Unity adalah kunci penuaian terbesar! (Khotbah Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Unity adalah kunci penuaian terbesar!
Niko Njotorahardjo-20110910-3x4b.jpg

Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo

Ringkasan Khotbah
KebaktianIbadah Raya
TanggalMinggu, 6 November 2011
GerejaGBI Jalan Gatot Subroto
TempatJCC Senayan
KotaJakarta

Bulan lalu setelah kebaktian minggu pertama seperti ini saya langsung berangkat ke tanah perjanjian.

Selama 12 tahun terakhir saya selalu ke sana untuk konvokasi doa. Dan setiap kali ke sana, Tuhan selalu mengurapi serta, menuntun saya tentang apa yang harus diperbuat. Setelah itu saya mengimpartasikan pengurapan yang saya terima itu, biasanya kepada lebih dari 150 bangsa-bangsa yang hadir di konvokasi doa tersebut.

Penuaian besar yang akan terjadi

Pada waktu di tanah perjanjian, Tuhan memberikan satu pertanyaan kepada saya, “Apakah kamu mau melihat satu penuaian yang besar yang belum pernah kamu lihat sebelumnya?” Mendengar itu saya langsung menjawab, “Mau Tuhan … mau!” Tuhan lalu berkata, “Baik, Aku akan tuntun kamu sekarang. Nanti setelah selesai Empowered21, setiap kali kamu doa pengerja di SICC sebulan sekali, kamu kumpulkan anak-anak muda. Kamu ajak mulai dari Junior Church ke atas dan setelah kamu lakukan itu, kamu akan melihat penuaian besar yang belum pernah kamu lihat sebelumnya!” Haleluya!

Saudara, Empowered21 sudah selesai, tetapi yang selesai hanya event-nya, namun movement-nya baru dimulai. Kemarin saya di SICC bersama-sama dengan para pengerja ditambah dengan 5.000 anak-anak berumur 12 tahun ke atas bahkan mungkin ada yang berumur 10 tahun juga hadir dalam doa pengerja. Saya melihat ada sesuatu yang luar biasa terjadi. Saya melihat anak-anak yang seperti ini baik yang di choir dan lainnya mereka sudah penuh Roh Kudus, saya kaget dan hanya bisa menangis melihat itu semua. Saya tahu dunia sedang berusaha untuk mengambil anak-anak seusia mereka ini, tetapi sekarang Tuhan Yesus bertindak. Bukan hanya mereka yang akan diselamatkan, tetapi mereka juga akan dipakai untuk membawa banyak teman-temannya datang kepada Yesus! Haleluya!

Saya percaya, untuk beberapa waktu ke depan Tuhan akan terus menerus meminta agar ada unity dari anak-anak, orang muda, orang tua, dan kalau masih ada dengan kakek-nenek bergandengan-tangan. Semula memang ada pengertian yang kurang tepat, bahwa supaya anak-anak tidak mengganggu kebaktian para orang tua, maka dibuatlah kebaktian untuk anak-anak. Tetapi hal itu tidak akan pernah terjadi lagi, sebab Tuhan mau agar sejak kecil mereka dipersenjatai, dan mereka juga bisa menangkap hal itu! Saya percaya akan banyak orang tua yang dimenangkan oleh anak-anaknya. Hari-hari ini Saudara akan melihat bagaimana anak-anak 12 tahun, mungkin 10 tahun ke bawah, atau bahkan anak-anak umur 5 tahun memenangkan orang tuanya. Hari-hari ini akan terjadi, mulai dari anak-anak, pemuda, orang tua serta kakek-nenek akan bergandengan-tangan untuk bergerak dan akan terjadi satu dalam penuaian jiwa besar-besaran yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Amin!

Empowered21

Saudara, Empowered21 pada tanggal 25-28 Oktober yang baru lalu itu sungguh luar biasa. Ada 49 bangsa yang datang. Mereka datang tidak tanggung-tanggung, yang dari Mainland China hadir sekitar 600. Belum pernah terjadi sebelumnya, mereka bisa kebaktian di luar Mainland China dengan jumlah sebanyak itu. Jadi ini baru terjadi di SICC! Haleluya!

Dari Vietnam lebih dari 300 orang, dari Filipina hadir 170 orang, dari Thailand meskipun dikepung banjir mereka tetap berusaha datang sekitar 170-180 orang. Pada waktu mereka memperkenalkan diri, ternyata ada yang datang dari Mongolia, dari Buthan, Kyrgyzstan, Uzbekistan dan banyak negara yang berakhiran tan…tan…tan… datang pada waktu itu, dan itu luar biasa. Ketika mereka pulang, mereka mendapatkan “Api” yang ada di SICC. Bangsa-bangsa yang datang itu tahu bahwa mereka membawa pulang “Api Kebangunan Rohani”. Amin!

