Templat: Halaman Utama2/Ringkasan khotbah: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Leo (bicara | kontrib)
k upd
Leo (bicara | kontrib)
k upd
Baris 7: Baris 7:
|- valign="center"
|- valign="center"
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; background:#f2f2f2; padding:.25em;" |
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; background:#f2f2f2; padding:.25em;" |
[[Berkas:Timotius_Adi_Tan-20100627-3x4.jpg|35px|border|right|link=Daniel Ulaan]]
* <big>'''[[Khotbah:Karakter yang dewasa|Karakter yang dewasa]]'''</big><div class="divlang listkhotbah2" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Timotius Adi Tan|<span style="color:black;">Pdt Drs Timotius Adi Tan, MA</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-06-27+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-06-27+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
|- valign="center"
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; padding:.25em;" |
[[Berkas:Daniel Ulaan-20100622-3x4.jpg|35px|border|right|link=Daniel Ulaan]]
[[Berkas:Daniel Ulaan-20100622-3x4.jpg|35px|border|right|link=Daniel Ulaan]]
* <big>'''[[Khotbah:Mengapa kita mengucap syukur?|Mengapa kita mengucap syukur?]]'''</big><div class="divlang listkhotbah2" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Daniel Ulaan|<span style="color:black;">Pdt Daniel Ulaan</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-06-20+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-06-20+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
* <big>'''[[Khotbah:Mengapa kita mengucap syukur?|Mengapa kita mengucap syukur?]]'''</big><div class="divlang listkhotbah2" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Daniel Ulaan|<span style="color:black;">Pdt Daniel Ulaan</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-06-20+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-06-20+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
Baris 24: Baris 29:
[[Berkas:Liana_Mulyadi-20100523-3x4.jpg|35px|border|right|link=Liana Mulyadi]]
[[Berkas:Liana_Mulyadi-20100523-3x4.jpg|35px|border|right|link=Liana Mulyadi]]
* <big>'''[[Khotbah:Pesan Pentakosta|Pesan Pentakosta]]'''</big><div class="divlang" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Liana Mulyadi|<span style="color:black;">Pdm Liana Mulyadi</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-05-23+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-05-23+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
* <big>'''[[Khotbah:Pesan Pentakosta|Pesan Pentakosta]]'''</big><div class="divlang" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Liana Mulyadi|<span style="color:black;">Pdm Liana Mulyadi</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-05-23+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-05-23+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
 
<!--
|- valign="center"
|- valign="center"
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; padding:.25em;" |
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; padding:.25em;" |
Baris 39: Baris 44:
[[Berkas:20100425_Vera_Setiawan-20-3x4.jpg|35px|border|right|link=Vera Setiawan]]
[[Berkas:20100425_Vera_Setiawan-20-3x4.jpg|35px|border|right|link=Vera Setiawan]]
* <big>'''[[Khotbah:Setan harus tunduk pada kita|Setan harus tunduk pada kita]]'''</big><div class="divlang" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Vera Setiawan|<span style="color:black;">Pdt Vera Setiawan, MTh</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-04-25+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-04-25+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
* <big>'''[[Khotbah:Setan harus tunduk pada kita|Setan harus tunduk pada kita]]'''</big><div class="divlang" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Vera Setiawan|<span style="color:black;">Pdt Vera Setiawan, MTh</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-04-25+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-04-25+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
<!--
 
|- valign="center"
|- valign="center"
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; padding:.25em;" |
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; padding:.25em;" |
Baris 46: Baris 51:
-->
-->
|}
|}
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1
| artikel=Memaksimalkan karakter kita
| judul=
| nama=Benny Kohar
| namalengkap=Pdt Benny Kohar
| acara=Ibadah Raya 1
| tanggal=2010-07-11
| gambar=Benny Kohar-20100711.jpg
| judulgambar=
| ringkasan=
Kita tahu memang hari-hari ini keadaan sekitar kita ada banyak hal yang baik, tapi lebih banyak lagi hal yang tidak baik, yang bahkan tidak sesuai dengan keinginan kita. Menghadapi keadaan seperti itu, mari jangan terpengaruh, tapi juga jangan pasif masa bodoh. Kita harus tahu bahwa dengan kita bertambah umur, kita harus berubah, makin baik, makin benar, dan makin sempurna.
{{sabdaweb2v|Habakuk 2:3}}, '''''Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.'''''
}}
<!--
-->{| style="background:transparent; margin-top:1em; width:100%;"
|- valign="top"
| style="border:2px #ccc solid; padding:1em; width:50%" |
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1
  | artikel=Menjadi orang percaya yang tangguh
  | artikel=Menjadi orang percaya yang tangguh
Baris 60: Baris 84:
Ini minggu pertama di bulan Juli, sudah setengah tahun di tahun 2010 ini sudah kita lewati, begitu luar biasanya Tuhan menyertai setiap langkah hidup kita. Tanpa terasa sebentar lagi kita mungkin akan segera disibukkan dengan perayaan-perayaan natal kembali, tapi saya berharap anak-anak Tuhan, jemaat, dan pelayan Tuhan, jangan cuma "napas", cuma Natal-Paskah. Tapi kita mau belajar sesuatu yang berbeda, benar-benar mengerti dan menghargai waktu yang Tuhan berikan dalam hidup kita.  
Ini minggu pertama di bulan Juli, sudah setengah tahun di tahun 2010 ini sudah kita lewati, begitu luar biasanya Tuhan menyertai setiap langkah hidup kita. Tanpa terasa sebentar lagi kita mungkin akan segera disibukkan dengan perayaan-perayaan natal kembali, tapi saya berharap anak-anak Tuhan, jemaat, dan pelayan Tuhan, jangan cuma "napas", cuma Natal-Paskah. Tapi kita mau belajar sesuatu yang berbeda, benar-benar mengerti dan menghargai waktu yang Tuhan berikan dalam hidup kita.  
}}
}}
<!--
| style="width:1%" |
 
