Tahun 2011: Tahun Multiplikasi dan Promosi (Khotbah Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Tahun 2011: Tahun Multiplikasi dan Promosi
Niko Njotorahardjo-20101210-3x4.jpg

Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo

Ringkasan Khotbah
KebaktianIbadah Raya
TanggalMinggu, 5 Desember 2010
GerejaGBI Jalan Gatot Subroto
TempatJCC Senayan
KotaJakarta

Dengan tidak terasa waktu berjalan begitu cepat dan sekarang kita sudah berada pada bulan terakhir di tahun 2010 dan segera memasuki tahun 2011. Saya percaya Tuhan akan menuntun kita untuk memasuki tahun 2011.

Saya akan memulai dulu pesan Tuhan dari awal tahun 2009, di mana Tuhan berpesan sesuatu yang sangat kuat dari Wahyu 3:11 Tuhan berkata, “Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu”.

Sejak saat itu saya terus mengingatkan jemaat akan hal ini, baik di dalam maupun di luar negeri. Saya selalu memperkatakan bahwa ‘Tuhan Yesus akan datang segera! Tuhan Yesus akan datang segera!’

Pencurahan Roh Kudus

Pada waktu itu saya terus meminta kepada Tuhan, “Tuhan, tuntun kami ... tuntun kami”. Dan di pertengahan tahun 2009 Tuhan mulai berbicara, “Aku akan mencurahkan Roh-Ku! ... Aku akan mencurahkan Roh-Ku!” dan Tuhan berkata bahwa ada 3 tanda pada waktu Roh Kudus dicurahkan sesuai dengan Yoel 2:28-32, yaitu:

  1. Semua orang percaya akan dipakai Tuhan
    Yoel 2:28-29 berkata, "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.”
    Artinya, pada waktu Roh Kudus dicurahkan maka dari anak kecil, teruna, remaja, pemuda, orang tua, kakek dan nenek semua akan dipakai Tuhan!
    Apakah Saudara sudah melihat bahwa hal itu sedang terjadi hari-hari ini?
  2. Akan terjadi mujizat-mujizat yang menakutkan
    Yoel 2:30-31 berkata, '"Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu."
    Ini berbicara tentang goncangan-goncangan.
    Ketika sedang berada di Amerika saya mendengar Gunung Bromo meletus dan ini akan terus terjadi. Bulan lalu kita dengar berbagai peristiwa bencana yang terjadi pada tanggal 26 dan kalau Gunung Merapi meletus pada tanggal 26 Oktober, ternyata Gunung Bromo pun meletus pada tanggal 26 November yang lalu.
    Tetapi bulan lalu Tuhan pun sudah memberikan pesan kepada kita melalui Hagai 2:6 yang berkata, “sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kamu pada waktu kamu keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut!”
    Saudara, goncangan boleh datang dan semakin hari semakin keras terjadi tetapi Tuhan berkata, “Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu! Janganlah takut!” Amin!
    Dan dari tanda yang pertama dan yang kedua maka terjadilah tanda yang ketiga, yaitu:
  3. Akan terjadi pertobatan yang luar biasa
    Yoel 2:32 berkata, “Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan …” Haleluya!
    Saudara, Roh Kudus sedang dicurahkan luar biasa hari-hari ini dan pertengahan tahun 2010 Tuhan terus berbicara tentang pencurahan Roh Kudus, tetapi kali ini melalui Kisah Para Rasul 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
    • Yerusalem bisa diartikan di antara keluarga
    • Yudea bisa diartikan di antara orang-orang seiman atau yang sebangsa
    • Samaria bisa diartikan di antara orang-orang yang bukan seiman atau bangsa-bangsa lain
    • Apakah Saudara siap untuk menjadi saksi Yesus?

Hari-hari ini pesan Tuhan yang Saudara terima adalah seperti itu dan di tengah-tengah itu Tuhan berkata pada awal tahun 2010 bahwa, “Tahun 2010 adalah Tahun Pemulihan dan Tahun Kelimpahan!”. Apakah Saudara telah mengalami hal itu? Mari kita perkatakan bersama-sama:

“Tahun 2010 adalah Tahun Pemulihan dan Tahun Kelimpahan! Tahun 2010 adalah Tahun Pemulihan dan Tahun Kelimpahan!”

