Menjadi murid Kristus yang memuridkan
| Devosi | |
|---|---|
| Tanggal | 16 Februari 2026 |
| Penulis | Sub Divisi Profetik |
| Artikel devosi lainnya | |
| |
Shalom, tahun amanat agung sedang kita jalani, tidak terasa sudah di bulan ke dua, artinya 10 bulan lagi waktu yang Tuhan berikan untuk melakukan amanat agung. Matius 28:19-20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Banyak orang berpikir yang penting saya melayani dengan bergerak memberitakan Injil, itu sudah lakukan amanat agung dan jadi murid Kristus.
Padahal ada hal yang terpenting dan jauh lebih dalam dari sekedar memberitakan Injil dalam melaksanakan amanat agung, yaitu kita harus benar-benar jadi murid Kristus yang dibaptis, diajar sampai melakukan apa yang Tuhan perintahkan dengan kita menjadikan orang lain bukan hanya terima Tuhan Yesus tapi harus memuridkan jiwa-jiwa.
Esensi dari amanat agung adalah menjadi murid Kristus yang memuridkan. Pastikan kita dimuridkan oleh pemimpin rohani kita, di gereja lokal sehingga dapat benar-benar menjadi murid Kristus yang berkualitas karena tertanam di gereja lokal, bertumbuh dan menjadi dewasa rohani menghasilkan buah jiwa-jiwa yang akan kita muridkan. Tanpa tertanam di gereja lokal, melalui cool yang ada untuk dimuridkan maka tidak mungkin kita dapat jadi murid Kristus yang dewasa dan siap memuridkan jiwa jiwa.
Jangan sampai perjalanan rohani kita berhenti sampai sudah menerima Tuhan Yesus diselamatkan dan dibaptis, lalu kita mengaku sudah jadi murid Kristus. Matius 28:20a Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Amanat agung menyatakan setelah dibaptis maka harus diajar melakukan segala sesuatu yang Tuhan perintahkan. Untuk itu kita harus mau belajar Firman Tuhan dan diajar oleh pemurid, pemimpin rohani kita, sampai kita dapat melakukan segala perintah Tuhan.
Perlu hati seperti tanah yang subur, lapar dan haus akan Tuhan, rendah hati untuk belajar, hati yang taat untuk melakukan perintah Tuhan. Maka kita dapat dikatakan berakar dalam Dia dan dibangun kerohaniannya bahkan menjadi bertambah teguh dalam iman pada Tuhan seperti Kolose 2:7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.
Setelah kita sungguh-sungguh jadi murid Kristus yang dimuridkan dan tertanam dalam gereja lokal maka kita akan diajar, dibimbing dan didampingi oleh gembala cool, pemurid atau pemimpin rohani yang ada, untuk pergi, bergerak keluar jangkau jiwa, jadikan mereka murid Kristus. Proses pemuridan ini akan terus berlanjut sehingga orang-orang yang kita muridkan harus kita bimbing, muridkan sampai mereka melakukan perintah Tuhan sampai mereka pergi menjadikan semua bangsa murid Kristus dan terus berlanjut. Jadi terus berantai melakukan proses pemuridan sampai target penyelesaian amanat agung tercapai Tahun 2033.
Mari ambil bagian dalam penyelesaian amanat agung, waktu-Nya sudah sangat singkat, 7 tahun lagi menjelang tahun 2033. 1 Petrus 4:2 Supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah. Kehendak Allah adalah melakukan amanat agung, pakai waktu yang sisa, yang singkat ini untuk jadi murid yang dimuridkan dan memuridkan jiwa-jiwa untuk kemuliaan-Nya!
Maranatha! Jesus for everyone 2033! (IK)
Hal yang terpenting dan jauh lebih dalam dari sekedar memberitakan Injil dalam melaksanakan Amanat Agung, yaitu kita harus benar-benar jadi murid Kristus yang dibaptis, diajar sampai melakukan apa yang Tuhan perintahkan.