunia yang hambar dan gelap | |
|---|---|
| Renungan khusus | |
| Tanggal | 26 April 2026 |
| Penulis | Pdm Junus Mulyana, MTh |
| Voice of Pentecost | Voice of Pentecost (Sara Priskila) |
| Renungan khusus lainnya | |
| |
- "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
- Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin disembunyikan.
- Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah tempayan, melainkan di atas kaki pelita sehingga memberi terang kepada semua orang di dalam rumah itu.
- Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
- (Matius 5:13-16 TB2)
Khotbah Tuhan Yesus tentang garam dan terang dunia dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan orang Kristen yang mempengaruhi dunia, pada intinya menekankan bahwa orang Kristen tidak boleh hidup sebagai gated community (masyarakat yang dipagari). Orang Kristen harus berbaur dan terlibat dalam kehidupan masyarakat, serta memberikan pengaruh positif dengan menjalankan kebenaran, keadilan, kesalehan hidup, dan tidak kompromi dengan cara hidup dunia.
Khotbah Tuhan Yesus tentang garam dan terang dunia dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan orang Kristen yang mempengaruhi dunia, pada intinya menekankan bahwa orang Kristen tidak boleh hidup sebagai gated community (masyarakat yang dipagari). Orang Kristen harus berbaur dan terlibat dalam kehidupan masyarakat, serta memberikan pengaruh positif dengan menjalankan kebenaran, keadilan, kesalehan hidup, dan tidak kompromi dengan cara hidup dunia.
Devosi
| Devosi | |
|---|---|
| Tanggal | 08 Juni 2026 |
| Penulis | Sub Divisi Profetik |
| Artikel devosi lainnya | |
| |
- Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
Hampir sebagian besar dari kita tentu tidak asing lagi dengan kisah perumpamaan di atas. Seperginya tuan-nya, hamba yang memiliki lima talenta pun pergi dan menjalankan uang tuan-nya dan beroleh laba lima talenta. Begitu pula hamba yang diberi dua talenta, pergi dan menjalankan uang tuan-nya, dan beroleh laba dua talenta.
Akan tetapi, hamba yang diberi satu talenta, pergi menggali lubang dan menyembunyikan uang tuan-nya di dalam tanah (why?). Kita tau kisah selanjutnya bukan? Setelah sekian lama, tuannya pulang dan membuat perhitungan dengan hamba-hambanya tersebut. Kepada yang memiliki lima talenta dan menghasilkan laba lima talenta, tuannya berkata: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Begitu pula kepada hamba yang memiliki dua talenta, tuannya berkata yang sama, memuji hambanya tersebut. Akan tetapi kepada hamba yang memiliki satu talenta, dan yang menyembunyikan talenta tuannya ke dalam tanah dan tidak melipatgandakannya, ia berkata: "Hai hamba yang jahat dan malas ... sudahlah seharusnya uangku itu kau berikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
Yang perlu kita renungkan dalam kisah ini adalah: apa yang membuat perbedaan antara hamba yang setia (yang melipatgandakan uang/talenta tuannya), dengan hamba yang jahat? Jawabannya: Perbedaannya adalah dari cara mereka memandang/melihat tuannya. Hamba yang setia melihat tuannya sebagai tuan yang baik. Sedangkan hamba yang jahat memiliki pandangan yang salah akan tuannya. Ia melihat tuannya sebagai tuan yang jahat dan kejam. Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan! Orang yang hidup dari jasa perbuatan baik nya, bukan hidup dari kasih anugerah Tuhan akan memiliki kehidupan seperti hamba yang jahat ini. Ia akan mudah sekali kecewa, marah, iri, ketika sesuatu yang tidak enak terjadi dalam hidupnya. Hidup nya seperti bandul yang bergerak ke kiri dan ke kanan, mengikuti suasana /keadaan. Ketika segalanya tampak baik dan berhasil, ia senang dan gembira, tapi ketika ia gagal dan orang-orang tidak menghargainya, ia muram dan terpuruk.
Mengapa demikian? Sekali lagi, karena ia menaruh pondasi hidup nya atas Pencapaian-nya semata atas usaha dan jasa baik nya sendiri, bukan dibangun di atas iman akan kasih anugerah Tuhan (pengorbanan Kristus). Hamba yang jahat dalam kisah perumpamaan Tuhan Yesus tersebut, tidak bersyukur atas anugerah Allah dalam hidupnya. Ia tidak dapat melihat kebaikan Tuan-nya yang membagi bagikan talenta itu sesuai kemampuannya (ini orang sombong). Alhasil karena ia mempunyai pandangan yang salah, ia mengubur talenta nya dan tidak menghasilkan buah dalam hidupnya.
Please JANGAN SEPERTI ITU! Jadilah hamba yang setia, yang mengenal dan yang hidup dari kasih setia Tuan nya, dan kemudian sebagai bukti imannya, ia mengerjakan talenta/keselamatan yang telah ia terima secara cuma-cuma menjadi 30, 60 bahkan sampai 100 kali lipat.