Sebentar lagi kita akan memasuki tahun 2011, dan Tuhan memberikan tema tentang apa yang akan terjadi pada tahun 2011, untuk itu mari kita buka Yesaya 48: 17-19,

Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh. Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku."

Memasuki tahun 2011 Tuhan berkata, "Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh”.

Ada berapa banyak yang mau dituntun oleh Tuhan? Dan inilah tuntunan Tuhan itu:

“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu … keluargamu akan diberkati Tuhan!

Kalau kita ditanya, apa yang paling kita inginkan dalam hidup di dunia ini? Pasti jawabannya:

“Saya ingin bahagia! Saya ingin mengalami damai sejahtera yang berlimpah-limpah. Saya ingin keluarga saya diberkati”.

Pasti jawabannya seperti itu dan memang ini yang Tuhan janjikan, yaitu damai sejahtera, kebahagiaan dan berkat dalam keluarga, malah Tuhan katakan bahwa semua berkat itu akan dimultiplikasikan. Ada pelipatgandaan dalam damai sejahtera, kebahagiaan dan berkat dalam keluarga! Amin!

Berdasarkan tuntunan dan janji Tuhan ini maka Tuhan memberikan tema untuk tahun 2011, yaitu: “Tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Tahun Promosi!” Amin!

Saudara, kemarin bersama-sama dengan para pengerja di SICC kami mendeklarasikan tentang tema tahun 2011, oleh sebab itu mari saya ajak Saudara juga untuk mendeklarasikannya bersama-sama sebagai tanda bahwa kita percaya.

“Tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Tahun Promosi!
Tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Tahun Promosi!
Percayakah engkau akan hal ini?” Amin!

Apakah Saudara mau mengalami multiplikasi dan promosi? Saya percaya Saudara yang sudah dipulihkan dan mengalami kelimpahan, Saudara akan ditingkatkan lagi yaitu pelipatgandaan atau multiplikasi dan promosi. Amin!

Saudara, kunci yang Tuhan berikan adalah: “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka kamu akan mengalami multiplikasi dan promosi!”.

Karena itu perhatikan benar-benar perintah Tuhan dan jangan menganggap enteng. Mungkin Saudara mendengar dari mimbar ini nasehat dan tuntunan Tuhan yang berulang-ulang. Mungkin Saudara bertanya. “Kenapa sih Pak Niko selalu berulang-ulang mengatakan itu?” Jangan bosan! Tetapi perhatikan itu, meskipun Saudara hampir bosan!

Kalau itu terus diulang-ulang berarti mungkin ada sebagian yang masih kurang mengerti atau kurang mendengar karena itu Tuhan perlu bicara terus akan hal ini dan itu harus ditangkap!

Syarat-syarat untuk mengalami multiplikasi dan promosi

Ada tuntunan Tuhan yang luar biasa untuk memasuki tahun 2011 supaya Saudara mengalami janji Tuhan tentang multiplikasi dan promosi, yaitu:

