Christmas is love (Pdt Sutadi Rusli)
| Pesan Gembala | |
|---|---|
| Ibadah | Ibadah Raya |
| Tanggal | Kamis, 25 Desember 2025 |
| Gereja | GBI Danau Bogor Raya |
| Lokasi | Grha Amal Kasih |
| Kota | Bogor |
| Video | YouTube |
| Khotbah lainnya | |
| |
| |
| |
Natal itu nomor satu bukan bicara soal kado, pakaian baru, makanan, kue-kue. Tapi Natal itu berbicara mengenai satu kata, yaitu KASIH. Dan bukan hanya pada bulan Desember, tapi setiap hari kita harus mengalami Natal, setiap hari kita harus mengalami kasih. Artinya, ada kelahiran baru dalam setiap Saudara dan saya.
Shalom dan selamat pagi. Ada satu tema besar yang diberikan bagi kita dalam bulan Natal tahun 2025 ini yaitu Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Luar biasa! Kalau kita bicara mengenai Natal, kita berbicara mengenai kasih Tuhan. Hari ini, saya mau memberikan satu tema yaitu Christmas is love! Natal adalah kasih! Amin!
Natal itu nomor satu bukan bicara soal kado, pakaian baru, makanan, kue-kue. Tapi Natal itu berbicara mengenai satu kata, yaitu KASIH. Dan bukan hanya pada bulan Desember, tapi setiap hari kita harus mengalami Natal, setiap hari kita harus mengalami kasih. Amin! Artinya, ada kelahiran baru dalam setiap Saudara dan saya.
Ada sesuatu yang baru sebagai orang-orang percaya. Makin hari makin sungguh-sungguh di dalam Tuhan.
Ada dua hal dengan singkat saya mau bagikan pada hari ini.
#1 Kasih-Nya menyelamatkan
Semua sudah diselamatkan oleh kuasa darah Yesus Kristus? Amin! Katakan, kasih-Nya menyelamatkan.
- Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, (Roma 3:23)
Jadi semua orang ini sudah berdosa dan kehilangan kemuliaan Tuhan. Baik yang muda dan yang senior, laki-laki atau perempuan, yang kaya dan yang sederhana, yang sehat dan yang sakit, yang besar dan yang kecil , semua adalah orang-orang berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Tuhan, jadi kita tidak boleh membanggakan diri, "Wah, saya lebih hebat dari dia, saya adalah orang yang tidak berdosa." Tidak demikian. Firman Tuhan tegaskan bahwa semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan-Nya. Dan upah dari dosa itu adalah maut, mati.
Kalau mati dalam dosa, dan karena upah dosa adalah maut, maka akan masuk ke mana? Ke neraka! Dalam Firman Tuhan, beberapa ayat membuktikan bagaimana api neraka ini begitu panas dan amat sangat menyiksa. Saya mau bagikan sejenak mengenai satu waktu dalam Lukas 16, Tuhan Yesus sedang mengajar murid-murid-Nya. Ada perumpamaan tentang seorang yang kaya, berjubah ungu dari lenan halus, dia bersuka ria dalam kemewahannya. Lalu ada seorang pengemis yang sudah borokan di dekat rumah si orang kaya. Namanya siapa? Lazarus! Kalau orang kaya itu dicatat namanya ngga? Ngga ada.
Dengarkan baik, Saudara harus yakin bahwa nama Saudara tercatat dalam Kitab Kehidupan. Amin!
Hanya mereka yang namanya tercatat dalam kitab kehidupan itulah yang akan diterima oleh Tuhan Yesus Kristus, tinggal bersama-sama dengan Dia.
Apa yang terjadi? Pengemis yang namanya Lazarus ini mati. Tak lama kemudian orang yang kaya tadi juga mati. Gereja Tuhan, dengarkan baik. Ada ungkapan dalam bahasa Latin yaitu memento mori. Artinya, ingatlah akan hari kematianmu. Baik muda, tua, laki, perempuan, semua manusia sekali waktu akan mengalami kematian. Amin!
Lazarus waktu dia mati, dibawa oleh malaikat Tuhan ditaruh di pangkuan Abraham. Dia mengalami sukacita. Tapi orang yang kaya itu ternyata ke bawah, dia mengalami penderitaan yang luar biasa, sehingga dia berseru-seru kepada Bapa Abraham.
- Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
Gereja Tuhan, lihat bagaimana api neraka ini membuat satu nyala api yang membuat penderitaan dan kesakitan yang luar biasa. Kita akan tinggal bersama dengan Tuhan, menyembah Dia di surga 24 jam sehari, berbicara mengenai dari kekal sampai kepada kekekalan. Tapi orang yang masuk ke dalam neraka, akan mengalami penderitaan selama-lamanya dari kekal sampai kekekalan.
