Templat: Halaman Utama2/Pesan Gembala: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Leo (bicara | kontrib)
k upd judul
Leo (bicara | kontrib)
upd
Baris 2: Baris 2:
<div style="float:right; width:77%; background:white; padding:1em; -moz-border-radius: .5em; -webkit-border-radius:.5em; -border-radius:.5em;">
<div style="float:right; width:77%; background:white; padding:1em; -moz-border-radius: .5em; -webkit-border-radius:.5em; -border-radius:.5em;">
</noinclude>
</noinclude>
<div style="font-size:190%; line-height:100%;">'''[[Khotbah:Tiga "H" bagi orang merdeka|Tiga "H" bagi orang merdeka]]'''</div>
<div style="font-size:190%; line-height:100%;">'''[[Khotbah:Empat tingkatan orang Kristen|Empat tingkatan orang Kristen]]'''</div>


<div class="divlang">
<div class="divlang">
Baris 8: Baris 8:
<li class="firstlang">'''[[Project:Pesan Gembala|Pesan Gembala]]'''</li>
<li class="firstlang">'''[[Project:Pesan Gembala|Pesan Gembala]]'''</li>
<li>'''[[Sutadi Rusli|Pdt Sutadi Rusli]]'''</li>
<li>'''[[Sutadi Rusli|Pdt Sutadi Rusli]]'''</li>
<li">[[2010|8 Agustus 2010]]</li>
<li">[[2010|5 September 2010]]</li>
<li">[[Graha Amal Kasih]]</li>
<li">[[Graha Amal Kasih]]</li>
</ul>
</ul>
</div>
</div>
<div style="float:right; width:350px; margin: 0 .5em 1em 1.5em;">
<div style="float:right; width:350px; margin: 0 .5em 1em 1.5em;">
[[Berkas:Sutadi Rusli-20100808.jpg|right|border|350px|link=Sutadi Rusli|Pdt Sutadi Rusli]]
[[Berkas:Sutadi Rusli-20100905.jpg|right|border|350px|link=Sutadi Rusli|Pdt Sutadi Rusli]]
<div style="font-size:90%;">
<div style="font-size:90%;">
'''Sebelumnya:'''
'''Sebelumnya:'''
* [[Khotbah:Empat tingkatan orang Kristen|Empat tingkatan orang Kristen]] (5 September 2010)
* [[Khotbah:Bertekad, berbeda, dan berani diuji|Bertekad]] (13 Agustus 2010)
* [[Khotbah:Tiga "H" bagi orang merdeka|Tiga "H" bagi orang merdeka]] (8 Agustus 2010)
* [[Khotbah:Tuhan gembalaku yang baik‎|Tuhan gembalaku yang baik‎]] (11 Juli 2010)
* [[Khotbah:Biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan|Biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan]] (13 Juni 2010)
* [[Khotbah:Makna kenaikan Tuhan Yesus ke sorga|Makna kenaikan Tuhan Yesus ke sorga]] (13 Mei 2010)
* [[Khotbah:Jangan tinggalkan Yerusalem|Jangan tinggalkan Yerusalem]] (9 Mei 2010)
* [[Khotbah:Jangan tinggalkan Yerusalem|Jangan tinggalkan Yerusalem]] (9 Mei 2010)
* [[Khotbah:Makna kenaikan Tuhan Yesus ke sorga|Makna kenaikan Tuhan Yesus ke sorga]] (13 Mei 2010)
* [[Khotbah:Biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan|Biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan]] (13 Juni 2010)
* [[Khotbah:Tuhan gembalaku yang baik‎|Tuhan gembalaku yang baik‎]] (11 Juli 2010)
</div>
</div>
</div>
</div>
'''Shalom''', kita berada dalam bulan Agustus tahun 2010, dan kita tahu setiap bulan Agustus ada sesuatu yang khusus bagi bangsa Indonesia yaitu Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia dan tahun ini adalah yang ke-65.


Kita tahu kondisi bangsa ini, dan bagian kita sebagai gereja Tuhan, yaitu Saudara dan saya, yaitu bukan untuk menghujat tapi untuk memberkati bangsa ini. Sebagai warga negara yang baik tentu kita harus menjadi teladan bagi bangsa ini. Kita melihat Indonesia pada hari-hari ini Tuhan melakukan perkara-perkara yang baik. Tapi Tuhan katakan ini baru awal, dan akan ada perkara-perkara yang lebih luar biasa lagi karena Indonesia pasti mengalami transformasi, Indonesia yang baru ada di depan kita.
<div style="font-size:95%; font-style:italic; font-weight:bold;">
Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah.


<poem style="margin-left:2em; font-size:95%;">
Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan.
''T'rima kasih Tuhan untuk negeri tercinta''
 
''T'rima kasih Tuhan untuk Indonesia''
Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki.
''T'rima kasih''
 
''Hatiku bersyukur pada-Mu Tuhanku''
Ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai di lutut; kemudian ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang.
</poem>
 
Sekali lagi ia mengukur seribu hasta lagi, sekarang air itu sudah menjadi sungai, di mana aku tidak dapat berjalan lagi, sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu sungai yang tidak dapat diseberangi lagi.
</div>


<div style="font-size:.9em; margin-top:.5em;">'''[[Khotbah:Tiga "H" bagi orang merdeka|Selengkapnya &raquo;]]'''</div>
<div style="font-size:.9em; margin-top:.5em;">'''[[Khotbah:Empat tingkatan orang Kristen|Selengkapnya &raquo;]]'''</div>
<noinclude>
<noinclude>
</div>
</div>
</noinclude>
</noinclude>

Revisi per 6 September 2010 08.33

Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah.

Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan.

Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki.

Ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai di lutut; kemudian ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang.

Sekali lagi ia mengukur seribu hasta lagi, sekarang air itu sudah menjadi sungai, di mana aku tidak dapat berjalan lagi, sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu sungai yang tidak dapat diseberangi lagi.