Templat: Halaman Utama2/Ringkasan khotbah: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Leo (bicara | kontrib)
k fmt
Leo (bicara | kontrib)
k upd
Baris 2: Baris 2:
<div style="float:right; width:77%; background:white; padding:1em; -moz-border-radius: .5em; -webkit-border-radius:.5em; -border-radius:.5em;">
<div style="float:right; width:77%; background:white; padding:1em; -moz-border-radius: .5em; -webkit-border-radius:.5em; -border-radius:.5em;">
</noinclude>
</noinclude>
{| style="float:right; background:transparent; width:42%; padding:0.25em; -moz-border-radius:.5em; -webkit-border-radius:.5em; border-radius:.5em; border:2px SteelBlue solid; margin:0 0 1em 1em; border-collapse:collapse;"
{| style="float:right; background:transparent; width:42%; padding:0.25em 0 .25em .25em; -moz-border-radius:.5em; -webkit-border-radius:.5em; border-radius:.5em; border:2px SteelBlue solid; margin:0 0 1em 1em; border-collapse:collapse;"
! style="padding:.5em; border-bottom:1px #ddd dotted;" | <big>[[Project:Daftar khotbah|'''Khotbah lainnya:''']]</big>
! style="padding:.5em; border-bottom:1px #ddd dotted;" | <big>[[Project:Daftar khotbah|'''Khotbah lainnya:''']]</big>


|- valign="center"
|- valign="center"
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; background:#f2f2f2; padding:.25em;" |
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; background:#f2f2f2; padding:.25em;" |
<!--[[Berkas:Daniel Ulaan-20100622-3x4.jpg|35px|border|right|link=Daniel Ulaan]]
[[Berkas:Daniel Ulaan-20100622-3x4.jpg|35px|border|right|link=Daniel Ulaan]]
* <big>'''[[Khotbah:Mengapa kita mengucap syukur?|Mengapa kita mengucap syukur?]]'''</big><div class="divlang listkhotbah2" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Daniel Ulaan|<span style="color:black;">Pdt Daniel Ulaan</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-06-20+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-06-20+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
* <big>'''[[Khotbah:Mengapa kita mengucap syukur?|Mengapa kita mengucap syukur?]]'''</big><div class="divlang listkhotbah2" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Daniel Ulaan|<span style="color:black;">Pdt Daniel Ulaan</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-06-20+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-06-20+7hours}}</span>]]</li></ul></div>


|- valign="center"
|- valign="center"
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; padding:.25em;" |-->
| style="border-bottom: 1px #ddd dotted; padding:.25em;" |
[[Berkas:Johan_Lumoindong-20100606-3x4.jpg|35px|border|right|link=Robert Samuel Johan Lumoindong]]
[[Berkas:Johan_Lumoindong-20100606-3x4.jpg|35px|border|right|link=Robert Samuel Johan Lumoindong]]
* <big>'''[[Khotbah:Hidup dalam pemeliharaan Tuhan|Hidup dalam pemeliharaan Tuhan]]'''</big><div class="divlang listkhotbah2" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Robert Samuel Johan Lumoindong|<span style="color:black;">Pdt Johan Lumoindong</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-06-06+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-06-06+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
* <big>'''[[Khotbah:Hidup dalam pemeliharaan Tuhan|Hidup dalam pemeliharaan Tuhan]]'''</big><div class="divlang listkhotbah2" style="padding:0; margin:0;"><ul><li class="firstlang">[[Robert Samuel Johan Lumoindong|<span style="color:black;">Pdt Johan Lumoindong</span>]]</li><li>[[{{#time:Y|2010-06-06+7hours}}|<span style="color:black;">{{#time: j F Y|2010-06-06+7hours}}</span>]]</li></ul></div>
Baris 46: Baris 46:
-->
-->
|}
|}
<div style="font-size:190%; line-height:100%;">'''[[Khotbah:Karakter yang dewasa|Karakter yang dewasa (''mature character'')]]'''</div>
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1
<div class="divlang" style="margin-bottom:.5em;">
| artikel=Menjadi orang percaya yang tangguh
<ul>
| judul=
<li class="firstlang">'''[[Timotius Adi Tan|Pdt Drs Timotius Adi Tan, MA]]'''</li>
| nama=Sandra Suharsa
<li">Ibadah Raya 1</li>
| namalengkap=Pdt Sandra Suharsa
<li">[[2010|27 Juni 2010]]</li>
| acara=Ibadah Raya 1
</ul>
| tanggal=2010-07-04
</div>
| gambar=Sandra Suharsa-20100703.jpg
[[Berkas:Timotius_Adi_Tan-20100627.jpg|border|350px|Pdt Drs Timotius Adi Tan, MA]]
| judulgambar=
| ringkasan=
Tuhan sangat baik dalam setiap hidup kita, dan saya percaya kita semua menerima berkat-berkat yang luar biasa karena Tuhan kita dahsyat.