Beberapa hari setelah sampai di negaranya masing-masing, mereka mengirimkan surat dan berkata, “Belum pernah kami lihat seperti itu!” Yang paling menarik adalah kesaksian seorang worship leader dari Amerika yang terkenal secara internasional, bernama Ricardo Sanchez. Dia belum pernah ke Asia sebelumnya. Dalam suratnya yang dia tulis di Charisma News, semula dia berpikir bahwa Amerika itu yang paling dahsyat, tetapi setelah dia datang ke SICC, dia katakan ternyata apa yang ada di sini itu lebih daripada apa yang ada di Amerika. Dan dia juga berkata bahwa sesungguhnya dirinyalah yang diberkati! Haleluya!

Saudara, sesungguhnya Roh Kudus sedang dicurahkan luar biasa di Asia, dan Asia akan menjadi ‘trigger’ untuk kebangunan rohani di benua-benua lain. Dan kita semua sudah mengerti serta sepakat tentang pentingnya unity di Asia. Dan saya percaya melalui Empowered21 yang adalah suatu jaringan ini, maka movement tersebut baru dimulai.

Saya ingat pada sesi terakhir, waktu itu adalah bagian saya sebagai penutupan. Begitu saya naik ke atas mimbar dan mulai mengangkat tangan serta berbahasa roh, tiba-tiba tidak bisa dibendung lagi, semua orang berbahasa roh karena dilawat Tuhan dan pengurapan-Nya turun ketika itu. Saya ingat bagaimana Ibu Cindy Jacobs yang tadinya duduk di depan tiba-tiba bangun berdiri lalu berteriak-teriak, “Tuhan Yesus datang! Tuhan Yesus datang!”, kemudian dia berlari ke sana dan lari ke sini.

Ternyata dia mendapatkan penglihatan yang mau disampaikannya saat itu. Tetapi saya ingat, oleh Billy Wilson belum diperkenankan, supaya jangan menghentikan lawatan Tuhan yang sedang berlangsung luar biasa ketika itu. Baru setelah itu dia menyampaikan kepada saya apa yang dilihatnya.

Nubuatan saat Empowered21

Ada 4 hal yang Ibu Cindy Jacobs terima dari Tuhan pada sesi terakhir ketika itu:

  1. Pada waktu sedang menyembah, dia mendengar ada suara gemuruh seperti hujan datang. Dan Tuhan berkata, “Sesungguhnya Aku sedang mengawinkan hujan awal dan hujan akhir!” Hujan awal dan hujan akhir turun bersama-sama! Artinya, ada penuaian besar! Penuaian besar! Haleluya!
  2. Ada sebuah cawan ukupan yang besar di langit penuh dengan kemenyan. Tiba-tiba ada tangan yang besar, yaitu tangan Tuhan yang bergerak mengibaskan cawan ini ke arah Asia. Saudara, cawan ukupan seperti ini harus diterjemahkan ke dalam 2 hal, yaitu:
    • Berbicara tentang cawan doa. Asia akan dilawat doa luar biasa! Doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam akan melawat Asia.
    • Berbicara tentang murka Allah. Ini adalah goncangan seperti tertulis dalam Wahyu 8.
  3. Ada Singa dari Yehuda yang menggelengkan kepala serta mengibaskan bulu di kepala-Nya, kemudian tiba-tiba Dia mengaum dengan keras. Lalu apa yang terjadi? Ternyata dunia digoncangkan. Apa yang bisa digoncangkan akan Tuhan goncang! Tetapi satu yang tidak bisa digoncangkan, yaitu KERAJAAN ALLAH! Ada berapa banyak anggota Kerajaan Allah di tempat ini? Amin!
  4. Lalu pada waktu itu keluar firman Hagai 2:7-10, “Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir ke Rumah-Ku.”

    Ada berapa banyak yang menjadi rumah Tuhan di sini? Amin! “Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam dan Aku akan memberi damai sejahtera kepada gereja-Ku!” Haleluya!

  5. Melalui Empowered21 Asia, suatu benih untuk tuaian yang sangat besar itu sedang dikandung, “Perhatikan apa yang akan terjadi 9 bulan setelah ini!” Mari Saudara perhatikan dan lihat, saya percaya akan ada sesuatu yang luar biasa yang akan terjadi! Yaitu satu penuaian jiwa yang belum pernah kita pikirkan. Amin!

