Kembalinya Kemuliaan Tuhan kepada gereja-Nya! (Khotbah Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Kembalinya Kemuliaan Tuhan kepada gereja-Nya!
Niko Njotorahardjo-20120303-3x4.jpg

Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo

Ringkasan Khotbah
KebaktianIbadah Raya
TanggalMinggu, 4 Maret 2012
GerejaGBI Jalan Gatot Subroto
TempatJCC Senayan
KotaJakarta

Shalom Saudara yang dikasihi Tuhan, Tuhan Yesus itu baik, sungguh baik dan sangat baik kepada kita semua. Amin! Mari katakan bersama dengan saya, “Tahun 2012 adalah Tahun Perkenanan Tuhan. Multiplikasi dan promosi terjadi karena Perkenanan Tuhan! Mujizat masih ada!” Haleluya!

Angka ‘12’ adalah simbol pemerintahan Tuhan. Jadi kita sedang memasuki tahun di mana kita menerima otoritas pemerintahan Tuhan. Tahun 2012 ini adalah tahun dimulainya penuaian jiwa besar-besaran di akhir zaman sebelum Tuhan Yesus datang untuk kali yang kedua

Nah Saudara, untuk mengalami perkenanan Tuhan, tidak ada jalan lain, kita harus menjadi orang yang berkenan kepada Dia. Amin!

Orang yang berkenan kepada Tuhan di tahun 2012 akan banyak mengalami apa yang (1 Korintus 2:9 katakan, yaitu ... “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Saudara mungkin bertanya bagaimana caranya?

Panutan kita adalah Tuhan Yesus. Pada waktu Tuhan Yesus selesai dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, dan keluar dari Sungai Yordan, Roh Kudus seperti burung merpati turun memenuhi Tuhan Yesus. Tiba-tiba ada suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku (Putra-Ku) yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan!”

Tuhan Yesus berkenan kepada Allah Bapa karena Tuhan Yesus melakukan Firman Tuhan dan penuh Roh Kudus.

Hari-hari ini Tuhan selalu berkata, “Perhatikan perintah-perintah-Ku!” Dalam (Wahyu 2 dan 3, setiap kali Tuhan Yesus memberikan pesan-Nya kepada 7 Sidang Jemaat, selalu diakhiri dengan kata-kata : “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.”

Tuntunan Tuhan dalam tahun 2012

  1. Masuk Menara Doa
  2. Terjadinya perubahan paradigma dalam pelayanan
  3. Menciptakan suasana untuk terjadinya mujizat
    • Pujian dan penyembahan itu menciptakan suasana untuk terjadinya mujizat.
    • Hati-hati dengan hatimu!
  4. Terjadinya gelombang-gelombang Besar
  5. Bagi sebagian orang, gelombang ini menakutkan sebab ini berbicara tentang goncangan-goncangan. Tetapi pesan Tuhan:

  6. Terjadinya peperangan rohani
  7. Peperangan rohani dalam tahun ini tidak sama dengan peperangan rohani sebelumnya. Dan Tuhan memberikan kunci-kuncinya, yaitu:

    • Unity
      Dimulai dari suami-istri, keluarga, semua unity dan menjaga hati.
    • Naik ke tempat tinggi
      Masuk dalam Menara Doa berarti masuk dalam hadirat Tuhan. Ditempat yang tinggi, musuh kita akan terlihat lebih kecil dan dapat dikalahkan.
  8. Berlari-lari dalam melayani Tuhan
  9. Sekarang tidak bisa santai! Tahun ini usia saya genap 63 tahun, namun banyak orang mengatakan kekuatan saya seperti berusia 36 tahun;

    • Kaleb, pada usia 85 tahun kekuatannya masih seperti umur 40 tahun, dan pada usia itu dia menaklukkan Hebron yang penuh dengan orang-orang Enak, yaitu orang-orang raksasa!
    • Musa, pada usia 120 tahun dipanggil Tuhan; tetapi waktu itu matanya belum kabur dan kekuatannya belum hilang.
    • Daud, ketika sudah tua berkata, “... masa mudaku menjadi baru (diperbaharui) seperti pada burung rajawali.” (Mazmur 103:5).