  1. Mengikuti Puasa Raya
    Tuhan mau kita mengadakan Puasa Raya dari tanggal 4-25 Desember 2010. Mari kita bersama-sama puasa dan bagi yang belum pernah puasa, mari mulai ikut puasa. Dan puasa yang Tuhan mau adalah Saudara semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Mungkin tahun 2010 Saudara sibuk mengumpulkan berkat-berkat yang Tuhan berikan. Mungkin ada yang terlalu sibuk! Tuhan katakan, “Tanggalkan semua itu dan masuk hadirat Tuhan!”. Tuhan mau supaya kita banyak bersama dengan Tuhan sehingga begitu Saudara dituntun oleh Tuhan, Saudara akan mengerti!
    Mungkin Saudara berkata, “Mana? ... Saya tidak mengalami apa-apa!” padahal Tuhan sudah menuntun. Itu karena Saudara tidak mengerti atau kurang peka sehingga kita tidak melakukan apa yang Tuhan mau. Oleh sebab itu Tuhan berkata, “Ayo masuk puasa! Masuk puasa!”.
  2. Memberikan persembahan buah sulung
    Amsal 3:9-10 berkata, ”Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.”
    Saudara, Tuhan mau supaya kita memuliakan Tuhan dengan harta kita. Dan Tuhan malah memberikan tuntunannya dengan lebih jelas, yaitu dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu. Karena kita memasuki tahun 2011, maka yang disebut dengan persembahan sulung atau hasil pertama dari segala penghasilan kita, itu adalah hasil bulan Januari. Memang pengertian yang selama ini kita tangkap bahwa persembahan sulung berbicara tentang persembahan persepuluhan. Tetapi yang saya lihat di sini, Saudara begitu luar biasa ketika setiap kali saya mendoakan saat Saudara membawa persepuluhan kepada Tuhan. Di sini ada sesuatu yang Tuhan inginkan lebih. Minimal persembahan sulung adalah persembahan persepuluhan, tetapi saya tidak pernah memberikan yang minimal itu sebab saya selalu memberikan paling sedikit 20%. Tetapi khusus untuk persembahan sulung ini, ada sesuatu yang luar biasa dan saya akan memberikan lebih dari itu.
    Saya banyak mendengar kesaksian di mana ada orang yang digerakkan oleh Tuhan untuk memberikan seluruh penghasilannya meskipun rasanya berat, tetapi karena dorongan Tuhan dia berani melakukan hal itu. Dan tahukah Saudara bahwa berkatnya itu luar biasa!
    Dan hari ini, Tuhan justru memberi tahu, “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” Amin!
    Jadi sekali lagi, persembahan buah sulung ini adalah hasil pertama dari tahun 2011 dan itu diberikan pada bulan kedua, yaitu awal Februari. Dan selama itu biarlah Saudara banyak berdoa sebab ada sesuatu yang khusus yang Tuhan mau dalam persembahan sulung ini. Jadi kalau setiap bulannya Saudara pasti mempersiapkan persepuluhan dengan hati yang penuh ucapan syukur karena saya selalu melihat Saudara membawanya setiap bulan dalam beberapa tahun terakhir ini, tetapi saya mau katakan kepada Saudara bahwa kali ini harus sesuatu yang lebih dari itu. Dan Saudara akan melihat yang namanya multiplikasi dan promosi pasti akan Saudara alami!
  3. Membawa jiwa-jiwa di perayaan natal bersama
    Kita akan merayakan Natal pada tanggal 24 Desember di Gelora Bung Karno. Tadinya saya pikir Tuhan tidak memberikan pengertian apa-apa dan seperti biasa dalam Natal kita semua berkumpul bersama se-Jabodetabek, tetapi kali ini Tuhan berkata, “Kamu berkumpul, yaitu seluruh keluarga besar, yaitu semua yang engkau berikan ‘pembapaan’!” Dan Tuhan mau kita mengadakan kebaktian kesembuhan Ilahi!
    Ketika saya mendengar itu saya baru mengerti dan Tuhan berkata, “Seperti apa yang Aku katakan kepadamu, katakanlah itu kepada jemaat supaya mereka membawa orang-orang miskin, orang-orang yang sakit, orang yang tidak punya uang untuk ke dokter dan orang yang tidak punya pengharapan! Bawa mereka semua! Sebab Aku akan menyembuhkan mereka!”.
    Saudara, mulai hari ini Saudara berdoa serta ajak mereka dan nanti saya mau beritahu Saudara, kalau mereka sampai tidak bisa didoakan oleh orang lain, maka Saudara sendiri yang harus mendoakannya! Saya percaya seperti apa yang Tuhan katakan, “Kamu menginjil, kamu memberkati orang-orang yang sengsara dan orang-orang yang membutuhkan pertolongan”, inilah waktunya!
