Templat: Halaman Utama2/Ringkasan khotbah: Perbedaan antara revisi
k upd |
k upd |
||
| Baris 80: | Baris 80: | ||
-->{| style="background:transparent; margin-top:1em; width:100%;" | -->{| style="background:transparent; margin-top:1em; width:100%;" | ||
|- valign="top" | |- valign="top" | ||
| style="border:2px #ccc solid; padding:1em; width: | | style="border:2px #ccc solid; padding:1em; width:47%" | | ||
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1 | {{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1 | ||
| artikel=Rahasia mengalami mujizat | | artikel=Rahasia mengalami mujizat | ||
| Baris 94: | Baris 94: | ||
{{sabdaweb2v|2 Raja-Raja 7:1-2, 18-20}}, | {{sabdaweb2v|2 Raja-Raja 7:1-2, 18-20}}, | ||
:'''''Lalu berkatalah Elisa: "Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria." Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya."''''' | :<span style="font-size:95%;">'''''Lalu berkatalah Elisa: "Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria." Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya."'''''</span> | ||
}} | }} | ||
| style="width:1%" | | | style="width:1%" | | ||
| style="border:2px #ddd solid; padding:1em; width: | | style="border:2px #ddd solid; padding:1em; width:50%; background:#f2f2f2;" | | ||
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1 | {{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1 | ||
| artikel=Memaksimalkan karakter kita | | artikel=Memaksimalkan karakter kita | ||
Revisi per 30 Juli 2010 16.43
| Daftar khotbah |
|---|
|
|
- Pdt Riza Solihin <li">Ibadah Raya 1 <li">25 Juli 2010
Ketika Gembala Pembina kita mencanangkan bahwa tahun 2010 adalah Tahun Pemulihan dan Kelimpahan, terus terang ada kegelisahan dalam hati saya. Memasuki bulan-bulan berikutnya kita mendapati ada satu pesan yang kuat di seluruh dunia bahwa Tuhan sedang anugerahkan bukan saja kelimpahan, tapi juga belas kasihan. Saya gelisah karena saya dapati kehidupan jemaat, belum semua mengalami pemulihan dan kelimpahan. Saya tahu persis apa yang ada pada jemaat hari-hari terakhir. Sebagai hamba Tuhan, kegelisahan itu saya bawa kepada Tuhan dan Tuhan tunjukkan bagaimana pemulihan dan kelimpahan itu terjadi.
Dari kegelisahan itu Tuhan bawa saya kepada pewahyuan mengenai the Kingdom abundance. Ini bukan prinsip gereja, bukan prinsip sekuler, ini adalah prinsip Kerajaan Allah.
Shalom, apa kabar? Masalah boleh menghimpit bertubi-tubi, tapi dalam Yesus, kita tetap luar biasa, kita bukan biasa-biasa!
|
Kita tahu memang hari-hari ini keadaan sekitar kita ada banyak hal yang baik, tapi lebih banyak lagi hal yang tidak baik, yang bahkan tidak sesuai dengan keinginan kita. Menghadapi keadaan seperti itu, mari jangan terpengaruh, tapi juga jangan pasif masa bodoh. Kita harus tahu bahwa dengan kita bertambah umur, kita harus berubah, makin baik, makin benar, dan makin sempurna. Habakuk 2:3, Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh. |


