Terbang tinggi bagai rajawali

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yesaya 40:29-31)

Dalam tahun perkenanan Tuhan, ada banyak perkara dahsyat terjadi dalam hidup kita, karena kemuliaan Tuhan yang sedang turun ke atas kita, maka tanpa kita bisa hindari berbagai kesibukan terjadi dalam hidup kita.

Kita diminta untuk berlari-lari dalam melayani Tuhan. Namun di dalam intensitas yang semakin tinggi dalam melayani Tuhan ini ada satu hal yang harus kita jaga, yang tidak boleh kita abaikan; yaitu tetap memiliki waktu perhentian bersama Tuhan/waktu-waktu saat teduh/sabat kita bersama dengan Tuhan.

Kekurangan waktu yang berkualitas untuk kita ada bersama-sama dengan Tuhan akan membuat rohani kita menjadi kering, dan mudah lelah dalam melayani Tuhan. Belum lagi ditambah dengan panasnya suhu peperangan rohani yang meningkat semakin dahsyat..

Adalah berbahaya kalau kita terlalu lelah dan kurang banyak berada di dalam hadirat Tuhan. Kita akan mudah sekali terkena panah berapi dari si iblis.

Saya percaya satu kunci yang sangat penting dalam menghadapi peperangan rohani yang dahsyat ini adalah dengan kita banyak masuk perhentian/banyak masuk ke dalam hadirat Tuhan.

Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, (Mazmur 91)

Itu adalah janji Tuhan kepada orang-orang yang berlindung di bawah naungan sayap-Nya. Tapi itu pilihan. Kita bisa berada di dalam perlindungan Tuhan atau di luar perlindungan tersebut.

Sewaktu saya berdoa, Tuhan menunjukan kepada saya bahwa ada banyak dari umat-Nya yang hari-hari ini sedang mengalami kelelahan yg diakibatkan oleh dakwaan dan intimidasi iblis yang terus menerus, sebagaimana yang di alami oleh imam besar Yosua yang dicatat di dalam kitab Zakaria pasal tiga.

Oleh karena itu penting sekali untuk kita selekasnya berendam dan beristirahat dalam hadirat Tuhan untuk memadamkan semua panah berapi dari si iblis yang dilancarkan untuk menyerang kita.

Berkat dari pada masuk dalam perhentian bersama dengan Tuhan:

Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat "hari kenikmatan", dan hari kudus TUHAN "hari yang mulia"; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong, maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya. (Yesaya 58:13-14)

Tuhan akan membuat kita melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; dan diberi makan dari milik pusaka Yakub, bila kita masuk dalam perhentian-Nya.

Kita akan menjadi orang-orang memberi pinjaman bukan meminjam; menjadi kepala dan bukan ekor; terus naik dan bukan turun.

Kita akan seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; yang siap memangsa musuh-musuh kita dan menduduki kota-kota yang sunyi, menjarah jiwa-jiwa bagi kemuliaan nama -Nya.

Tuhan Yesus memberkati.

Sumber