Tuhan Yesus MemberkatiJadilah hamba yang setia, yang mengenal dan yang hidup dari kasih setia Tuan nya, dan kemudian sebagai bukti imannya, ia mengerjakan talenta / keselamatan yang telah ia terima secara cuma-cuma menjadi 30, 60 bahkan sampai 100 kali lipat.
Community of Love
COOL Umum
COOL Umum
|
Wanita
Wanita
|
Dewasa Muda
Dewasa Muda
|
Pemuda
Pemuda
|
Remaja
Remaja
|
Suplemen
Suplemen
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang. (Amsal 11:30)
Tahun 2014 adalah Tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat, The Year of God Opening Doors for Miracles! Mujizat terbesar adalah keselamatan dan pintu penuaian jiwa lebih besar lagi dibukakan oleh Tuhan. Gembala Pembina, Bapak Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo menyampaikan bahwa kita ada dalam masa-masa penuaian jiwa besar-besaran di akhir zaman, Tuhan Yesus akan segera datang untuk kali yang kedua. Penuaian jiwa terjadi karena pencurahan Roh Kudus secara luar biasa.
Masa persiapan adalah masa penting yang akan menentukan kesuksesan. Itulah sebabnya segala sesuatu butuh masa persiapan. Tuhan telah mengaruniakan kita terang Firman-Nya supaya kita bisa menyampaikannya kepada lingkungan dan kepada orang-orang sekitar kita. Kebenaran yang diucapkan Yesus akan menjangkau hati. Firman Tuhan akan masuk ke dalam telinga dengan kuasa, dan buahnya akan muncul ketika pelayanan dengan setia dilakukan. Tuhan memerlukan usaha yang tekun di tempat-tempat di mana orang-orang belum mengetahui sedikitpun mengenai kebenaran. Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:29)Tahun 2014 adalah Tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat, The Year of God Opening Doors for Miracles! Mujizat terbesar adalah keselamatan dan pintu penuaian jiwa lebih besar lagi dibukakan oleh Tuhan. {{ ::Kategori:Materi COOL Wanita 2013 | readmore=yes | infobox=yes }}
TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu. (Mazmur 5:3) Pernahkah Anda merasa pada saat bekerja jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 menjelang makan siang padahal Anda belum sempat menyelesaikan satu pekerjaan pun. Sibuk, tapi rasanya pekerjaan tidak produktif? Satu hal yang harus disadari bahwa kesibukan tidak sama dengan menjadi produktif. Anda bisa saja menghabiskan sekian jam tanpa menghasilkan apa-apa. Sound familiar?
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
(Markus 12:30) Dalam Markus 12:30, Tuhan ingin agar umat-Nya mengasihi Dia dengan segenap kekuatan. Ini berbicara mengenai segenap tubuh kita. Untuk dapat mengasihi Tuhan dengan segenap tubuh kita, maka kita harus melakukan prinsip kebenaran Firman Tuhan.
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
(Markus 12:30) Dalam Markus 12:30, Tuhan ingin agar umat-Nya mengasihi Dia dengan segenap kekuatan. Ini berbicara mengenai segenap tubuh kita. Untuk dapat mengasihi Tuhan dengan segenap tubuh kita, maka kita harus melakukan prinsip kebenaran Firman Tuhan.
Damai di hati, damai di kehidupan sehari-hari
“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti.” (Yesaya 48:18) Sebagai manusia semua kita disibukkan dengan aktivitas sehari-hari seperti sekolah, kuliah, kerja, bisnis, mengurus rumah tangga, dan masih banyak lagi sesuai dengan profesi kita masing-masing. Di dalam menjalankan aktivitas tersebut kita menghadapi banyak tantangan, masalah, serta pergumulan baik yang diakibatkan langsung karena profesi kita maupun faktor eksternal yang ‘akrab’ dengan keseharian kita, misalnya: sikap/perlakuan orang lain terhadap kita, kemacetan lalu lintas, tingkat kejahatan yang tinggi, kondisi perekonomian dan hal lainnya yang tentu saja dapat mengakibatkan tekanan-tekanan bagi jiwa kita: stress, bingung, bimbang, cemas/kuatir, frustrasi, depresi yang tentunya membuat hidup kita jauh dari damai sejahtera. Jauh dari damai sejahtera dapat mengakibatkan seseorang menjadi sulit berdoa, temperamental (mudah ‘terbakar’ emosinya), sulit mengambil keputusan yang tepat, gelisah serta hal-hal lain yang pastinya akan sangat mengganggu hidup kita. Itu sebabnya kita harus memastikan bahwasanya damai sejahtera itu senantiasa ada dalam kehidupan kita sehari-hari.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lihat pula
Agenda |