Siapa yang mau masuk surga? Semua pasti mau masuk surga. Kita berdoa tidak ada seorang pun, termasuk diri saya, sampai kita harus masuk dalam neraka. Tapi kita semuanya akan masuk dalam Kerajaan Surga, tinggal bersama-sama dengan Tuhan Yesus Kristus. Bukan hanya sementara! Tapi sampai selama-lamanya! Amin!
Syarat masuk Surga
Itu yang menjadi goal kita semuanya. Lalu pertanyaannya, apa yang saya harus lakukan? Apa yang Saudara harus lakukan supaya kita boleh sama-sama bertempat tinggal di mana Tuhan Yesus itu boleh berada? Tentu ada banyak hal-hal yang perlu. Tapi pada pagi ini saya mau bagikan dua hal penting untuk kita boleh bersama-sama ada di dalam kasih Kristus dan kasih yang setia dan juga kita tinggal bersama dengan Dia.
- Menjadi orang Kristen yang sungguh-sungguh
- Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
- Tetap setia di dalam Tuhan
- Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."
Yang pertama ayat yang tidak asing lagi buat kita, kita baca Yohanes 3:16-17,
Kita semua adalah orang-orang pilihan Tuhan. Betul. Kita orang-orang pilihan Tuhan. Bukan kebetulan Saudara di sini, karena Saudara adalah orang-orang yang sudah dipanggil dan juga sudah dipilih oleh Tuhan. Tapi ada satu poin lagi yang kita perlu lakukan. Apa poinnya? Kita harus setia!
Pergumulan boleh ada, tantangan boleh ada, masalah-masalah boleh ada, tentu ada dalam kehidupan kita hari-hari. Tekanan-tekanan boleh ada, macam-macam ekonomi, sakit penyakit dalam keluarga, segala sesuatu tapi kita harus tetap setia di dalam Tuhan.
Setia terus dalam doa. Biarpun doa Saudara mungkin belum dijawab, biarpun mungkin pintu-pintu yang tertutup selama ini belum dibuka, tapi kita boleh percaya, sekali waktu pertolongan dan dia pasti akan digenapi di dalam setiap keluarga, dalam setiap pribadi, karena kasih setia-Nya tidak pernah habis buat kita semuanya! Amin!
Tetap teguh, tetap percaya. Jadi Kristen Kristennya sungguh-sungguh di dalam Tuhan. Jangan jadi Kristen KTP!
Tahu Kristen KTP? Kristen tanpa pertobatan. Tapi kita semua harus menjadi Kristen-Kristen yang memiliki buah dalam pertobatan kita. Berbuah dalam kehidupan kita hari lepas hari juga. Jangan jadi Kristen kursi goyang! Siapa yang punya kursi goyang di rumah? Itu kursi goyang-goyang tapi bergerak maju apa ngga? Ngga! Ngga ada majunya sama sekali.
Cuma goyang di tempat saja. Itu namanya Kristen kursi goyang.#2 Kasih-Nya memulihkan
Yang pertama tadi, kasih-Nya menyelamatkan. Semua sudah diselamatkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus? Amin!
Yang kedua, kasih-Nya memulihkan. Siapa yang perlu dipulihkan oleh Tuhan? Saya perlu dipulihkan. Saudara perlu dipulihkan, kita semua perlu dipulihkan. Dia datang dan kasih-Nya itu membawa pemuliaan buat kita dalam segala bidang.
Sesudah Tuhan Yesus bangkit, Dia berjalan 40 hari memperlihatkan tubuh kemuliaan-Nya. Satu tubuh yang sekali waktu juga kita akan bisa pakai. Tubuh ini bisa dilihat, bisa dipegang, bisa makan, tapi juga bisa menembus tembok, tidak dibatasi. Ini tubuh kemuliaan Tuhan pada waktu dia sudah bangkit dari mati.
Satu waktu, Dia datang kepada tujuh murid-Nya yang berada di tepi Danau Galilea. Pada waktu itu para murid-muridnya sedang menjala ikan dan mereka dalam kondisi tidak dapat apa-apa. Pada waktu mereka menjala ikan ini, mereka sudah mengalami kecewa. Bagaimana mereka ditinggalkan oleh Tuhan. Mereka tidak ingat akan pesan Tuhan. Mereka sudah kecewa, merasa ngga dapat apa-apa. Karena mereka dulu adalah penjala ikan. Terus diangkat oleh Tuhan jadi penjala manusia. Balik lagi jadi penjala ikan. Mereka kecewa semuanya.
