Article: 20260525/DV: Perbedaan antara revisi
Baru |
kTidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
| longsummary= <!-- 4-5 kalimat --> | | longsummary= <!-- 4-5 kalimat --> | ||
| summary= Kita baru saja memperingati | | summary= Kita baru saja memperingati kenaikan Tuhan Yesus ke Surga dan 10 hari menanti-nantikan Roh Kudus dicurahkan pada hari raya Pentakosta. Biarlah momen Pentakosta bukan hanya sekedar dilewati rutin dari tahun ke tahun, tetapi kita sungguh-sungguh mengalami terobosan pencurahan Roh Kudus. | ||
| shortsummary= Bergerak dalam kuasa Roh Kudus menuai jiwa-jiwa untuk kemuliaan-Nya. | | shortsummary= Bergerak dalam kuasa Roh Kudus menuai jiwa-jiwa untuk kemuliaan-Nya. | ||
| intro= | | intro= | ||
Kita baru saja memperingati kenaikan Tuhan Yesus ke Surga dan 10 hari menanti-nantikan Roh Kudus dicurahkan pada hari raya Pentakosta. Biarlah momen Pentakosta bukan hanya sekedar dilewati rutin dari tahun ke tahun, tetapi kita sungguh-sungguh mengalami terobosan pencurahan Roh Kudus. Seperti halnya dalam {{sabdaweb2v|Kisah Para Rasul 2}}, setelah murid-murid Kristus mengalami pencurahan Roh Kudus, maka Petrus berkhotbah, terjadilah 3000 orang bertobat. Mujizat dan tanda ajaib menyertai pelayanan murid-murid Kristus. | |||
| content= | | content= | ||
Hal yang sama hari-hari ini, kuasa-Nya yang dahsyat sanggup memakai kita semua dengan dahsyat dan | Hal yang sama hari-hari ini, kuasa-Nya yang dahsyat sanggup memakai kita semua dengan dahsyat dan ajaib. Terlebih di [[2026|tahun Amanat Agung]] pada saat kita semua menjadi murid-murid Kristus maka kita dapat meneladani apa yang murid-murid Kristus 2000 tahun lalu alami. | ||
ajaib. Terlebih di tahun | |||
{{sabdaweb2v|Kisah Para Rasul 2:41-45}} '''''Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing''''' | {{p0|{{sabdaweb2v|Kisah Para Rasul 2:41-45}},}} | ||
:'''''Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing''''' | |||
Teladani gaya hidup jemaat mula-mula agar kita alami terobosan pencurahan Roh Kudus dengan dahsyat yaitu | Teladani gaya hidup jemaat mula-mula agar kita alami terobosan pencurahan Roh Kudus dengan dahsyat yaitu: | ||
{{ul-list | |||
| 1= Pertama: Mereka memberi diri dibaptis sebagai tanda pertobatan lalu mereka bertekun dalam pengajaran rasul. | |||
| p1= Pastikan setiap kita sudah mengalami baptisan sebagai tanda pertobatan kita. | |||
{{sabdaweb2v|Kisah Para Rasul 2:46-47}} '''''Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah.''''' | | 2= Kedua, mereka selalu berkumpul memecahkan roti, membangun persekutuan dengan saling memberi dan berbagi. | ||
| p2= | |||
{{p0|{{sabdaweb2v|Kisah Para Rasul 2:46-47}},}} | |||
:'''''Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah.''''' | |||
Ketiga, bertekun dan sehati berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Unity kunci terobosan mujizat juga yang perlu kita perhatikan | | 3= Ketiga, bertekun dan sehati berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. | ||
| p3= ''Unity'' adalah kunci terobosan mujizat juga yang perlu kita perhatikan. | |||
| 4= Keempat, berdoa sambil memuji Allah, ini gaya hidup yang harus kita bangun yaitu doa pujian dan penyembahan bersama-sama dalam ''unity'' siang dan malam. | |||
{{p0|{{sabdaweb2v|Kisah Para Rasul 2:47b}},}} | |||
: '''''Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.''''' | |||
}} | |||
<sup>(IK)</sup | Waktu kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin singkat, sudah waktu-Nya kita gereja-Nya mempergunakan waktu yang ada bekerja giat dengan teladan murid-murid Tuhan Yesus menyongsong penuaian dan kebangunan rohani besar-besaran sebelum Yesus datang kedua kali. Jangkau dan rebut jiwa-jiwa bagi kemuliaan-Nya! Bergerak dalam kuasa Roh Kudus menuai jiwa-jiwa untuk kemuliaan-Nya.<sup>(IK)</sup> | ||
| showsource= yes | | showsource= yes | ||
Revisi terkini sejak 4 Juni 2026 08.44
| Devosi | |
|---|---|
| Tanggal | 25 Mei 2026 |
| Artikel devosi lainnya | |
| |
| |
Kita baru saja memperingati kenaikan Tuhan Yesus ke Surga dan 10 hari menanti-nantikan Roh Kudus dicurahkan pada hari raya Pentakosta. Biarlah momen Pentakosta bukan hanya sekedar dilewati rutin dari tahun ke tahun, tetapi kita sungguh-sungguh mengalami terobosan pencurahan Roh Kudus. Seperti halnya dalam Kisah Para Rasul 2, setelah murid-murid Kristus mengalami pencurahan Roh Kudus, maka Petrus berkhotbah, terjadilah 3000 orang bertobat. Mujizat dan tanda ajaib menyertai pelayanan murid-murid Kristus.
Hal yang sama hari-hari ini, kuasa-Nya yang dahsyat sanggup memakai kita semua dengan dahsyat dan ajaib. Terlebih di tahun Amanat Agung pada saat kita semua menjadi murid-murid Kristus maka kita dapat meneladani apa yang murid-murid Kristus 2000 tahun lalu alami.
- Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing
Teladani gaya hidup jemaat mula-mula agar kita alami terobosan pencurahan Roh Kudus dengan dahsyat yaitu:
- Pertama: Mereka memberi diri dibaptis sebagai tanda pertobatan lalu mereka bertekun dalam pengajaran rasul.
- Kedua, mereka selalu berkumpul memecahkan roti, membangun persekutuan dengan saling memberi dan berbagi.
- Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah.
- Ketiga, bertekun dan sehati berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah.
- Keempat, berdoa sambil memuji Allah, ini gaya hidup yang harus kita bangun yaitu doa pujian dan penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam.
- Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
Waktu kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin singkat, sudah waktu-Nya kita gereja-Nya mempergunakan waktu yang ada bekerja giat dengan teladan murid-murid Tuhan Yesus menyongsong penuaian dan kebangunan rohani besar-besaran sebelum Yesus datang kedua kali. Jangkau dan rebut jiwa-jiwa bagi kemuliaan-Nya! Bergerak dalam kuasa Roh Kudus menuai jiwa-jiwa untuk kemuliaan-Nya.(IK)
Kita baru saja memperingati kenaikan Tuhan Yesus ke Surga dan 10 hari menanti-nantikan Roh Kudus dicurahkan pada hari raya Pentakosta. Biarlah momen Pentakosta bukan hanya sekedar dilewati rutin dari tahun ke tahun, tetapi kita sungguh-sungguh mengalami terobosan pencurahan Roh Kudus.