    Saya sudah mengadakan 158 KKR Healing selama 4 tahun lebih dan pada tanggal 24 yang akan datang itu merupakan KKR yang ke-159. Selama ini saya melihat dengan mata sendiri ada ribuan orang sakit yang disembuhkan seketika oleh Tuhan. Dan nanti Saudara akan melihat bahwa orang yang Saudara ajak serta Saudara doakan akan mengalami mujizat Tuhan yang luar biasa! Dan untuk itu, Saudara-lah yang bersukacita!
    Mungkin kita sendiri sedang mempunyai masalah, tetapi pada waktu kita mendoakan mereka, tiba-tiba masalah kita yang selesai dan orang itu juga disembuhkan. Amin!
    Mari, mulai hari ini Saudara berdoa, “Tuhan, saya mau melayani ... saya juga mau ‘care’ kepada orang-orang miskin, orang-orang yang tidak mampu dan orang-orang yang membutuhkan pertolongan!” dan ini luar biasa.
    Kalau saya pikir, kita mau memberikan biaya berapa bagi orang yang disembuhkan dari bisu-tuli sejak lahir? Sebab secara ilmu kedokteran itu tidak bisa disembuhkan. Kira-kira berapakah itu harganya? Tetapi Tuhan Yesus memberikannya secara gratis! Saudara akan melihat sendiri nanti dan Saudara juga akan menyaksikan bahwa Tuhan Yesus itu luar biasa! Dia datang ke dunia ini untuk membawa kesembuhan! Untuk memberikan kepada kita multiplikasi dan promosi! Haleluya!
  4. Menjadi Saksi Yesus
    Pesan Tuhan yang sangat ... sangat ... sangat kuat saya katakan adalah kita semua diminta untuk menjadi saksi Yesus. Amin!
    Roh Kudus akan turun ke atas kita, memberikan kuasa kepada kita untuk menjadi saksi-Nya.
    Saudara, Tuhan Yesus akan segera datang untuk kali yang kedua dan Firman Tuhan yang paling senang saya dengar adalah pada waktu Dia memerintah sebagai Raja di bumi ini selama 1.000 tahun nanti, dikatakan bahwa setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku Yesuslah Tuhan!
    Saudara yang dikasihi Tuhan, menjadi saksi Yesus adalah:
    • Menginjil
      Kita diminta untuk menginjil atau memberitakan kabar baik.
    • Melakukan pekerjaan seperti yang Tuhan Yesus lakukan pada waktu Dia di bumi
      Ada berapa banyak yang percaya bahwa kita bisa melakukannya? Tuhan berkata, “Kalau engkau percaya kepada-Ku, kamu akan melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti yang Aku lakukan, bahkan yang lebih besar dari itu!”
      Saudara, saya percaya pekerjaan seperti yang Tuhan Yesus lakukan, yaitu menyembuhkan orang sakit, peduli terhadap orang miskin serta memberitakan kabar baik kepada orang-orang sengsara, itu pun yang harus kita lakukan! Dan kita akan bisa melakukannya. Amin!
    • Mengerti bahwa segala sesuatu dari Dia, oleh Dia dan kepada Dia
      Roma 11:36 berkata, “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”
      Saya selalu mengingatkan kepada jemaat bahwa segala yang kita miliki, apa pun yang kita miliki adalah dari Dia, oleh Dia, kepada Dia!
      Pada waktu dikatakan “... kepada Dia ... ”, awas jangan sampai amin-nya itu lemas. Mungkin ketika dikatakan, “Segala sesuatu dari Dia dan oleh Dia ...”, amin-nya begitu keras terdengar. Tetapi begitu dikatakan, “... kepada Dia ... ” tiba-tiba amin-nya lemas. Itu tidak boleh demikian! Justru kalau dikatakan, “... kepada Dia ...”, amin-nya harus lebih keras sebab semuanya adalah untuk kemuliaan Tuhan!
      Kalau Saudara memasuki tahun 2011 dengan pengertian seperti itu dan juga melakukan seperti itu, saya mau katakan bahwa yang namanya multiplikasi dan promosi akan Saudara alami! Amin!
    • Mata yang senantiasa tertuju kepada Tuhan Yesus
      Sebagai saksi Yesus, yang Tuhan kehendaki adalah mata kita senantiasa tertuju kepada Dia. Seperti Maria, karena apa yang dilakukannya itu paling menyenangkan Tuhan. Dan Tuhan berkata, “Maria melakukan yang terbaik yang tidak akan diambil daripadanya”.
      Ketika Tuhan Yesus datang ke rumah Maria dan Marta, Maria menyambut Tuhan Yesus dengan hati yang luar biasa sangat menyenangkan hati Tuhan di mana dia duduk dekat kaki Yesus dan terus mendengarkan perkataan-Nya. Itulah yang Tuhan mau kita lakukan.
    • Menjadi murid Tuhan Yesus yang sejati
      Menjadi saksi Yesus artinya menjadi murid Tuhan Yesus yang sejati.

