Orang yang membawa damai (KOM 210.3.2)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Logo KOM.png
  • KOM 220.1220.1 Mengenal Perjanjian Lama
  • KOM 220.2220.2 Mengenal Perjanjian Baru
  • KOM 220.3220.3 Studi alkitab induktif
  • KOM 220.4220.4 Agama-agama di dunia
  • KOM 230.1230.1 Komunikasi pribadi
  • KOM 230.2230.2 Membangun dan membina persahabatan
  • KOM 230.3230.3 Pengendalian emosi
  • KOM 230.4230.4 Memilih pasangan hidup
  • KOM 230.5230.5 Kehidupan nikah Kristiani
  • KOM 230.6230.6 Mendidik anak
  • KOM 230.7230.7 Panggilan hidup dalam dunia kerja
  • KOM 230.8230.8 Strategi kehidupan yang berhasil
  • KOM 230.9230.9 Mengelola keuangan Anda
Untuk informasi jadwal kelas pengajaran KOM yang dibuka, hubungi Departemen Pengajaran:

+62 (251) 8351-059

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Matius 5:9

Alkitab adalah suatu buku tentang "damai". Ada hampir 400 acuan tentang damai sejahtera, tentang damai yang sifatnya pribadi, damai dalam hubungan, perdamaian nasional atau ditingkat rohani. Tetapi kita harus ingat bahwa di dalam Alkitab "damai" bukan hanya berbicara tentang ketidakhadiran peperangan.

Damai sesungguhnya adalah suatu kekuatan yang positif dan menghadirkan semua hal yang baik dan benar. Damai adalah suatu kekuatan yang kreatif. Dan "pembawa damai" adalah seseorang yang memiliki kecenderungan dalam melepaskan kekuatan ini untuk memaksa dunia agar berubah.

Tiga cara untuk mengubah keadaan

  1. Protes dengan kekerasan
  2. Ini adalah cara yang ditempuh oleh para revolusioner di dunia. Contoh: Lenin, Stalin, Mao Ze Dong, Fidel Castro.
  3. Protes tanpa kekerasan
  4. Inilah cara yang ditempuh oleh para negarawan di dunia. Contoh: Mahatma Gandhi, Martin Luther King, Nelson Mandela.
  5. Cara Kerajaan Allah
  6. Inilah cara yang ditempuh oleh Gereja mula-mula terhadap imperium Romawi.

Unsur-unsur hati pembawa damai

  1. Mengusahakan perbaikan dengan cara damai
  2. Memberi dengan berkelimpahan kepada 'lawan' kita karena percaya Tuhan akan memberkati kita.

  3. Kekuatan dari keteladanan
  4. Menghadirkan kebenaran tanpa keributan. Di dalam Perjanjian Baru tidak ada perintah langsung yang menyuruh penghapusan perbudakan, tetapi roh dari pengajaran Kristus yang memberikan nilai yang sama kepada semua orang sebagai anak-anak Allah, apalagi bagi sesama orang percaya. Contoh: Kitab Filemon

Langkah-langkah untuk menjadi pembawa damai

  1. Berdamai dengan Tuhan
  2. Perdamaian dengan Tuhan adalah produk dari kemenangan kasih karunia atas penghakiman.

    Perdamaian dengan Tuhan yang telah kita alami mendorong hati kita untuk ingin melihat hal yang sama bisa dialami oleh orang atau situasi lain.
  3. Keberanian rohani
  4. Keteguhan hati untuk menghadapi segala tantangan tanpa pembalasan.

  5. Komitmen untuk mengasihi
  6. Kasih tidak pernah gagal.

  7. Melepaskan kuasa kasih karunia
  8. Kasih karunia adalah kuasa Allah untuk mendaur ulang keadaan untuk membawa kebaikan di tengah-tengah kejahatan, asal diresponi dengan baik.

    Contoh: Pengaruh kemartiran Stefanus terhadap pertobatan Paulus.

Refleksi

"Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan."

— Rasul Paulus (1 Timotius 2:1-2)