Waktu saya ada di tanah perjanjian, Tuhan berkata, “Kamu sudah mengalami penuaian, tetapi itu masih baru seujung kuku saja dan kamu belum melihat penuaian yang besar. Tetapi sebentar lagi kamu akan melihat apa yang belum pernah kamu lihat dengan mata, belum pernah didengar oleh telinga dan yang belum pernah timbul dalam hati, semua akan disediakan bagi orang yang mengasihi Dia!” Karena itu Tuhan katakan bahwa Tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Promosi, tetapi Tahun 2012 adalah Tahun Perkenanan Tuhan! The Year of Lord’s Favor! Haleluya!

Bagaimana agar penuaian besar terjadi?

Setelah Tuhan menuntun saya untuk suatu penuaian jiwa yang besar melalui unity dari antar generasi, kemudian saat di tanah perjanjian Tuhan membawa saya ke Gunung Karmel. Tuhan berbicara kepada saya. Gunung Karmel adalah tempat Elia mengalahkan nabi-nabi Baal, sehingga orang Israel bertobat pada waktu itu. Pada zaman tersebut raja Ahab dia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan melebih daripada pendahulu-pendahulunya. Dia kawin dengan Izebel serta menyembah Baal. Memang raja Ahab yang berbuat, tetapi yang ‘kena’ adalah seluruh bangsa Israel. Mereka mengalami kekeringan selama 3½ tahun dan mereka sangat menderita. Singkat cerita, melalui Elia orang Israel bertobat. Ini adalah pertobatan sebuah bangsa dan bukan hanya pertobatan sekelompok orang. Dan pertobatan yang seperti itulah yang akan kita lihat, dan inilah arti dari penuaian jiwa yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

Apa rahasianya sehingga orang Israel bertobat? Rahasianya adalah karena API KEMULIAAN TUHAN TURUN! Mengapa Api Kemuliaan Tuhan turun? Jawabannya adalah karena DOA ELIA. Doa Elia dijawab oleh Tuhan. Apakah Saudara mau doanya dijawab Tuhan? Amin!

Apa yang dilakukan oleh Elia sehingga doanya dijawab? Berikut adalah rahasia bagaimana supaya penuaian besar itu terjadi, dan bagaimana supaya doa-doa kita untuk perkara yang besar Tuhan kabulkan.

#1 Elia menantang nabi-nabi Baal

Saudara, ke depan ini akan penuh dengan peperangan rohani melawan penguasa-penguasa di udara. Dalam 5 tahun terakhir saya pelayanan healing, saya betul-betul mengalami peperangan rohani yang dahsyat. Tetapi saya tidak pernah mundur atau takut. Saya katakan kepada iblis yang coba untuk hantam saya melalui bermacam-macam cara, “Iblis, kamu bisanya cuma begini? Percuma! Toh’ saya datang ke sana banyak kesembuhan dan pertobatan yang terjadi!”

Saudara, baru-baru ini ketika saya baru mulai menyuruh anak-anak dari Junior Church yang berumur 11-12 tahun berkumpul di SICC untuk diurapi, sesuatu terjadi dengan cucu saya, Bryan berumur 12 tahun. Apa yang terjadi? Dua hari sebelum berkumpul, di sekolahnya, sewaktu bersama teman-temannya bermain ayunan, entah bagaimana tiba-tiba dia terjatuh dari ketinggian beberapa meter dan tidak bisa bangun. Di rumah dia teriak-teriak kesakitan. Karena tidak tahan sakitnya akhirnya dibawa ke dokter. Waktu itu saya tidak tahu akan kejadian tersebut. Pada hari Jumat malamnya saya baru tahu. Setelah diperiksa dan difoto, dokter berkata bahwa tulang ekornya ada yang retak. Pantas saja cucu saya menangis terus kesakitan dan tidak bisa jalan. Ketika anak saya membawa cucu saya untuk double-check ke rumah sakit dan dokter yang lain, di tengah perjalanan cucu saya menelepon saya dan saya bertanya apakah masih sakit? Dan dia menjawab, “Ya, masih sakit”. Lalu saya mengajaknya untuk berdoa bersama. Saya katakan, “Bryan, mujizat masih ada! ” Dan sambil menahan sakit dia menjawab, “Ya, Opa!” Kemudian saya berdoa, “Dalam Nama Tuhan Yesus, sembuh! Dalam Nama Tuhan Yesus, sembuh! Mujizat masih ada! Mujizat masih ada! Amin!”