Gairah kepada Tuhan adalah kunci pemuridan

Saya belum lama ini membaca sebuah buku dari George Barna; President dari Barna Research Group Limited. Hasil risetnya tentang kekristenan di Amerika begitu luar biasa. Bermacam-macam yang ditulisnya dan data-datanya pun sangat lengkap. Dan menurut buku itu, pemerintah Amerika pun banyak mengambil data dari hasil research group ini.

Dalam buku tersebut ada yang menarik perhatian saya, yaitu tentang pemuridan, yaitu menjadi murid yang sejati tadi. Jadi George Barna mengadakan riset tentang arti pemuridan di mana dia bertanya kepada banyak hamba-hamba Tuhan yang dipilihnya dari seluruh Amerika, artinya mereka yang layak untuk ditanya. Hamba-hamba Tuhan itu diberi pertanyaan, “Apa arti pemuridan bagi Anda?”. Jawaban yang diberikan memang sangat banyak, tetapi setelah diamati ternyata dapat disimpulkan bahwa ada 9 poin arti pemuridan, yaitu:

  1. Pemuridan adalah kegairahan kita dengan Tuhan
  2. Pemuridan adalah kedalaman iman
    Artinya kita mempunyai iman yang dalam dengan Tuhan. Jadi bukan hanya iman sekedar iman, tetapi iman yang begitu dalam.
  3. Pemuridan adalah kedewasaan
    Komitmen untuk bertumbuh ke arah kedewasaan rohani merupakan indikator awal keberhasilan dalam satu pemuridan.
  4. Pemuridan adalah praktek bukan teori
    Pemuridan bukanlah teori, misalnya bagaimana teorinya supaya menjadi dewasa, dan sebagainya. Pemuridan merupakan praktek.
  5. Pemuridan adalah proses
    Pemuridan merupakan suatu proses dan bukan tujuan.
  6. Pemuridan bersifat interaktif
    Jadi bukan karena seseorang yang belajar tentang pemuridan secara sendirian dan setelah hafal dia akan diuji. Misalkan dia sudah menyelesaikan buku ke-4 tentang pemuridan, artinya dia sudah berada di kelas 4 dalam pemuridan itu. Bukan demikian! Melainkan harus interaktif, artinya harus masuk dalam satu komunitas sebab di sana besi menajamkan besi!
    Pada waktu Saudara mengalami besi menajamkan besi, maka kita menjadi dewasa. Amin!
    Jadi karena itu, kalau kita dulu pernah bersinggungan, jangan kuatir dan kecil hati, sebab kadang-kadang Tuhan memang membuat itu supaya kita menjadi dewasa.
    Semua orang pasti pernah mengalami masalah, tetapi yang paling penting adalah respons kita terhadap masalah itu! Itulah yang dinilai oleh Tuhan. Apakah kita sudah naik tingkat atau belum, respons kita-lah yang dilihat Tuhan. Tidak mungkin tidak ada masalah dan kadang-kadang justru Tuhan-lah yang menciptakan masalah supaya dilihat respons kita seperti apa.
  7. Pemuridan harus memiliki banyak segi
    Jadi setiap murid harus bertumbuh dalam pelbagai area kekudusan rohani. Bukan hanya satu tetapi semua area di mana seorang murid akan berusaha untuk naik dalam semua area.
  8. Pemuridan adalah proses seumur hidup
    Jangan pernah menganggap bahwa diri kita sekarang sudah sempurna. Tidak ada yang seperti itu! Bahkan Rasul Paulus sendiri pernah berkata, “Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Filipi 3: 13-14)
  9. Pemuridan adalah menjadi seperti Yesus
    Teladan kita adalah Tuhan Yesus

Inilah 9 poin yang disebut dengan pemuridan, tetapi yang paling pokok ketika berbicara tentang pemuridan atau bagaimana untuk menjadi murid yang sejati serta menjadi saksi Yesus adalah kegairahan kita pada Tuhan atau passion.

Tanpa kegairahan pada Tuhan atau tanpa yang nomor satu, maka dari nomor 2 s/d 9, meskipun itu bisa kita lakukan tetapi semuanya hanyalah program. Sebab tidak mungkin kita bisa melakukan nomor 2 s/d 9 dengan benar tanpa kegairahan dengan Tuhan. Saya tahu bahwa inilah pesan Tuhan yang begitu penting untuk memasuki tahun 2011. Kalau Saudara mau mengalami multiplikasi dan promosi, kita harus dalam kondisi bergairah dengan Tuhan. Amin!

