Renungan khusus: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Leo (bicara | kontrib)
k upd
Leo (bicara | kontrib)
k fmt
Baris 71: Baris 71:
<DPL>
<DPL>
  resultsheader=<div style="margin-top:1em;">'''Sebelumnya:'''</div><div style="font-size: 95%; margin: 0 0 1em 2em; background:transparent;">
  resultsheader=<div style="margin-top:1em;">'''Sebelumnya:'''</div><div style="font-size: 95%; margin: 0 0 1em 2em; background:transparent;">
  resultsfooter=<btn class="btn-primary btn-sm">Kategori:Materi renungan khusus|selengkapnya...</btn>
  resultsfooter=<btn class="btn-primary btn-sm">Kategori:Materi renungan khusus|selengkapnya...</btn></div>
  category=Materi renungan khusus
  category=Materi renungan khusus
  ordermethod=title
  ordermethod=title

Revisi per 5 Desember 2020 11.13

“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel - yang berarti: Allah menyertai kita.”

Matius 1:23 TB

Tidak dapat dipungkiri bahwa perayaan Natal merupakan momen yang indah dan menyenangkan di penghujung tahun. Atmosfir sukacita dan keceriaan tersebar di mana-mana dan semua orang, termasuk yang non-Kristiani, merasakan hal yang sama. Natal, yang merupakan peringatan lahirnya Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat dunia, menjadi momen dan anugerah yang indah untuk mengenal Kristus. Dia datang untuk ada beserta dengan kita, termasuk beserta dengan keluarga kita.

Kisah Natal selalu dimulai dari Matius 1. Tetapi seringkali bagian dari Matius 1:1-17, yaitu silsilah Tuhan Yesus, tidak terlalu dibahas. Jika kita perhatikan baik bagian tersebut, kita akan mendapati bahwa ternyata nenek-moyang duniawi Yesus bukanlah orang-orang yang sempurna atau sukses, bahkan menurut standar dunia saat ini. Perhatikanlah nama seperti Adam (pendosa pertama), lalu Abraham (pernah berbohong mengenai status istrinya), lalu ada Yehuda (yang meniduri menantunya sendiri), ada Rahab (wanita sundal dari Yerikho), ada Salomo (yang istrinya ratusan) dan seterusnya.

Selengkapnya »

Tidak dapat dipungkiri bahwa perayaan Natal merupakan momen yang indah dan menyenangkan di penghujung tahun. Atmosfir sukacita dan keceriaan tersebar dimana-mana dan semua orang, termasuk yang non-Kristiani, merasakan hal yang sama. Natal, yang merupakan peringatan lahirnya Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat dunia, menjadi momen dan anugerah yang indah untuk mengenal Kristus. Dia datang untuk ada beserta dengan kita, termasuk beserta dengan keluarga kita.

Sebelumnya:

Lihat pula