Tahukah Saudara apa yang terjadi? Ternyata setelah diperiksa, dokter dari rumah sakit yang lain berkata, “Oh, ini cuma memar. Ini cuma memar dan tidak ada keretakan sama sekali!” Dan begitu dokter tersebut berkata bahwa itu cuma memar kepada Bryan, tiba-tiba sakitnya yang luar biasa itu hilang dan dia langsung berjalan normal. Dan kalau ada sakit itu pun hanya sedikit karena memarnya tadi. Tuhan Yesus luar biasa! Mujizat -Nya masih ada!

Saudara, yang seperti inilah yang berusaha untuk menghalangi, tetapi kita harus berani menantang Iblis dan tidak usah takut sebab kemenangan pasti ada di pihak kita dan lakukan yang benar di hadapan Tuhan. Ini penting! Kalau Saudara mau doamu dijawab oleh Tuhan dan melihat sesuatu yang besar, maka seperti Elia, kita harus berani menantang nabi Baal.

#2 Elia memperbaiki mezbah Tuhan yang telah diruntuhkan

Bagaimana cara Elia memperbaiki mezbah Tuhan tersebut?

  • Unity
  • Elia mengambil 12 batu dan disusunnya menjadi mezbah. 12 batu itu melambangkan kedua belas suku Israel. Artinya, mereka dipersatukan atau unity. Inilah kunci pertamanya, yaitu unity. Hal ini akan saya bicarakan lebih lanjut nanti sebab ini sangat penting!

  • Mempersembahkan korban
  • Elia menyembelih lembu dan memotong-motongnya serta meletakkannya di atas kayu api dan mempersembahkannya sebagai korban. Saudara, Tuhan mau tubuh ini dipersembahkan sebagai korban yang hidup yang kudus dan yang berkenan kepada Tuhan, itu adalah ibadahmu yang sejati (Roma 12:1). Amin!

  • Memberikan sesuatu yang mahal kepada Tuhan secara berlimpah-limpah
  • Elia mengambil 4 buyung lalu diisi air sampai penuh kemudian disiramkan ke atas mezbah, dan itu dilakukannya sampai 3 kali. Berarti ada 12 buyung air yang disiramkan ke atas mezbah. Saudara, air pada waktu itu merupakan barang yang langka. Mungkin nilainya lebih mahal daripada emas, karena 3½ tahun tidak pernah hujan. Tetapi untuk Tuhan, Elia mempersembahkan yang sangat mahal secara berlimpah-limpah!

    Ini adalah kunci ketiga, yaitu kita diminta untuk mempersembahkan sesuatu yang mahal kepada Tuhan.

    Saya percaya sesuatu yang mahal itu berbeda-beda bagi masing-masing orang. Mungkin bagi seseorang keuangan adalah sesuatu yang mahal, mungkin bagi yang lain tidak. Yang mahal itulah yang Saudara persembahkan kepada Tuhan.

    Tetapi pengampunan juga bisa menjadi sesuatu yang mahal bagi Saudara. Hari ini mungkin Saudara berkata, “Saya kalau pada yang satu ini, ampun deh! Lihat mukanya saja sudah ‘neg’. Jadi, sorry kalau sama yang satu ini saya tidak bisa untuk melepaskan pengampunan”. Tetapi Tuhan bicara, “Justru kepada orang ini kamu harus melepaskan pengampunan!” Mungkin Saudara sedang bertanya-tanya hari ini, “Kenapa ini terjadi dalam hidup saya? Mengapa rasanya ini tidak selesai-selesai? Kenapa hal ini sepertinya dihambat? Bisnis yang hampir ‘goal’ tiba-tiba batal, kenapa ya?” Mungkin jawabannya di sini, yaitu masalah pengampunan.

    Saudara, untuk mengampuni itu hanyalah kemauan. Mungkin Saudara tidak bisa mengampuni, tetapi kemauannya masih ada, oleh sebab itu Tuhanlah yang membuatnya bisa. Yang penting adalah niat atau tekadnya. Hari ini Tuhan mau kita mempersembahkan sesuatu yang mahal dan saya percaya Saudara akan melihat kemuliaan Tuhan turun dalam kehidupan Saudara sekeluarga. Amin!

