Renungan khusus: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Leo (bicara | kontrib)
k upd
Leo (bicara | kontrib)
kTidak ada ringkasan suntingan
Baris 73: Baris 73:
------------------------
------------------------
-->
-->
<DPL>
<DPL>
  resultsheader=<div style="margin-top:1em;">'''Sebelumnya:'''</div><div style="font-size: 95%; margin: 0 0 1em 2em; background:transparent;">
  resultsheader=<div style="margin-top:1em;">'''Sebelumnya:'''</div><div style="font-size: 95%; margin: 0 0 1em 2em; background:transparent;">
Baris 85: Baris 83:


  includepage={Unified info} Articles dpl test
  includepage={Unified info} Articles dpl test
  resultsheader=<div class="container-fluid border rounded" style="clear:both;"><div class="p-2">
  resultsheader=<p class="mt-3 mb-0 font-weight-bold">Sebelumnya:</p><div class="container-fluid border rounded" style="clear:both;"><div class="p-2">
  resultsfooter=</div></div><!--\n:<small>%PAGES% artikel terkini</small>-->
  resultsfooter=</div></div><small class="ml-4">%PAGES% artikel</small><btn class="btn btn-primary d-block text-white mb-3">Renungan khusus/Index|Daftar Renungan Khusus selengkapnya</btn>
 
count=10
  offset=1
  offset=1
count=30
</DPL>
</DPL>


Baris 96: Baris 93:
* [[Pesan Gembala Pembina]]
* [[Pesan Gembala Pembina]]
* [[Daftar khotbah]]
* [[Daftar khotbah]]
* [[Devosi|Renungan profetik]]


[[Kategori:Renungan khusus|*]]
[[Kategori:Renungan khusus|*]]

Revisi per 17 November 2022 11.38

Renungan khusus merupakan artikel warta yang diterbitkan oleh Tim Teologi/Pengajaran GBI Jalan Gatot Subroto, selain sikap teologis.

"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin disembunyikan.
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah tempayan, melainkan di atas kaki pelita sehingga memberi terang kepada semua orang di dalam rumah itu.
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
(Matius 5:13-16 TB2)

Khotbah Tuhan Yesus tentang garam dan terang dunia dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan orang Kristen yang mempengaruhi dunia, pada intinya menekankan bahwa orang Kristen tidak boleh hidup sebagai gated community (masyarakat yang dipagari). Orang Kristen harus berbaur dan terlibat dalam kehidupan masyarakat, serta memberikan pengaruh positif dengan menjalankan kebenaran, keadilan, kesalehan hidup, dan tidak kompromi dengan cara hidup dunia.

Selengkapnya »

Khotbah Tuhan Yesus tentang garam dan terang dunia dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan orang Kristen yang mempengaruhi dunia, pada intinya menekankan bahwa orang Kristen tidak boleh hidup sebagai gated community (masyarakat yang dipagari). Orang Kristen harus berbaur dan terlibat dalam kehidupan masyarakat, serta memberikan pengaruh positif dengan menjalankan kebenaran, keadilan, kesalehan hidup, dan tidak kompromi dengan cara hidup dunia.

Sebelumnya:

Renungan Khusus 2019-1x1.jpg

Generasi muda sebagai mitra penyelesai Amanat Agung

Renungan | 29 Mar 2026 | Dio Angga PradiptaPdm Dio Angga Pradipta, MTh

Renungan Khusus 2019.jpg

Generasi muda sebagai mitra penyelesai Amanat Agung

Renungan | 29 Mar 2026 | Dio Angga PradiptaPdm Dio Angga Pradipta, MTh

10 artikel

Lihat pula