Ada banyak khotbah yang berbicara mengenai penyertaan Tuhan, mujizat, pengurapan Tuhan, terobosan, tapi sedikit sekali yang bicara mengenai karakter, padahal karakter adalah segala-galanya dalam hidup kita.
Ini minggu pertama di bulan Juli, sudah setengah tahun di tahun 2010 ini sudah kita lewati, begitu luar biasanya Tuhan menyertai setiap langkah hidup kita. Tanpa terasa sebentar lagi kita mungkin akan segera disibukkan dengan perayaan-perayaan natal kembali, tapi saya berharap anak-anak Tuhan, jemaat, dan pelayan Tuhan, jangan cuma "napas", cuma Natal-Paskah. Tapi kita mau belajar sesuatu yang berbeda, benar-benar mengerti dan menghargai waktu yang Tuhan berikan dalam hidup kita.  
}}
<!--


<div style="font-size:95%;">
-->{| style="background:transparent; margin-top:1em; width:100%;"
{{sabdaweb2v|1 Timotius 4:12}}, '''''Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena <span style="color:Green;">engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya</span>, <span style="color:OrangeRed;">dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu</span>.
</div>
 
Surat ini ditulis oleh Rasul Paulus kepada anak rohaninya, Timotius. Kita akan bedah ayat satu ini, tentang karakter yang dewasa.
 
<div style="font-size:.9em;">'''[[Khotbah:Karakter yang dewasa|Selengkapnya &raquo;]]'''</div>
<!-- --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -->
 
{| style="background:transparent; margin-top:1em; width:100%;"
|- valign="top"
|- valign="top"
| style="border:2px #ccc solid; padding:1em; width:50%" | <div style="font-size:190%; line-height:100%;">'''[[Khotbah:Tuhan tidak pernah terlambat menolong kita|Tuhan tidak pernah terlambat menolong kita]]'''</div>
| style="border:2px #ccc solid; padding:1em; width:50%" |  
 
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1
<div class="divlang" style="margin-bottom:.5em;">
| artikel=Tuhan tidak pernah terlambat menolong kita
<ul>
| judul=
<li class="firstlang">'''[[Ishak Tulus|Pdt Ishak Tulus]]'''</li>
| nama=Ishak Tulus
<li">Ibadah Raya 3</li>
| namalengkap=Pdt Ishak Tulus
<li">[[2010|27 Juni 2010]]</li>
| acara=Ibadah Raya 3
</ul>
| tanggal=2010-06-27
</div>
| gambar=Ishak Tulus-20100627.jpg
[[Berkas:Ishak Tulus-20100627.jpg|border|350px|Pdt Ishak Tulus]]
| judulgambar=
 
| ringkasan=
Ada satu keluarga di Betania, keluarga ini terdiri dari Maria, Marta dan Lazarus. Mereka adalah orang-orang yang mengasihi Tuhan, bahkan Maria pernah meminyaki kaki Yesus dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. Mereka mengasihi Yesus dan Yesus mengasihi mereka.
Ada satu keluarga di Betania, keluarga ini terdiri dari Maria, Marta dan Lazarus. Mereka adalah orang-orang yang mengasihi Tuhan, bahkan Maria pernah meminyaki kaki Yesus dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. Mereka mengasihi Yesus dan Yesus mengasihi mereka.


Sekali waktu, mereka punya problem serius. Lazarus sakit. Lalu mereka mengabari Yesus, '''''"Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit."'''''  Ketika mendengar kabar itu, Yesus tidak segera datang ke Betania lalu menyembuhkan Lazarus. Tapi justru Yesus dengan sengaja tinggal dua hari lagi di tempat dia berada.
Sekali waktu, mereka punya problem serius. Lazarus sakit. Lalu mereka mengabari Yesus, '''''"Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit."'''''  Ketika mendengar kabar itu, Yesus tidak segera datang ke Betania lalu menyembuhkan Lazarus. Tapi justru Yesus dengan sengaja tinggal dua hari lagi di tempat dia berada.
}}


<div style="font-size:.9em;">'''[[Khotbah:Tuhan tidak pernah terlambat menolong kita|Selengkapnya &raquo;]]'''</div>
| style="width:1%" |
| style="width:1%" |
| style="border:2px #ddd solid; padding:1em; width:49%; background:#f2f2f2;" | <div style="font-size:190%; line-height:100%;">'''[[Khotbah:Mengapa kita mengucap syukur?|Mengapa kita mengucap syukur?]]'''</div>
| style="border:2px #ddd solid; padding:1em; width:49%; background:#f2f2f2;" |
{{Halaman Utama2/Ringkasan khotbah1
| artikel=Karakter yang dewasa
| judul=Karakter yang dewasa (''mature character'')
| nama=Timotius Adi Tan
| namalengkap=<small>Pdt Drs Timotius Adi Tan, MA</small>
| acara=Ibadah Raya 1
| tanggal=2010-06-27
| gambar=Timotius_Adi_Tan-20100627.jpg
| judulgambar=Pdt Drs Timotius Adi Tan, MA
| ringkasan=
Ada banyak khotbah yang berbicara mengenai penyertaan Tuhan, mujizat, pengurapan Tuhan, terobosan, tapi sedikit sekali yang bicara mengenai karakter, padahal karakter adalah segala-galanya dalam hidup kita.


