Profetik

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Cawankecapi.png

Pelayanan profetik merupakan wadah pelayanan para pendoa dan imam pujian dan penyembahan. Doa, pujian, dan penyembahan merupakan satu kekuatan yang tidak terpisahkan bagi orang percaya. Pelayanan ini berawal dari visi Gembala Pembina tentang Cawan dan Kecapi dalam Wahyu 5:8,

Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.

Secara khusus, seorang pendoa juga haruslah seorang pemuji penyembah, begitu juga seorang imam pujian penyembahan haruslah seorang pendoa. Apabila ini benar dilakukan, maka akan bangkit pendoa dan imam pemuji penyembah yang tangguh dan terobosan-terobosan akan terjadi, sehingga menjadi berkat untuk keluarga, lingkungan, kota, bangsa, bahkan bangsa-bangsa (Wahyu 5:8).

Renungan profetik

Perhatikan motivasi kita
Logo profetik.png
Devosi
Tanggal16 Mei 2022
Sebelumnya

Kolose 3:24,

'"Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya."

Urusan persembahan kasih dalam pelayanan sering menjadi pembahasan karena ini dijadikan motivasi utama oleh beberapa orang didalam melakukan pekerjaan pelayanan. Mari kita lihat janji Tuhan dalam FirmanNya dalam ayat tersebut di atas bahwa sesungguhnya ada upah, ada reward yang Tuhan sediakan dan Tuhan tentukan bagi kita

Dalam versi NKJ, tertulis "Knowing that of the Lord ye shall receive the reward of the inheritance: for ye serve the Lord Chris"

We shall receive the reward of the inheritance (upah warisan).

Wah, ini janji yang luar biasa, bukan sekedar sejumlah uang dalam amplop dari pelayanan tapi janji akan menerima upah warisan dari Allah yang nilainya melebihi jumlah angka yang kita terima. Upah itu bukan sekedar sejumlah uang itu, tapi pemeliharaanNya, perlindunganNya, pembelaanNya, kesehatan, sukacita, pengurapan, dan lainnya.

Bukankah ini sangat luar biasa? Mari mengerti dan merenungkan ayat ini kembali. Dan mari menguji kembali hati kita, motivasi kita dalam pelayanan di gereja secara khusus. Adakah kita bersemangat melayani atau memenuhi jadual yang ada hanya karena akan menerima persembahan kasih itu, atau kah karena kita sadari bahwa ini adalah sebuah kepercayaan besar dan berharga dari Tuhan bagi kita untuk melayaniNya dan melayani jiwa-jiwa.

Jika demikian, maka kita tidak akan fokus di persembahan kasih tapi fokus menyelesaikan pekerjaan pelayanan itu dengan :

  1. penuh kasih kepada Tuhan
  2. penuh belas kasihan kepada jiwa-jiwa
  3. penuh tanggung jawab pada otoritas di atas kita

Urusan upah, reward, berkat, itu urusan Tuhan bagi kita. Selama kita bergerak bekerja melayani Tuhan, melakukan kehendakNya dengan sepenuh hati, percayalah, Tuhan sediakan bagian bagi kita melebihi yang kita pikirkan dan doakan.

Yang penting, teruslah setia lakukan bagian kita seperti tertulis dalam ayat sebelumnya, yaitu di Kolose 3:23

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia

Tuhan Yesus memberkati

SB
'"Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya." (Kolose 3:24)


Lihat pula