Keselamatan (KOM 110.3)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Keselamatan di dalam Tuhan Yesus adalah anugerah kehidupan baru yang mengalihkan kita dari kehidupan yang sedang menuju kebinasaan kekal, kepada kehidupan kekal.

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.

Kisah Para Rasul 4:12

Rencana keselamatan

1 Sejak semula Allah telah merancangkannya

Allah tidak terkejut dengan kejatuhan manusia, sebaliknya di dalam Kemahatahuan-Nya menetapkan untuk menjalankan rencana keselamatan.

  • Tuhan ciptakan manusia untuk relationship
  • Di dalam relationship yang sehat perlu ada freewill
  • Adanya free will memungkinkan terjadinya dosa.
2 Respons manusia terhadap kasih Allah

Meskipun Allah-lah yang memiliki inisiatif untuk menyelamatkan manusia, pada titik keselamatan tetap dibutuhkan respons manusia terhadap:

  • Pernyataan berita Injil tentang dosa dan keterpisahan dari Allah.
  • Pernyataan berita Injil tentang kasih Allah yang dinyatakan melalui Kristus di atas kayu salib.
  • Kuasa Roh Kudus yang memampukan kita beriman kepada Yesus Kristus.
  • Dorongan Roh Kudus untuk bertobat dan kembali kepada Allah.

Keselamatan yang sejati

1. Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan keselamatan

Keselamatan bukan hanya sekedar perpindahan dari neraka ke sorga, tetapi juga tentang pemulihan hubungan dengan Allah.

2. Yesus Kristus menebus dengan harga yang mahal dan lunas

Kehidupan Tuhan Yesus di muka bumi memberikan teladan tentang hidup yang berkenan kepada Bapa.

Sebagai orang percaya kita sekarang sudah dipindahkan dari 'Adam' ke dalam Kristus sehingga oleh kelahiran baru kita dimampukan untuk hidup berkenan kepada Bapa.

Uraian Provisi (Lunas) Transaksi (Penerapan)
Penetapan dan panggilan Sebelum dunia dijadikan Lahir baru
Keselamatan Di atas kayu salib Lahir baru
Hubungan Sebelum dunia dijadikan Dimulai dari kayu salib
Berkat Di atas kayu salib Waktu kita minta dalam doa
Penyempurnaan Di atas kayu salib Sepanjang hidup orang percaya
3

Anugerah keselamatan

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Roma 8:28-30

a Pembenaran (Justification)
b Pengudusan (Sanctification)
  • Menghasilkan persekutuan dengan Allah
  • Dimulainya perjalanan rohani sebagai orang percaya
  • Pemulihan jiwa (Roma 12:2)
  • Menerima baptisan Roh Kudus dan hidup dalam kepenuhan Roh Kudus
  • Menuju keserupaan dengan Kristus; yaitu menghasilkan buah Roh (Efesus 4:13; Galatia 5:22-23)
  • Bebas dari kuasa dosa (Roma 8:2, 6)
c Pemuliaan (Glorification)
  • Menerima kuasa untuk memerintah bersama Kristus dan hidup yang kekal
  • Akhir perjalanan rohani orang percaya
  • Pemulihan tubuh
  • Bebas dari kehadiran dosa


Konsep Keselamatan


Langkah-langkah menerima keselamatan

1. Percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi

'Percaya' bukan hanya menyatakan persetujuan terhadap kebenaran yang dinyatakan oleh Firman, tetapi dengan setia mempercayakan diri kepada subjek dari iman kita yaitu Yesus Kristus.

Dua aspek Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat:

  • Sebagai Juruselamat, berarti Tuhan Yesus yang menyelesaikan keselamatan bagi kita.
  • Sebagai Tuhan (Kurios), berarti Tuan/junjungan yang berkuasa mengatur semua aspek kehidupan kita.
2. Bertobat dari kehidupan lama
  1. Mengakui dosa dan meninggalkannya (1 Yohanes 1:9; Yohanes 8;11)
  2. Menjadi ciptaan baru di dalam Kristus (2 Korintus 5:17; Kolose 3:9-10)
  3. Hidup selaras dengan Firman Tuhan (Yakobus 1:22; Roma 12:1-2)
3. Mengikut Yesus
  1. Mengerjakan keselamatan
    • Orang yang sudah menerima keselamatan pasti melakukan perbuatan baik.
    • 'Mengerjakan' di sini bukan berarti kembali kepada hukum Taurat supaya selamat, tetapi berjalan maju di dalam pertumbuhan rohani.
  2. Mengenakan selengkap senjata Allah
  3. Setiap orang yang menjadi percaya secara otomatis menjadi musuh iblis. Sebab itu kita harus berjaga-jaga dan hidup dalam seluruh kebenaran Firman Tuhan setiap hari.

Jaminan keselamatan

Beberapa pandangan mengenai jaminan keselamatan di dalam dunia Kekristenan dapat dibagi menjadi 2 (dua) aliran utama:

1. Perseverance of the saints

Orang yang telah menerima keselamatan:

  • Tidak akan pernah berpaling dari Tuhan
  • Kalau dia sampai meninggalkan Tuhan, berarti dia belum benar-benar menerima keselamatan
Ekstrimnya
Paham "Once Saved Always Saved": orang yang telah menerima keselamatan dapat melakukan dosa apapun tanpa berpotensi kehilangan keselamatannya.
Buahnya
Orang percaya yang tidak merasa perlu berkomitmen dalam pertumbuhan rohani, proses pengudusan, dan pelayanan.
2. Conditional perseverance of the saints

Orang yang telah menerima keselamatan:

  • Meresponi keselamatan yang diterimanya dengan berkomitmen dalam pertumbuhan rohani, pengudusan, dan pelayanan.
  • Bisa saja pada suatu titik menjadi murtad dan kehilangan keselamatannya.
Ekstrimnya
Paham legalisme: orang yang telah menerima keselamatan, setiap saat berpotensi kehilangan keselamatannya ketika melakukan dosa sekecil apapun.
Buahnya
Pandangan yang tidak proporsional tentang profil karakter dan kepribadian Allah sebagai hakim saja dan bukan sebagai penolong.

Pandangan yang proporsional tentang jaminan keselamatan

1. Keselamatan itu bersyarat

Bagian Allah ialah menyediakan (provisi), bagian manusia memberikan respons.

"... karena begitu besar kasih Allah sehingga Ia memberikan... barangsiapa percaya ..."

Yohanes 3:16

2. Keselamatan itu tersedia di sepanjang jalan hidup kita

Selama masih ada 'hari ini', manusia masih dapat meresponi tawaran keselamatan dari Allah.

3. Keselamatan itu perlu "dikerjakan"

Allah yang memberikan "kekuatan" untuk mengerjakan keselamatan tersebut.

"... kerjakanlah (Yun: katargezete) keselamatanmu dengan takut dan gentar ... karena Allah-lah yang mengerjakan di dalammu (Yun: energon) ..."

Filipi 2:12-13

4. Keseimbangan antara kasih karunia dan kebenaran

Kasih karunia mengubahkan orang berdosa menjadi orang-orang yang mencintai kebenaran.

5. Pemulihan tubuh, jiwa, dan roh yang seutuhnya

Proses keselamatan dimulai dari keselamatan roh, tetapi tidak berhenti di situ, melainkan mulai mentransformasi jiwa dan diakhiri dengan transformasi tubuh.

"Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita."

1 Tesalonika 5:23

Diskusi

  1. Yakinkah kita bahwa Kristus adalah satu-satunya jalan keselamatan?
  2. Yakinkah kita bahwa kita sudah menerima keselamatan itu?

Lihat pula

Sumber