Inilah yang sering saya katakan dengan doa, pujian dan penyembahan serta hidup intim dengan Tuhan! Itulah yang saya maksudkan dengan kegairahan dengan Tuhan!

Kalau saya ingat nostalgia di mana Tuhan memanggil saya beberapa puluh tahun yang lalu untuk menjadi hamba Tuhan. Tuhan tidak pernah memanggil saya demikian, “Niko, Aku memanggil engkau menjadi pendeta ... menjadi rasul ... menjadi nabi ...” Tuhan hanya berkata, “Aku menetapkan engkau untuk menjadi alat-Ku untuk merestorasi Pondok Daud”. Dan Pondok Daud itu berbicara tentang doa, pujian dan penyembahan serta keintiman dengan Tuhan seperti Daud.

Saya ingat waktu awal pelayanan saya di Surabaya, ketika saya selesai melayani saya duduk di belakang mimbar. Pada waktu itu seorang hamba Tuhan dari Belanda yang bernama Schenk —yang sekarang sudah dipanggil Tuhan— naik ke atas mimbar dan ketika dia sedang menyampaikan sesuatu, tiba-tiba dia berhenti dan berbalik kepada saya serta menumpangkan tangan lalu bernubuat, “Aku menetapkan engkau menjadi alat-Ku untuk membawa umat-Ku masuk ke dalam hadirat-Ku!”, itulah yang saya ingat sampai sekarang dan tidak pernah saya lupakan kata-katanya.

Tugas saya adalah membawa jemaat untuk selalu bergairah dengan Tuhan. Katakanlah ‘DNA’ dari gereja atau pelayanan yang saya pimpin ini adalah untuk membuat, membawa serta menjaga terus agar jemaat bergairah dengan Tuhan. Karena ini merupakan tugas saya, maka saya terus mempertahankan itu dari dulu sampai dengan hari ini. Saya selalu mempertahankan kegairahan saya dengan Tuhan. Mungkin Saudara bertanya, “Mungkin Pak Niko tidak pernah mempunyai masalah?”. Siapa bilang?! Problema atau masalah yang saya hadapi mungkin lebih banyak daripada Saudara, tetapi saya tidak pernah mau masalah yang begitu berat itu mengurangi gairah saya kepada Tuhan.

Saya ingin memberitahukan kuncinya kepada Saudara, biasanya kalau kita mendapat masalah bagi saya itu adalah cara Tuhan untuk membuat kita berubah. Jadi kalau kita mau langsung berubah, maka yang namanya passion atau kegairahan dengan Tuhan itu akan terus terjadi. Tetapi kalau kita sudah memberontak, misalnya ketika kita disuruh untuk mengampuni dan tidak marah tetapi kita malah mempertahankan dan berkata, “Tidak bisa!”, maka pasti yang namanya passion atau kegairahan dengan Tuhan itu berkurang! Dan kalau terus dibiarkan, maka lama-lama akan padam!

Saya tidak mau seperti itu, oleh sebab itu ketika saya mendapat masalah dan memang kadang-kadang ada satu pergumulan yang luar biasa, namun saya tahu bahwa saya harus berubah! Begitu saya berubah maka damai sejahtera Tuhan datang dan kegairahan saya dengan Tuhan itu tetap terjaga! Haleluya!

Saudara yang dikasihi Tuhan, hari-hari ini Roh Kudus turun dalam bentuk “Api” dan “Angin”.

“Api” untuk membersihkan kotoran-kotoran dalam diri kita dan kalau kita sadar, waktu dibersihkan kita akan berkata, “Tuhan, saya mau berubah! Saya mau berubah!”, maka Roh Kudus dalam bentuk “Angin” akan mengarahkan Saudara bagaimana caranya untuk mengalami multiplikasi dan promosi.

Saudara yang dikasihi Tuhan, kita akan masuk dalam tahun 2011 yang merupakan tahun yang luar biasa. Saya berdoa agar setiap Saudara menerima apa yang Tuhan janjikan hari-hari ini. Amin!