    Orang yang melayani Tuhan, dia disuruh berlari-lari dan dia akan diberi kekuatan untuk itu. Amin!

  10. Dipimpin oleh Roh Kudus
  11. Dunia akan membawa kita berjalan dalam kedagingan kita, tetapi kita harus bersama dengan Roh Kudus yang ada di dalam kita, mematikan perbuatan-perbuatan daging itu(Roma 8:13-14).

Bumi penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan Tuhan

World Prayer Assembly yang pertama diadakan di Korea Selatan tahun 1984, yaitu di gerejanya Pdt Yonggi Cho. Pada tahun 2009, seorang hamba Tuhan yang bernama John Robb mendapatkan bahwa World Prayer Assembly yang kedua itu ada di Indonesia.

Dan sekarang sudah diputuskan bahwa World Prayer Assembly yang ke-dua diadakan di Jakarta, yaitu di SICC. Haleluya! Dari tanggal 14-18 Mei nanti, sekitar 220 bangsa-bangsa akan datang di SICC.

Pada waktu itu John Robb mengatakan; ada 2 alasan mengapa Indonesia yang dipilih, yaitu:

  1. Unity hamba-hamba Tuhan di Indonesia yang paling representative.
  2. Orang Indonesia dianggap paling serius dalam berdoa. Sebab punya Menara Doa!

Jarak antara World Prayer Assembly (WPA) I dan II adalah 28 tahun. Setelah World Prayer Assembly I di Korea, terjadi penuaian jiwa-jiwa yang luar biasa terutama oleh gereja-gereja di Korea sendiri.

Dan yang sekarang di Indonesia, banyak hamba-hamba Tuhan yang tahu WPA II akan berdampak lebih dahsyat daripada apa yang terjadi dari WPA I. Indonesia disayang Tuhan!

Tema WPA II adalah Habakuk 2:14, “Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan TUHAN, seperti air yang menutupi dasar laut.”

Ayat tersebut sejalan dengan pernyataan yang sering saya perkatakan, “Penuaian jiwa besar-besaran akan terjadi karena Roh Kudus dicurahkan secara luar biasa!” dan ini pengertiannya sama dengan Kemuliaan Tuhan.

Tuhan menyatakan kepada saya; pada waktu Roh Kudus dicurahkan akan ada 3 hal yang terjadi sesuai Yoel 2:28-32,

  • Anak-anak, pemuda, orang tua; 3 generasi akan dipakai Tuhan secara luar biasa
  • Goncangan-goncangan akan terjadi
  • Terjadi pertobatan jiwa besar-besaran

Melalui WPA; Tuhan tegaskan lagi bahwa bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang Kemuliaan TUHAN, seperti air yang menutupi dasar laut. Amin!

1. Turunnya Kemuliaan TUHAN

Ada seorang nabi bernama Bob Jones, usianya sekitar 85-88 tahun, tetapi dia masih cukup kuat dan dipakai Tuhan dengan luar biasa seperti Daniel. Nebukadnezar tidak perlu bercerita apa mimpinya, tetapi Daniel memberitahu apa mimpinya sekaligus dengan artinya.

Jadi, Bob Jones mendatangi pemimpin-pemimpin yang ditunjuk Tuhan, lalu mengatakan apa mimpi mereka dan apa artinya. Kepadanya pun Tuhan memberitahu kapan akan datangnya gempa bumi dan peristiwa-peristiwa lainnya. Dan dia sudah dipakai selama 4 dekade, dan nubuatannya jarang meleset! Dan dia adalah salah satu orang yang mendapatkan bahwa penuaian jiwa besar-besaran awalnya dimulai pada tahun 2012. Amin!

Penglihatan Bob Jones

42 tahun yang lalu dia melihat satu tulisan dalam penglihatan, “IKABOD” yang artinya “kemuliaan Tuhan meninggalkan”. Melihat ini dia sangat terkejut dan Tuhan berkata, Kemuliaan-Ku meninggalkan gerejaKu!” Dia lalu bertanya, “Mengapa kemuliaan Tuhan meninggalkan gereja-Mu?” Ternyata ada 2 alasannya, yaitu :

  • Hamba-hamba Tuhan memakai kemuliaan-Nya untuk keuntungan pribadi
  • Mereka menjamah Kemuliaan Tuhan, tetapi tidak pernah mau membagikannya kepada orang lain.