Kebaktian Ibadah Raya setiap hari Minggu disertai Perjamuan Kudus dan Sekolah Minggu:
Pemuda dan Remaja: |
Serba-serbi
Community of LoveMinggu, 25 September 2011 Departemen COOL Rayon 7 mengadakan Gebyar COOL 2011 untuk seluruh COOL yang berada di bawah lingkup GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya. Acara diadakan di kolam renang Villa Duta Bogor mulai pukul 07.00 hingga 15.00. Sabtu, 26 Maret 2011 GBI Danau Bogor Raya mengadakan acara Ibadah Padang COOL Celebration 2011 pada hari Sabtu, 26 Maret 2011 pukul 07.00-09.00 di Kebun Raya Bogor. Acara ini diadakan untuk seluruh COOL Umum, Wanita, Dewasa Muda, Pemuda, Remaja, dan Anak yang berada di bawah penggembalaan Mentor Distrik COOL dan Komisi Pemuda dan Anak GBI Danau Bogor Raya. Hadir dalam acara ini, Pdt Sutadi Rusli (Gembala Jemaat), Pdt Benny Kohar (Wakil Gembala Jemaat), Pdm Sukirman Pardi (Staf Penggembalaan/Mentor Distrik COOL), dan Bapak Yesaya Bambang Salendro (Ketua Komisi Pemuda dan Anak), beserta pasangan masing-masing. Turut hadir pula undangan dari Rayon 7, Pdm Agustina H Sitompul (Wakil Gembala Rayon) dan Pdm Hendrawan Rusli (Kepala Departemen COOL). Sabtu, 22 Januari 2011 Subdivisi Pembinaan COOL GBI Jalan Gatot Subroto mengadakan acara impartasi dan pengurapan COOL Power Day 2011 untuk menyambut visi tahun 2011 yaitu Tahun Multiplikasi dan Promosi. Bertempat di Sentul International Convention Center, acara ini dihadiri oleh sekitar 11.200 jemaat dan COOLER dari Jabodetabek dan Bandung. Jumat, 13 Agustus 2010 Pada hari Jumat, 13 Agustus 2010, diadakan COOL Celebration Danau Bogor Raya 2010 gabungan seluruh COOL Umum dan COOL Wanita di bawah penggembalaan Mentor Distrik GBI Danau Bogor Raya, bertempat di Graha Amal Kasih. Dalam COOL Celebration kali ini Gembala Jemaat, Pdt Sutadi Rusli, membagikan firman Tuhan mengenai Bertekad, berbeda, dan berani diuji, dan mengurapi setiap peserta satu persatu. |
BeritaSelasa, 25 Oktober 2011 Empowered21 Asia diadakan selama 4 hari pada tanggal 25-28 Oktober 2011 di Sentul International Convention Center. Acara ini merupakan sebuah kegerakan besar Roh Kudus dalam menjawab kelaparan rohani di regional Asia. Empowered21 Asia berpusat pada pemberdayaan generasi muda untuk memberikan dampak pada negara-negara mereka masing-masing. Rabu, 24 Agustus 2011 Gembala Pembina, Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo kembali diundang menjadi pembicara pada Seminar Pertumbuhan Gereja Internasional 2011 (SPGI 2011) dengan tema “Chasing God’s Presence” pada 16–19 Agustus 2011 bertempat di Graha Bethany Nginden–Surabaya. SPGI 2011 dilayani oleh para pembicara: Pdt Abraham Alex Tanuseputra, Pdt KAM Jusufroni, Rev Paul Walker, Ps Kong Hee, Ps Tommy Tenney, Pdt Jacob Nahuway, Pdt Niko Njotorahardjo, Pdt Timotius Arifin Tedjasukmana, Pdt Yusak Hadisiswantoro, Pdt Gilbert Lumoindong, Pdt Eddy Leo, serta Pdt Josia Abdisaputera. Senin, 30 Mei 2011 “Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau” (Mazmur 84:5) Telah pulang ke Rumah Bapa di Surga pada hari Senin, 30 Mei 2011 pukul 03.15 WIB, Ibunda terkasih dari Gembala Pembina GBI Jalan Gatot Subroto: Almh Pdm Mariana Agustina Njotorahardjo
Panti Asuhan Maranatha menjadi tuan rumah bagi Ibadah Remaja Junior Community Danau Bogor Raya pada hari Minggu, 6 Maret 2011. Junior Community (JC) mengajak seluruh jemaat Remaja untuk Ibadah bersama dan acara amal JC Charity ke Panti Asuhan tersebut. Jemaat yang tergerak mengumpulkan sumbangan-sumbangan berupa beras, minyak, dan berbagai kebutuhan sehari-hari untuk disumbangkan kepada Panti Asuhan tersebut. |
Arsip
Pelayanan jemaat
Pelayanan Jemaat GBI Danau Bogor Raya - Bogor Timur
Bagi jemaat yang membutuhkan informasi/pelayanan:
dapat mengisi form pelayanan jemaat online. |
|
|}
|
Ingin terlibat dalam pelayanan website dan publikasi? |
- Pages using DynamicPageList3 parser function
- Pages using DynamicPageList3 parser tag
- ArticleLink pages that already existed
- Video Voice of Pentecost
- Unified info article 2026
- Unified info renungankhusus
- Article 2026
- Unified info devosi
- Unified info article without pagename parameter
- Unified info matericool
- Article 2014
- Unified info article without namespace parameter
- Unified info article 2011
- Unified info cool
- Article 2011
- Templat pemeliharaan
