Renungan khusus: Perbedaan antara revisi
k fmt |
k upd |
||
| Baris 81: | Baris 81: | ||
count=30 | count=30 | ||
</DPL> | </DPL> | ||
==Lihat pula== | |||
* [[Pesan Gembala]] | |||
* [[Pesan Gembala Pembina]] | |||
* [[Daftar khotbah]] | |||
[[Kategori:Renungan khusus|*]] | [[Kategori:Renungan khusus|*]] | ||
Revisi per 4 Desember 2020 20.46
| Keselamatan oleh anugerah, namun perbuatan tetap penting | |
|---|---|
| Renungan khusus | |
| Tanggal | 05 Juli 2026 |
| Penulis | Pdt Dr Dony Lubianto, MTh |
| Voice of Pentecost | Voice of Pentecost (Pandu Suryana) |
| Renungan khusus lainnya | |
| |
I. Pendahuluan
Dalam kehidupan iman Kristen, banyak orang masih bingung memahami hubungan antara anugerah dan pekerjaan (perbuatan).[1] Di satu sisi, Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah dan bukan hasil usaha manusia. Namun di sisi lain, Alkitab juga menekankan pentingnya ketaatan, perubahan hidup, dan kesetiaan dalam perjalanan iman.[2]
Ketegangan ini sering menimbulkan dua sikap yang keliru:
- ada yang hidup seolah-olah pekerjaan (perbuatan) tidak penting karena semuanya adalah anugerah, dan
- ada pula yang berjuang dalam ketaatan seolah-olah keselamatan sebagai tujuan yang harus terus diusahakan.[3]
Dalam kehidupan iman Kristen, banyak orang masih bingung memahami hubungan antara anugerah dan pekerjaan (perbuatan). Di satu sisi, Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah dan bukan hasil usaha manusia. Namun di sisi lain, Alkitab juga menekankan pentingnya ketaatan, perubahan hidup, dan kesetiaan dalam perjalanan iman.
Lihat pula
- ^ Saragih, F. A. P. (2024). Tinjauan Teologis terhadap Doktrin Soteriologi Hyper Grace. Missio Ecclesiae. https://doi.org/10.52157/me.v13i1.225
- ^ Yatmini, Y., & Siang, L. (2024). Perspektif Teologis tentang Keselamatan: Belajar dari 1 Petrus 1: 3-12. Jurnal Teologi Injili, 4(2), 136-148. https://doi.org/10.55626/jti.v4i2.80
- ^ Wennar & Kusnadi, H. (2025) Kasih Karunia Dan Hukum Taurat Berdasarkan Titus 2:11-12 Bagi Transformasi Kerohanian Jemaat Kontemporer. Jurnal Eulogia. https://doi.org/10.62738/ej.v5i2.116