Karena itulah Kemuliaan Tuhan meninggalkan gereja-Nya.

Enam tahun yang lalu di Garden Tomb - Yerusalem, Tuhan mempercayakan pelayanan ‘Healing Movement Ministry'. Tuhan berkata,

  • “Aku percayakan pelayanan Healing Movement ke dalam tanganmu. Pelayanan ini akan luar biasa dan berlangsung lama, semakin lama semakin luar biasa; asal engkau tidak melakukan 2 hal ini. Yang pertama: Jangan curi kemuliaan-Ku. Yang kedua: Jangan mengambil keuntungan pribadi dari pelayanan ini.”
  • “Pergilah ke kota-kota, kumpulkan gereja-gereja di kota itu dan ajak mereka membawa orang-orang miskin, orang sakit, orang yang tidak punya uang untuk ke dokter, orang yang tidak punya pengharapan; sebab AKU akan menyembuhkan mereka dan biayanya kamu bawa sendiri!”

Dan saya lakukan semua itu sampai dengan hari ini dengan tidak mencuri Kemuliaan Tuhan, sebab Kemuliaan Tuhan itu adalah milik Tuhan sendiri. Saya dipakai Tuhan untuk melihat ribuan orang yang sakit disembuhkan, itu bukan karena saya, sebab saya ini tidak bisa apa-apa! Saya hanya ‘corong’-Nya saja.

Baru-baru ini Bob Jones mendengar suara Tuhan, “Kamu akan melihat kemuliaan-KU kembali kepada gereja-KU”. Kapankah itu? Tuhan katakan, “Tahun 2012!” Haleluya! Jadi rupanya ini saling berkaitan satu dengan yang lain. Bagaimana caranya Tuhan berbicara kepada Bob Jones?

Bob Jones mendapatkan mimpi, di mana dia sedang duduk dalam satu kereta. Di dalam kereta itu ada banyak hamba Tuhan yang lain. Dan tempat duduknya sudah diberi nomor sesuai penum-pang yang akan duduk di tempat duduk tersebut. Kemudian kepada hamba-hamba Tuhan dalam kereta itu, termasuk Bob Jones,diberikan kapsul seperti telur bentuknya; untuk dipegang.

  • Bob Jones: “Pak kondektur, ini kereta apa?”
  • Kondektur: “Ini kereta Kemuliaan!”
  • Bob Jones: “Kapan kereta ini akan berhenti?”
  • Kondektur: “Itu tidak ada yang tahu. Jawabannya ada di dalam kapsul itu dan kapsul itu akan dibuka pada tahun 2012”

2. Lima hal yang terjadi ketika Kemuliaan TUHAN turun

Selanjutnya, Bob Jones melihat beberapa peristiwa ketika kemuliaan Tuhan itu turun, yaitu:

  1. Damai sejahtera dan kemakmuran diberikan kepada mereka yang berkenan kepada-Nya
  2. Pada tanggal 29 Desember 2011, Bob Jones mendapatkan Hagai 2:10, “Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam.”

  3. Penghakiman dimulai
  4. Penghakiman akan dimulai dari Rumah Allah sendiri! Artinya, bagi orang yang berkenan kepada Tuhan; tahun ini adalah tahun yang terbaik. Sebaliknya, bagi yang tidak berkenan kepada Tuhan; tahun 2012 adalah tahun yang terburuk.

  5. Domba dipisahkan dari kambing
  6. Domba akan semakin dekat dengan Tuhan, sedangkan kambing bertambah kotor. Artinya, yang kudus akan bertambah kudus, sedangkan yang jahat akan bertambah jahat.

  7. Kemuliaan Tuhan turun bersamaan dengan goncangan-goncangan
  8. Apakah sekarang Saudara melihat persamaan-persamaan dengan yang kita dapatkan? Amin! Kemuliaan Tuhan justru turun pada waktu goncangan-goncangan datang.

  9. Orang yang berkenan kepada Tuhan akan mendemonstrasikan kasih, sukacita, kebenaran dan menyalurkan kesembuhan kepada mereka yang membutuhkan
  10. Apakah itu termasuk Saudara? Amin!

