Kuduslah kamu, sebab Aku kudus

Dari GBI Danau Bogor Raya
< Materi COOL Umum
Revisi per 9 Januari 2014 06.42 oleh Leo (bicara | kontrib) (baru)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari
Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. (1 Petrus 1:15-16)

Pendahuluan

Allah adalah kudus artinya Allah bebas dari dunia, tanpa dosa sama sekali, Ia menguduskan manusia, artinya memilih mereka sehingga menjadi milik-Nya. Lalu bagaimana dengan manusia? Ketika Adam dan Hawa diciptakan, mulanya mereka tanpa dosa. Tetapi mereka dapat berbuat dosa. Berbeda dengan Allah yang tidak dapat berbuat dosa.

Siapa yang disebut orang-orang kudus? Mereka ialah orang-orang yang dikuduskan oleh Roh Kudus, berarti tidak lagi dari dunia ini. Dalam surat-surat Rasul Paulus dituliskan bahwa orang-orang kudus berarti orang-orang Kristen.

Kita menerima pengudusan satu kali untuk selama-lamanya oleh pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib. (Ibrani 10:10, 14)

Isi dan sharing

Roma 12:1-2, Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Dalam NKJV, "ibadahmu yang sejati" disebut "your reasonable service". Reasonable berarti berada dalam jangkauan kemampuan. Jadi hidup dalam kekudusan adalah kehidupan yang dapat dijangkau (bukan sesuatu yang mustahil).

Bagaimana kita hidup dalam kekudusan?

  1. Hidup dalam takut akan Tuhan (Ibrani 12:28)
  2. Komitmen dan konsisten belajar Firman Tuhan (2 Timotius 3:16)
  3. Transformasi paradigma pemikiran kita sesuai Firman (Roma 12:2)
  4. Fokuskan untuk "menjadi seperti Yesus"

Kesimpulan dan saling mendoakan

Ketika kita sudah menerima pengudusan dari Tuhan, mari kita meresponinya dengan benar dan dengan segenap hati. Fokus hidup kita adalah mempunyai karakter seperti Yesus. Ini adalah proses seumur hidup, memang tidak mudah dan tidak dapat dilakukan dengan mengandalkan kekuatan diri kita sendiri, tetapi Roh Kudus-lah yang akan memampukan kita.

Tetaplah ada dalam komunitas yang baik dalam COOL, saling menjaga satu sama lain sebagai Pasukan yang dipilih oleh Tuhan. Amin.LHSAllah adalah kudus artinya Allah bebas dari dunia, tanpa dosa sama sekali, Ia menguduskan manusia, artinya memilih mereka sehingga menjadi milik-Nya. Lalu bagaimana dengan manusia? Ketika Adam dan Hawa diciptakan, mulanya mereka tanpa dosa.