| style="border:2px #ddd solid; padding:1em; width:49%; background:#f2f2f2;" |
-->{| style="background:transparent; margin-top:1em; width:100%;"
|- valign="top"
| style="border:2px #ccc solid; padding:1em; width:50%" |  
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1
  | artikel=Tuhan tidak pernah terlambat menolong kita
  | artikel=Tuhan tidak pernah terlambat menolong kita
Baris 78: Baris 99:


Sekali waktu, mereka punya problem serius. Lazarus sakit. Lalu mereka mengabari Yesus, '''''"Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit."'''''  Ketika mendengar kabar itu, Yesus tidak segera datang ke Betania lalu menyembuhkan Lazarus. Tapi justru Yesus dengan sengaja tinggal dua hari lagi di tempat dia berada.
Sekali waktu, mereka punya problem serius. Lazarus sakit. Lalu mereka mengabari Yesus, '''''"Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit."'''''  Ketika mendengar kabar itu, Yesus tidak segera datang ke Betania lalu menyembuhkan Lazarus. Tapi justru Yesus dengan sengaja tinggal dua hari lagi di tempat dia berada.
}}
| style="width:1%" |
| style="border:2px #ddd solid; padding:1em; width:49%; background:#f2f2f2;" |
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1
| artikel=Karakter yang dewasa
| judul=Karakter yang dewasa (''mature character'')
| nama=Timotius Adi Tan
| namalengkap=<small>Pdt Drs Timotius Adi Tan, MA</small>
| acara=Ibadah Raya 1
| tanggal=2010-06-27
| gambar=Timotius_Adi_Tan-20100627.jpg
| judulgambar=Pdt Drs Timotius Adi Tan, MA
| ringkasan=
Ada banyak khotbah yang berbicara mengenai penyertaan Tuhan, mujizat, pengurapan Tuhan, terobosan, tapi sedikit sekali yang bicara mengenai karakter, padahal karakter adalah segala-galanya dalam hidup kita.
<div style="font-size:95%;">
{{sabdaweb2v|1 Timotius 4:12}}, '''''Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena <span style="color:Green;">engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya</span>, <span style="color:OrangeRed;">dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu</span>.
</div>
Surat ini ditulis oleh Rasul Paulus kepada anak rohaninya, Timotius. Kita akan bedah ayat satu ini, tentang karakter yang dewasa.
}}
}}
|}
|}

Revisi per 13 Juli 2010 11.41

Khotbah lainnya:
Timotius Adi Tan-20100627-3x4.jpg
Daniel Ulaan-20100622-3x4.jpg
Johan Lumoindong-20100606-3x4.jpg
Markus Sudarji-20100530-3x4.jpg
Liana Mulyadi-20100523-3x4.jpg

Pdt Benny Kohar

Kita tahu memang hari-hari ini keadaan sekitar kita ada banyak hal yang baik, tapi lebih banyak lagi hal yang tidak baik, yang bahkan tidak sesuai dengan keinginan kita. Menghadapi keadaan seperti itu, mari jangan terpengaruh, tapi juga jangan pasif masa bodoh. Kita harus tahu bahwa dengan kita bertambah umur, kita harus berubah, makin baik, makin benar, dan makin sempurna.

Habakuk 2:3, Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.

Pdt Sandra Suharsa

Tuhan sangat baik dalam setiap hidup kita, dan saya percaya kita semua menerima berkat-berkat yang luar biasa karena Tuhan kita dahsyat.

Ini minggu pertama di bulan Juli, sudah setengah tahun di tahun 2010 ini sudah kita lewati, begitu luar biasanya Tuhan menyertai setiap langkah hidup kita. Tanpa terasa sebentar lagi kita mungkin akan segera disibukkan dengan perayaan-perayaan natal kembali, tapi saya berharap anak-anak Tuhan, jemaat, dan pelayan Tuhan, jangan cuma "napas", cuma Natal-Paskah. Tapi kita mau belajar sesuatu yang berbeda, benar-benar mengerti dan menghargai waktu yang Tuhan berikan dalam hidup kita.

Pdt Ishak Tulus

Ada satu keluarga di Betania, keluarga ini terdiri dari Maria, Marta dan Lazarus. Mereka adalah orang-orang yang mengasihi Tuhan, bahkan Maria pernah meminyaki kaki Yesus dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. Mereka mengasihi Yesus dan Yesus mengasihi mereka.

Sekali waktu, mereka punya problem serius. Lazarus sakit. Lalu mereka mengabari Yesus, "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit." Ketika mendengar kabar itu, Yesus tidak segera datang ke Betania lalu menyembuhkan Lazarus. Tapi justru Yesus dengan sengaja tinggal dua hari lagi di tempat dia berada.