3. Persiapan menyambut Kemuliaan TUHAN

Kita sebagai gereja-Nya harus mempersiapkan diri untuk menyambut kembalinya Kemuliaan Tuhan. Daud adalah pribadi yang sangat bersukacita ketika Kemuliaan Tuhan akan kembali ke Yerusalem. Dia mempersiapkan diri untuk kembalinya Kemuliaan Tuhan. Saya percaya Tuhan mau supaya kita juga melakukan seperti Daud ini.

  • Saul tidak mengindahkan Tabut Allah (1 Tawarikh 13:3), padahal Tabut Allah adalah tempat Allah bersemayam, itu adalah Kemuliaan Tuhan. Itulah sebabnya Saul tidak menyenangkan hati-Nya Tuhan, sehingga dia digantikan oleh Daud.
  • Daud sangat mengindahkan Kemuliaan Tuhan, sehingga kita bisa lihat bagaimana kehidupan Daud. Saul gagal, tetapi Daud sukses!

Pada waktu Daud ingin membawa kembali Tabut Allah ke Yerusalem; ia mengumpulkan seluruh orang Israel, dan pada hari ‘H’-nya Tabut Allah ditaruh di atas pedati yang ditarik oleh lembu; dan ini adalah cara orang Filistin. Daud begitu bersukacita dan menari-nari, tetapi di tengah-tengah sukacita itu pedati tersebut mau terbalik, lalu spontan Uza yang tepat di belakangnya memegang Tabut Allah itu supaya tidak terbalik. Namun karena itu Tuhan menyambar Uza, dan Uza pun mati! Bayangkan di tengah-tengah sukacita itu, ada orang yang mati disambar Tuhan! Daud ketakutan dan marah bercampur-aduk, lalu berkata, “Bagaimana saya bisa membawa tabut Allah pulang kalau begini caranya?” Akhirnya Tabut Allah itu ditaruh di rumah Obed-Edom selama 3 bulan, dan Obed-Edom diberkati Tuhan luar biasa! (2 Samuel 6:1-11) Kalau Saudara mengindahkan Tabut Allah atau Kemuliaan Tuhan, maka Saudara pasti diberkati seperti Obed-Edom. Amin!

Setelah Daud ‘shock’ atas peristiwa itu, maka dia menenangkan dirinya serta mencari Tuhan dan berdoa, “Tuhan, saya ini cinta Tuhan, saya ingin Kemuliaan Tuhan itu kembali. Mengapa Tuhan membiarkan hal itu terjadi?” Tuhan berkata, “Kamu salah, karena kamu tidak bertanya kepada-Ku bagaimana caranya supaya Kemuliaan-Ku itu kembali. Yang kamu pakai itu adalah caramu sendiri!”

Disitulah Daud sadar bahwa mengangkut Tabut Allah dengan memakai pedati adalah cara yang salah. Dan Daud, ketika ditegor Tuhan, dia tidak pernah menyalahkan orang lain, tetapi langsung bertobat dan mengakui kesalahannya. Biarlah Saudara juga kalau ditegor bersikap seperti Daud. Saya pun belajar seperti Daud sampai dengan hari ini. Setiap kali ada tegoran, saya tidak mau me-nyalahkan orang lain, selalu mengakui bahwa yang pasti salah adalah diri sendiri. Dan itulah yang Tuhan senang. Jangan cari kambing hitam, tetapi lakukanlah seperti Daud. Amin!

Akhirnya Tuhan memberitahu Daud bahwa yang boleh mengangkut Tabut Allah itu hanya orang-orang Lewi, sebab sejak dahulu kala memang Tuhan sudah berfirman demikian.

Setelah Daud diberitahu Tuhan, maka Tabut Allah diusung oleh orang-orang Lewi masuk ke Yerusalem. Alkitab berkata, ketika itu Daud menari-nari bersama-sama dengan pegawai-pegawainya atau budak-budaknya. Setiap 6 langkah dia mengorbankan 1 ekor lembu ditambah dengan 1 ekor anak lembu gemukan. Bisa kita bayangkan ada berapa ribu ekor lembu yang dikorbankan ketika itu! Daud mempersembahkan sesuatu yang berharga di mata Tuhan, dan Tuhan berkenan akan hal ini.

