Tergesa-gesa

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi sejak 7 Juni 2022 10.51 oleh Sari (bicara | kontrib) (Baru)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari
Logo profetik.png
Devosi
Tanggal06 Juni 2022
Sebelumnya
Selanjutnya

Hanya karena terlalu cepat mengambil keputusan, orang bisa mengalami kerugian besar yang mungkin bisa sulit dipulihkan dalam waktu singkat. Sebuah sikap tergesa-gesa selalu tidak membawa kebaikan atau keuntungan, tapi kerugian dan kemalanganlah yang seringkali menjadi akibatnya. Mengenai kerugian dari orang-orang yang suka tergesa-gesa atau terburu-buru mengambil keputusan, Salomo sudah mengingatkan sejak ribuan tahun yang lalu. "Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan." (Amsal 21:5).

Seringkali kita melakukan kesalahan karena tergesa-gesa. Misalnya dalam menyimpulkan sesuatu, menilai sesuatu, dalam membuat perencanaan bahkan dalam mengambil keputusan-keputusan penting, akibatnya kita justru mengalami kerugian. Orang yang tergesa-gesa adalah orang yang tidak memberi kesempatan kepada Tuhan untuk berbicara dan memimpin dirinya secara spesifik. Orang seperti ini seringkali mengambil keputusan tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan Tuhan atau dengan orang-orang yang lebih senior atau orang yang lebih mengerti. Orang yang tergesa-gesa tidak membiarkan terjadinya proses berpikir yang sehat dan tepat. Apa pun keadaan kita, hari ini saya berdoa agar kita dapat membuang jauh ketergesa-gesaan dengan mempercayai Tuhan, yang tidak akan pernah mengecewakan kita dan yang mengaruniakan damai sejahtera-Nya kepada kita.

Apa yang menyebabkan seringkali orang tergesa-gesa?

~ Tidak Disiplin Tidak disiplin dalam mengatur waktu seringkali mengakibatkan terbatasnya waktu dalam menyelesaikan tugas-tugas. Kerja dengan tergesa-gesa mengakibatkan hasil kita tidak mempunyai kualitas yang terbaik. Ketidak disiplinan membuat kita bekerja secara tidak akurat bahkan membuat perencanaan kita menjadi salah.

~ Selain tidak disiplin, ketidaksabaran juga memegang peranan penting untuk membuat kita menjadi tergesa-gesa. Banyak orang tidak sabar dan tidak tekun dalam mengerjakan segala sesuatu dan selalu mau melihat hasil secara instan.

~ Faktor external juga dapat memicu kita untuk bersikap tergesa-gesa. Khususnya kehidupan modern sekarang ini yang selalu menuntut kita untuk hidup serba cepat.

Kebiasaan terburu-buru atau tergesa-gesa dapat membuat kita melewatkan hal yang penting dan bernilai. Oleh sebab itu Kita harus belajar untuk menantikan waktu Tuhan, karena Tuhan selalu menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya.

Maka dari itu, jika sampai hari ini kita masih sering terburu-buru atau tergesa-gesa, ini waktu yang tepat untuk mulai berubah. Aturlah waktu dengan lebih baik sehingga kita tidak harus terburu-buru atau tergesa-gesa dalam melakukan segala sesuatu, terlebih ketika kita harus mengambil keputusan penting. Jika orang terburu-buru atau tergesa-gesa berpotensi salah langkah, sebaliknya mereka yang mampu meminimalkan hal tersebut berpotensi melangkah dengan tepat. Mana yang Anda pilih? Tetapkan pilihan Anda! (AH)

Hanya karena terlalu cepat mengambil keputusan, orang bisa mengalami kerugian besar yang mungkin bisa sulit dipulihkan dalam waktu singkat.