Templat: Halaman Utama2.1: Perbedaan antara revisi
k upd |
k upd |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{Halaman Utama2/Sembilan Minggu Terobosan}} | {{Halaman Utama2/Sembilan Minggu Terobosan}} | ||
| Baris 27: | Baris 22: | ||
{{TogglerNResult | classname=mp21 | no=2 | isi={{Halaman Utama2/Pesan Gembala Pembina}} }} | {{TogglerNResult | classname=mp21 | no=2 | isi={{Halaman Utama2/Pesan Gembala Pembina}} }} | ||
{{TogglerNResult | classname=mp21 | no=3 | isi={{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah}} }} | {{TogglerNResult | classname=mp21 | no=3 | isi={{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah}} }} | ||
{{TogglerNResult | classname=mp21 | no=4 | isi={{Halaman Utama2/Community of Love}} }} | {{TogglerNResult | classname=mp21 | no=4 | isi={{Halaman Utama2/Community of Love}} | heading=Materi COOL Umum }} | ||
{{TogglerNResult | classname=mp21 | no=5 | isi={{Halaman Utama2/Renungan khusus}} }} | {{TogglerNResult | classname=mp21 | no=5 | isi={{Halaman Utama2/Renungan khusus}} | heading=Renungan khusus }} | ||
{{TogglerNResult | classname=mp21 | no=6 | isi={{Halaman Utama2/Artikel}} }} | {{TogglerNResult | classname=mp21 | no=6 | isi={{Halaman Utama2/Artikel}} | heading=Artikel }} | ||
{{TogglerNResult | classname=mp21 | no=7 | isi={{Halaman Utama2/Pelayanan jemaat}} }} | {{TogglerNResult | classname=mp21 | no=7 | isi={{Halaman Utama2/Pelayanan jemaat}} | heading=Pelayanan jemaat}} | ||
{{TogglerNResult | classname=mp21 | no=8 | isi= | {{TogglerNResult | classname=mp21 | no=8 | isi= | ||
{{Halaman Utama2/Agenda}} | {{Halaman Utama2/Agenda}} | ||
}} | }} | ||
{{TogglerNResult | classname=mp21 | no=9 | isi={{Halaman Utama2/Serba-serbi}} }} | {{TogglerNResult | classname=mp21 | no=9 | isi={{Halaman Utama2/Serba-serbi}} }} | ||
{{TogglerNResult | classname=mp21 | no=10| isi={{Halaman Utama2/Devosi}} }} | {{TogglerNResult | classname=mp21 | no=10| isi={{Halaman Utama2/Devosi}} | heading=Devosi }} | ||
|} | |} | ||
Revisi terkini sejak 12 Oktober 2010 16.27
|
Doa, Pujian, dan Penyembahan bagi Terobosan Pribadi dan Gereja · Sabtu Pagi · Oktober-Desember 2010 ·
|
|
Pesan Gembala
Pesan Gembala Pembina
Ringkasan khotbah
Community of Love
Renungan khusus
Devosi
Artikel
Pelayanan jemaat
Agenda
Serba-serbi
|
Sebelumnya: Sebelumnya: Materi COOL UmumLihat pulaRenungan khusus
Khotbah Tuhan Yesus tentang garam dan terang dunia dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan orang Kristen yang mempengaruhi dunia, pada intinya menekankan bahwa orang Kristen tidak boleh hidup sebagai gated community (masyarakat yang dipagari). Orang Kristen harus berbaur dan terlibat dalam kehidupan masyarakat, serta memberikan pengaruh positif dengan menjalankan kebenaran, keadilan, kesalehan hidup, dan tidak kompromi dengan cara hidup dunia. Khotbah Tuhan Yesus tentang garam dan terang dunia dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan orang Kristen yang mempengaruhi dunia, pada intinya menekankan bahwa orang Kristen tidak boleh hidup sebagai gated community (masyarakat yang dipagari). Orang Kristen harus berbaur dan terlibat dalam kehidupan masyarakat, serta memberikan pengaruh positif dengan menjalankan kebenaran, keadilan, kesalehan hidup, dan tidak kompromi dengan cara hidup dunia. Pelayanan jemaat
Serba-serbi
Arsip
Devosi
Hampir sebagian besar dari kita tentu tidak asing lagi dengan kisah perumpamaan di atas. Seperginya tuannya, hamba yang memiliki lima talenta pun pergi dan menjalankan uang tuan-nya dan beroleh laba lima talenta. Begitu pula hamba yang diberi dua talenta, pergi dan menjalankan uang tuan-nya, dan beroleh laba dua talenta. Akan tetapi, hamba yang diberi satu talenta, pergi menggali lubang dan menyembunyikan uang tuannya di dalam tanah (why?). Kita tahu kisah selanjutnya bukan? Setelah sekian lama, tuannya pulang dan membuat perhitungan dengan hamba-hambanya tersebut.
Yang perlu kita renungkan dalam kisah ini adalah: apa yang membuat perbedaan antara hamba yang setia (yang melipatgandakan uang/
Orang yang hidup dari jasa perbuatan baik nya, bukan hidup dari kasih anugerah Tuhan akan memiliki kehidupan seperti hamba yang jahat ini. Ia akan mudah sekali kecewa, marah, iri, ketika sesuatu yang tidak enak terjadi dalam hidupnya. Hidup nya seperti bandul yang bergerak ke kiri dan ke kanan, mengikuti suasana/ Mengapa demikian? Sekali lagi, karena ia menaruh pondasi hidup nya atas Pencapaian-nya semata atas usaha dan jasa baik nya sendiri, bukan dibangun di atas iman akan kasih anugerah Tuhan (pengorbanan Kristus). Hamba yang jahat dalam kisah perumpamaan Tuhan Yesus tersebut, tidak bersyukur atas anugerah Allah dalam hidupnya. Ia tidak dapat melihat kebaikan Tuan-nya yang membagi bagikan talenta itu sesuai kemampuannya (ini orang sombong). Alhasil karena ia mempunyai pandangan yang salah, ia mengubur talenta nya dan tidak menghasilkan buah dalam hidupnya. Please, jangan seperti itu! Jadilah hamba yang setia, yang mengenal dan yang hidup dari kasih setia Tuan nya, dan kemudian sebagai bukti imannya, ia mengerjakan talenta/ Jadilah hamba yang setia, yang mengenal dan yang hidup dari kasih setia Tuan nya, dan kemudian sebagai bukti imannya, ia mengerjakan talenta / keselamatan yang telah ia terima secara cuma-cuma menjadi 30, 60 bahkan sampai 100 kali lipat. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
- Pages using DynamicPageList3 parser function
- Pages using DynamicPageList3 parser tag
- Unified info article without pagename parameter
- Unified info matericool
- Article 2014
- Unified info article without namespace parameter
- Unified info article 2011
- Unified info cool
- Article 2011
- ArticleLink pages that already existed
- Video Voice of Pentecost
- Unified info article 2026
- Unified info renungankhusus
- Article 2026
- Unified info devosi
- Templat pemeliharaan