Tetapi Mikhal, istri Daud yang melihat dari atas rumahnya betapa Daud sedang menari-nari bersama-sama para budak-budak; memandang rendah kepada Daud dan berkata, “Betapa raja orang Israel, yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!” Tetapi berkatalah Daud kepada Mikhal: “Di hadapan TUHAN, yang telah memilih aku dengan menyisihkan ayahmu dan segenap keluarganya untuk menunjuk aku menjadi raja atas umat TUHAN, yakni atas Israel, -- di hadapan TUHAN aku menari-nari, bahkan aku akan menghinakan diriku lebih dari pada itu; engkau akan memandang aku rendah, tetapi bersama-sama budak-budak perempuan yang kaukatakan itu, bersama-sama merekalah aku mau dihormati.” (2 Samuel 6:20-22).

Kalau saya mengajak Saudara bertepuk-tangan, ingat baik-baik bahwa itu bukan untuk menyalurkan emosi, tetapi itu semua untuk Tuhan. Jadi ketika bertepuk-tangan; Saudara seperti berkata kepada-Nya, “Ini untuk Engkau, ya Tuhan!” Oleh karena itulah saya sering mengajak Saudara, misalnya untuk bertepuk-tangan lebih lama, supaya Saudara merasakan ada damai sejahtera ketika Tuhan disenangkan saat itu. Mengapa? Karena Saudara bertepuk-tangan untuk Tuhan!

Lalu selanjutnya, apa yang dibuat Daud? Daud membuat tenda sebagai tempat untuk Tabut Allah atau tempat Kemuliaan Tuhan. Kemudian dia memilih 288 penyanyi, yang dibagi menjadi 24 regu, yang masing-masing terdiri dari 12 orang. Setiap jam ada pergantian regu yang bertugas menyanyi, jadi dipercaya bahwa ada doa, pujian dan penyembahan selama 24 jam sehari, dan itulah Pondok Daud! Jadi, Daud mempersiapkan kembalinya Kemuliaan Tuhan dengan mendirikan Pondok Daud! Bukankah itu yang kita kerjakan hari-hari ini? Amin!

Saudara mungkin tidak sadar; bahkan saya pun tadinya tidak sadar akan hal ini, tetapi ketika kemudian Tuhan memberitahukan; saya hanya bisa berkata, “Tuhan, terima kasih! Ternyata ini untuk menyambut kembalinya Kemuliaan Tuhan!” Haleluya!

4. Bait Salomo sebagai wujud penyatuan Kemah Musa dan Pondok Daud

Pada masa itu; selain Pondok Daud, ada juga Kemah Suci Tuhan di bukit pengorbanan Gibeon. Itu adalah Tabernakel Musa. Tabernakel Musa itu masih ada, karena Daud tidak menghilangkannya. Daud menugaskan imam Zadok melayani di sana, yaitu mempersembahkan korban bakaran seperti yang dilakukan pada zaman Musa. Sedang kan pada Tabernakel Daud yang ada adalah doa, puji-pujian, dan penyembahan. Nah, secara garis besarnya Gereja di seluruh dunia itu ada 2 yaitu :

  • Gereja yang seperti Pondok Daud
  • Gereja yang seperti Tabernakel Musa, yang ini sering kita sebutkan dengan gereja tradisional.

Saya mau bertanya:

  • Apakah Tabernakel Musa ini dari Tuhan? Amin!
  • Apakah Tabernakel Daud itu dari Tuhan? Amin!

Dulu saya adalah orang pertama di Indonesia yang dipakai untuk melayani restorasi Pondok Daud, artinya saya ada di Tabernakel Daud. Begitu saya ada di Tabernakel Daud, maka orang-orang yang ada di Tabernakel Musa berkata, “Hei, kamu sesat! Kamu sesat!” Sebaliknya karena yang ada di Tabernakel Daud semakin banyak, mereka ganti berkata, “Kamu yang sesat!” Sebenarnya siapa yang sesat? Bukankah baik Tabernakel Musa maupun Tabernakel Daud keduanya berasal dari Tuhan?

