Tidak mudah menyerah

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi." (Yosua 1:9)

Pendahuluan

Hari-hari ini adalah hari-hari yang penuh tantangan. Ada ujian, masalah, kesulitan yang memerlukan perjuangan yang keras. Tuhan mau kita menjadi pribadi yang mau bekerja keras, tidak takut/mudah dilemahkan oleh tantangan, tidak mudah menyerah.

Isi dan sharing

// Berserah kepada Yesus // Tubuh, roh, dan jiwaku // Aku ingin s'lalu hidup // Bagi Yesus Tuhanku //
// Aku berserah, aku berserah // Pada Yesus, Juru S'lamat, aku berserah //
// Berserah kepada Yesus // Di kaki-Nya kusujud // Nikmat dunia kutinggalkan // Tuhan, t'rimalah aku //
// Aku berserah, aku berserah // Pada Yesus Juru s'lamat, aku berserah //

Mengapa kita tidak boleh mudah menyerah ?

  1. Tuhan tidak memberi kita roh ketakutan (2 Timotius 1:7)
  2. Sikap mudah menyerah ataupun rasa takut menghadapi sesuatu hanya akan membuat kita kehabisan tenaga dan mematahkan semangat kita. Menyerah: NO! Berserah: YES! Ketika kita berserah, maka Tuhan akan turun tangan.
  3. Immanuel, Allah beserta kita
  4. Percayalah kita tidak sendiri dalam menghadapi sesuatu. Ketika kita hidup dalam iman, kita tahu segala sesuatunya akan mendatangkan kebaikan buat kita (Roma 8:28). Yang penting kita hidup dalam taat dan setia pada-Nya. Jadi percaya saja pada-Nya!
  5. Semua adalah proses untuk mendewasakan kita (Filipi 4:13)
  6. Persamaan antara orang yang sukses dan orang yang gagal adalah keduanya sama-sama berjuang. Tapi yang membedakan orang percaya, dengan orang tidak percaya, adalah bahwa ketika kita diijinkan mengalami kegagalan, orang percaya menyadari bahwa itu adalah proses bagi kita untuk naik ke level yang lebih tinggi. Kegagalan yang kita hadapi dengan iman akan membawa kita kepada kesuksesan.

Kesimpulan dan saling mendoakan

Jangan mudah menyerah ataupun takut saat tantangan datang, tetapi lihatlah ke depan dan jalani dengan penuh antusias, semangat, dan kasih. Hiduplah dengan iman! (Ibrani 11:1).

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. (Ibrani 11:6)

Hanya dengan imanlah, kita memperoleh perkenanan dari Allah. Jangan bersungut-sungut, tetapi bersyukurlah senantiasa. Amin.

Hari-hari ini adalah hari-hari yang penuh tantangan. Ada ujian, masalah, kesulitan yang memerlukan perjuangan yang keras. Tuhan mau kita menjadi pribadi yang mau bekerja keras, tidak takut/mudah dilemahkan oleh tantangan, tidak mudah menyerah.