Tapi yang luar biasa dalam Yohanes 21 itu Tuhan datang kepada mereka, nanya kepada mereka, "Sudah pada makan belum?" Lalu dia berikan sesuatu yang memulihkan. Dia katakan, "Ayo, kamu tebar itu jala." Dan ternyata mereka bisa menangkap begitu banyak, sampai 153 ekor ikan. Ini sesuatu yang dipulihkan oleh Tuhan. Kasih-Nya memulihkan setiap kita. Kasih-Nya memulihkan setiap Saudara dan saya! Saudara mungkin sedang kecewa kepada Tuhan. Doa Saudara ngga dijawab-jawab. Saudara mungkin kecewa satu dengan yang lain. Tuhan katakan, "Aku punya kasih, itu akan memulihkan setiap Saudara dan saya." Amin!
Lalu selain itu, Dia juga datang khusus kepada seseorang yang namanya adalah Simon Petrus. Waktu Tuhan akan ditangkap, Simon Petrus menyangkal Tuhan tiga kali. Aduh rasanya bisa dibilang Tuhan itu dikhianati. Ini murid sudah tiga setengah tahun ikut, lalu dia menyangkali sampai tiga kali.
Tuhan Yesus bisa merasakan bagaimana rasanya ngga enak tapi dia adalah juga Allah. Dia juga manusia. Dia merasakan apa yang Saudara rasakan pada hari-hari ini. Dia datang kepada Simon Petrus dan lalu Dia tanya, "Simon, anak Yohanes, apa engkau mengasihi aku?" Simon menjawab, "Ya Tuhan, aku mengasihi Engkau." Lalu Tuhan katakan, "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Lalu Tuhan tanya kedua kali dan sampai tiga kali Dia tanya.
Kalau saya renungkan ayat ini, bagaimana ini terjadi dalam kehidupan saya? Dalam kehidupan kita, dalam kehidupan banyak orang, kita ngga ada apa-apanya. Kita sudah mengkhianati Dia, kita sudah lari jauh daripada Dia. Tapi kita dipanggil lagi oleh Tuhan Yesus, "Ayo kamu kemari, kamu kemari." Dan bukan hanya sekedar dipanggil lalu didiami saya. Oh, tidak. Tapi oleh Tuhan seperti kepada Petrus, "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Diberikan kembali kepercayaan.
Kalau saya ada di tempat ini, kalau Saudara ada di tempat itu, semua adalah kesempatan dan kepercayaan yang masih Tuhan berikan buat setiap kita. Haleluya!
Itu adalah kesempatan! Kalau Saudara merasa sendiri, Saudara lalu berpikir keluarga saya ini keluarga yang tidak baik-baik. Kalau Saudara baca Matius pasal yang pertama, silsilah Tuhan Yesus dari awal sampai kepada kelahiran Tuhan Yesus, ada dua nama dalam silsilah itu.
- Yang satu namanya Rahab. Dia adalah seorang wanita pesundal atau pelacur di kota Yerikho.
- Yang kedua adalah Raja Daud. Kita tahu Raja Daud adalah raja perangnya orang Israel. Tapi dia menyuruh untuk membunuh suami dari selingkuhannya, Batsyeba, yaitu Panglima Uria sampai mati di medan pertempuran.
Kita lihat silsilah Tuhan Yesus, ada orang-orang yang tidak sempurna, tapi Tuhan sanggup memulihkan segala sesuatu yang tidak sempurna menjadi sempurna adanya.
Tuhan mau pulihkan setiap Saudara untuk lebih dan lebih lagi. Dia mau memulihkan keluarga Saudara, keuangan Saudara, kesehatan Saudara. Dia datang 2000 tahun yang lalu, sampai hari ini mujizat Tuhan masih ada. Kesembuhan terjadi, pemulihan terjadi, berkat-berkat terjadi. Amin!
Penutup
- Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Siapa yang sudah dikasihi oleh Tuhan? Siapa yang sudah dikasihi oleh Tuhan? Semua sudah dikasihi oleh Tuhan? Amin! Kalau Saudara sudah mengaku bahwa Saudara sudah dikasihi oleh Tuhan, Saudara harus bagaimana? Saling mengasihi!
Meninggalkan tahun 2025, masuk dalam tahun 2026. Ayo kita bereskan sesuatu yang masih mengganjal di dalam hati kita. Beresin. Jangan meninggalkan hal-hal yang tidak baik. Karena tahun 2026 pasti lebih baik dari tahun 2025. Karena Tuhan tetap menyertai kita sekalian dalam setiap langkah-langkah kita.
Tuhan memberkati.