Nubuatan Smith Wigglesworth

Ada seorang hamba Tuhan bernama Smith Wigglesworth yang dipakai luar biasa di Inggris. Pada tahun 1947 (65 tahun yang lalu) dia bernubuat bahwa akan ada 3 (tiga) gerakan Roh Kudus:

  1. Gerakan Roh Kudus Pertama
  2. Roh Kudus akan membuat gereja-gereja menerima restorasi baptisan dan karunia Roh Kudus. Jadi gereja-gereja menerima bahasa Roh dan karunia-karunia Roh.

  3. Gerakan Roh Kudus Kedua
  4. Roh Kudus akan membuat banyak jemaat dari gereja lama, keluar dari gerejanya dan mendirikan gereja baru. Dan dia berkata, “Kalau Anda melihat gerakan ini, jangan Anda berkata bahwa itu kebangunan rohani. Sebab masing-masing belum ada kebangunan rohani, tetapi kedua gerakan ini menjadi tanda bagi kebangunan rohani yang sesungguhnya”.

    Dulu, saya adalah salah satu orang yang paling anti dengan bahasa roh. Jadi dulu saya paling benci mendengar orang berbahasa roh, tetapi karena ada gerakan Roh Kudus, maka saya menerimanya, dan saya dipakai Tuhan pada waktu itu. Kemudian pada gerakan Roh Kudus yang kedua, di mana zamannya orang-orang keluar dari gereja lama, ternyata saya juga dipakai untuk keluar dari gereja lama, untuk mendirikan gereja baru.

  5. Gerakan Roh Kudus Ketiga
  6. Selanjutnya, “Setelah kedua gerakan ini ada dan gerakan untuk membuat gereja itu sudah mulai reda (dan sekarang ini sudah mulai reda), maka 'Gereja yang menekankan Roh Kudus (Pondok Daud) dengan Gereja yang menekankan Firman Tuhan (gereja tradisional) itu akan unity!” Dan sekali lagi, saya boleh melihat dan mengalaminya!

    Saudara yang terkasih, saya mau bersaksi tentang ‘healing’. Sekarang ini saya banyak bergandengan-tangan dengan gereja-gereja tradisional, yang dulunya baru dengar nama saya saja, sudah langsung ‘neg’. Gereja Kristen Jawi Wetan dulu kalau dengar nama saya rasanya ‘neg’, tetapi sekarang mereka begitu terbuka menyambut saya dan mengatakan, “Pak Niko mau KKR di mana saja, silakan!” Dan ini adalah salah-satu dari banyak gereja yang bekerja sama dengan kita sekarang. Dan saya percaya bahwa inilah saatnya di mana Tuhan berkata, “Kalau kamu lihat keduanya sudah unity, maka kamu akan melihat penuaian jiwa-jiwa, yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah!” Haleluya!

Kesaksian Rayon 9 (Depok)

Saya berulang tahun tanggal 20 Februari dan biasanya ketika saya berulang tahun; saya diminta berkhotbah di Depok. Mengapa? Karena Ayah saya yang merintis gereja di Depok, dan ulang tahun kami berselisih seminggu. Dan sekarang sudah ada gereja yang besar dan sekolah yang besar di sana, karena Ayah saya yang merintisnya. Ayah saya ini sungguh luar biasa, karena pada waktu mulai merintis gereja, umurnya “baru 69 tahun”.

Jadi setiap tahun, hari ulang tahun saya dirayakan di sana bersama ulang tahun Ayah saya.

Tahun ini, meskipun Ayah saya sudah dipanggil Tuhan, mereka tetap meminta saya datang, untuk berkhotbah ke Depok, karena mereka ingin mengucapkan selamat kepada saya. Kali ini ketika saya berkhotbah di sana, saya diberikan satu ‘surprise’.

Perlu kita ketahui bahwa di Depok ini ada sekitar 200 lebih gereja. Mulai dari Katolik, gereja tradisional (yang menekankan Firman Tuhan), sampai gereja Pondok Daud (yang menekankan Roh Kudus), semua berkumpul di Depok, dan mereka semua bersatu. Unity di Depok ini sungguh luar biasa!