<div class="divlang" style="margin-bottom:.5em;">
<div style="font-size:95%;">
<ul>
{{sabdaweb2v|1 Timotius 4:12}}, '''''Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena <span style="color:Green;">engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya</span>, <span style="color:OrangeRed;">dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu</span>.
<li class="firstlang">'''[[Daniel Ulaan|Pdt Daniel Ulaan]]'''</li>
<li">Ibadah Raya 1</li>
<li">[[2010|20 Juni 2010]]</li>
</ul>
</div>
</div>
[[Berkas:Daniel Ulaan-20100620.jpg|border|350px|Pdt Daniel Ulaan dan istri, Ibu Magda Ulaan, melayani dalam Ibadah Raya 1, GBI Danau Bogor Raya pada 20 Juni 2010]]


{{sabdaweb2v|1 Tesalonika 5:18}}, '''''Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.'''''
Surat ini ditulis oleh Rasul Paulus kepada anak rohaninya, Timotius. Kita akan bedah ayat satu ini, tentang karakter yang dewasa.
 
}}
Saudara yang terkasih, saya tadi masuk mempersiapkan hal yang lain, tapi pada waktu duduk, Tuhan suruh saya berbicara mengucap syukur, karena ada beberapa orang di sini yang mengalami tekanan-tekanan sehingga dia tidak bisa mengucap syukur.
 
Allah tidak berkata mengucap syukur ''waktu kamu sedang senang''. Tapi Allah mengatakan mengucap syukur '''''dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu'''''.
 
<div style="font-size:.9em;">'''[[Khotbah:Mengapa kita mengucap syukur?|Selengkapnya &raquo;]]'''</div>
|}
|}
<noinclude>
<noinclude>
</div>
</div>
</noinclude>
</noinclude>

Revisi per 7 Juli 2010 22.38

Khotbah lainnya:
Daniel Ulaan-20100622-3x4.jpg
Johan Lumoindong-20100606-3x4.jpg
Markus Sudarji-20100530-3x4.jpg
Liana Mulyadi-20100523-3x4.jpg
Gagal membuat miniatur: Berkas tak ditemukan
Yohanes Suhendra-20100502-3x4.jpg
20100425 Vera Setiawan-20-3x4.jpg

Pdt Sandra Suharsa

Tuhan sangat baik dalam setiap hidup kita, dan saya percaya kita semua menerima berkat-berkat yang luar biasa karena Tuhan kita dahsyat.

Ini minggu pertama di bulan Juli, sudah setengah tahun di tahun 2010 ini sudah kita lewati, begitu luar biasanya Tuhan menyertai setiap langkah hidup kita. Tanpa terasa sebentar lagi kita mungkin akan segera disibukkan dengan perayaan-perayaan natal kembali, tapi saya berharap anak-anak Tuhan, jemaat, dan pelayan Tuhan, jangan cuma "napas", cuma Natal-Paskah. Tapi kita mau belajar sesuatu yang berbeda, benar-benar mengerti dan menghargai waktu yang Tuhan berikan dalam hidup kita.

Pdt Ishak Tulus

Ada satu keluarga di Betania, keluarga ini terdiri dari Maria, Marta dan Lazarus. Mereka adalah orang-orang yang mengasihi Tuhan, bahkan Maria pernah meminyaki kaki Yesus dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. Mereka mengasihi Yesus dan Yesus mengasihi mereka.

Sekali waktu, mereka punya problem serius. Lazarus sakit. Lalu mereka mengabari Yesus, "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit." Ketika mendengar kabar itu, Yesus tidak segera datang ke Betania lalu menyembuhkan Lazarus. Tapi justru Yesus dengan sengaja tinggal dua hari lagi di tempat dia berada.


Pdt Drs Timotius Adi Tan, MA

Ada banyak khotbah yang berbicara mengenai penyertaan Tuhan, mujizat, pengurapan Tuhan, terobosan, tapi sedikit sekali yang bicara mengenai karakter, padahal karakter adalah segala-galanya dalam hidup kita.

1 Timotius 4:12, Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

Surat ini ditulis oleh Rasul Paulus kepada anak rohaninya, Timotius. Kita akan bedah ayat satu ini, tentang karakter yang dewasa.