DEPOK adalah singkatan dari: ‘De Eerste Protestante Organisatie van Kristenen’, yang artinya: Jemaat Kristen Yang Pertama! Di Indonesia, orang Kristen pertama yang berupa jemaat itu adanya di Depok. Jadi memang ada sejarahnya, di mana orang-orangnya pun masih ada sampai sekarang, dan ada Yayasannya.

Belum lama ini para pemimpin Yayasan tersebut datang bertemu dengan saya, serta bercerita kembali tentang hal ini. Mereka meminta supaya kita mengadakan KKR di ulang tahun Depok ke-298, tanggal 28 Juni yang akan datang, bersama dengan 200 lebih gereja-gereja yang ada. Haleluya! Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan untuk ulang tahun yang ke-300 pun, mereka kembali meminta untuk KKR lagi di sana bersama kita. Dan saya sudah menjawab, “Siap! Saya setuju.” Ini adalah unity yang luar biasa!

Kira-kira 2 tahun yang lalu, Pdt Jongky, penggantinya Ayah saya, tiba-tiba datang kepada saya dan berkata, “Pak, mengapa saya disuruh oleh Tuhan membuat Bait Salomo?” Mendengar ini saya kaget, karena saya pikir, “Lho, ini zamannya Tabernakel Daud; mengapa disuruh membuat Bait Salomo?” Tetapi saya tidak berkata apa-apa. Tetapi ketika saya tanya apa yang dia dapatkan, dia hanya berkata, “Saya juga tidak tahu, tetapi Tuhan menyuruh saya membangun Bait Salomo”. Saya hanya berkata, “Ya, sudah … pokoknya saya dukung!”

Singkat cerita, akhirnya mereka mencari lahan tetapi tidak kunjung dapat; malah sempat mau ditipu dan sebagainya. Saya percaya bahwa itu sebenarnya sedang ditunda oleh Tuhan, sampai saya mengerti. Dan begitu saya diberikan pengertian oleh Tuhan, maka lahannya pun kami dapatkan, dan mereka akan segera membangun proyek yang namanya Bait Salomo. Haleluya!

Bait Salomo adalah Bait Allah yang ketiga;

  • yang pertama adalah Tabernakel Musa,
  • yang kedua adalah Tabernakel Daud, dan
  • yang ketiga adalah Tabernakel Salomo.

Tahukah Saudara apakah Tabernakel Salomo itu? Tabernakel Salomo adalah gabungan (unity) antara Pondok Daud dengan Tabernakel Musa. Gereja yang menekankan Roh Kudus dan yang menekankan Firman Tuhan akan berrekonsiliasi atau unity; dan inilah yang disebut dengan Tabernakel Salomo!

Tuhan itu sungguh luar biasa dan saya semakin yakin bahwa tanda-tanda sudah diberikan, di mana Tuhan belum pernah melakukan sesuatu sebelum menyatakan keinginan-Nya kepada para nabi-Nya. Amin! Setelah itu nabi-nabi-Nya akan memperkatakannya; Seperti saya, yang disuruh memperkatakan, “Hei, akan terjadi penuaian besar! Ini awal penuaian besar ...” Sudah sejak lama saya perkatakan hal ini, dan mungkin ada yang berkata, “Mana? Mana?”, tetapi ketahuilah bahwa ini sedang dalam proses dan saya mau beritahu bahwa ini pasti terjadi!

Saya sudah melihat apa yang Tuhan janjikan itu, selalu terjadi. Tanda-tanda-Nya semakin jelas, yang membuat saya juga semakin mengerti dan berkata, “Tuhan, ini akan segera terjadi! Dan yang paling penting, Engkau semakin dekat dengan kedatangan-Mu yang kedua kali!”

Karena itu saya menyerukan, agar hari-hari ini kita bersungguh-sungguh dengan Tuhan, sebab ketika Kemuliaan TUHAN turun, itu juga artinya hari penghakiman. Dan biarlah di hari penghakiman ini, justru Saudara dan saya berkata, “Ini adalah tahun yang terbaik bagi saya, dan bukan yang terjelek, karena saya hidup berkenan di hadapan Tuhan.” Haleluya!