Unity

#1 Unity antar sesama, bangsa, dan lintas generasi

1- Pertama: Saya melihat akhir-akhir ini masalah unity ini sangaaaaat penting! Baik unity antara satu dengan yang lain yang mana sudah saya singgung tentang masalah pengampunan tadi. Untuk unity itu sebenarnya mudah, hanya diperlukan sedikit saja kerendahan hati. Kalau mau saja sedikit merendahkan hati, maka orang itu bisa untuk unity. Dan kembali kepada masalah pengampunan, kalau masih ada kepahitan atau ganjalan, maka akan susah untuk unity. Untuk itu hanya diperlukan kerendahan hati.

Sama halnya dengan gereja-gereja dan saya sering memberikan kesaksian bagaimana gereja ini dibawa Tuhan untuk unity. Dan memang gereja ini diberikan visi oleh Tuhan untuk menjadi alat dalam merestorasi Pondok Daud. Tuhan merestorasi Pondok Daud supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini, ... (Kisah 15:17). Dengan kata lain, Tuhan Yesus merestorasi Pondok Daud supaya setiap lutut bertelut, setiap lidah mengakuYesus adalah Tuhan!

Saudara, apa itu Pondok Daud?

Mari perkatakan bersama saya, Pondok Daud adalah doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam. Orang yang berdoa, memuji dan menyembah tetapi tanpa unity itu tidak ada artinya.

Pada waktu Empowered21 Asia yang baru lalu itu saya melihat unity di antara bangsa-bangsa di Asia dan hadirat Tuhan serta pengurapan Tuhan yang turun itu tidak sama karena Tuhan menambahkan-Nya. Pada waktu kita unity, maka ada sesuatu yang lain dari biasanya itu turun dan semua yang hadir itu menyadari akan hal ini.

Begitu pula dengan doa pengerja kemarin di mana bukan hanya 3 generasi yang hadir, tetapi ada 4 generasi. Mengapa? Karena tanpa disangka-sangka ayah rohani atau bapa rohani saya, yaitu TL Lowery dari Amerika datang, yang mana sekarang berada di Senayan City. Beliau sekarang berusia 83 tahun, dan dulu dipakai pada zamannya Oral Roberts. Jadi ketika Oral Roberts memulai pelayanan kesembuhan di tenda-tenda, beliau pun sama juga. Selisih usia mereka adalah 10 tahun, tetapi karena beliau berada di Church of God, itu membuatnya terikat dengan organisasi, sehingga Oral Roberts bisa meneruskan pelayanannya lebih jauh, sedangkan beliau tidak bisa. Tetapi pada waktu itu pun beliau dipakai dengan luar biasa. Beliau juga menulis 38 buku, di mana 6 di antaranya diberikan kepada saya. Saya ingat beberapa tahun yang lalu ketika beliau berdoa untuk saya, sebagai bapa rohani dia berkata, “Semua yang ada padaku, semua yang aku miliki, aku berikan kepadamu!”

Saya percaya kalau saya bisa pelayanan ‘healing’ sampai dengan hari ini, itu salah satunya karena di-impartasikan dari ayah rohani saya.

Jadi dalam doa pengerja kemarin bukan hanya 3 generasi yang hadir, tetapi 4 generasi! Tadinya yang dimaksud 3 generasi itu dimulai dari saya, generasi anak saya dan generasi cucu saya, ternyata orang tua saya secara rohani pun datang sehingga 4 generasi-lah yang hadir ketika itu! Begitu kita menyembah bersama-sama, saya hanya bisa menangis menyaksikan anak-anak Junior Church menyembah dan berbahasa roh. Mereka yang berumur 10-11 tahun bahkan berbahasa roh dan lebih kencang dari orang yang tua. Kemarin pun saya katakan, “Maaf sebelumnya, apakah Anda tidak malu melihat hal ini?” Tetapi rupanya itu maksud Tuhan, supaya orang tua yang menganggap dirinya sudah tua itu sadar, bahwa ternyata tua secara umur kronologis itu tidak sama dengan tua secara rohani!

Hari-hari ini, saya mau katakan bahwa ada sesuatu yang luar biasa akan terjadi, dan saya berdoa supaya apa yang saya terima, juga Saudara terima. Dan pengurapan itu yang akan mengajar Saudara. Amin!

#2 Penglihatan tentang lahirnya prajurit Tuhan

2 - Yang kedua tentang unity dan tolong Saudara perhatikan tanggal berikut ini. Pada Januari 1979, ada seorang nabi bernama Bob Jones. Bob Jones adalah seorang nabi yang katakanlah ‘hebat’, karena apa yang dinubuatkannya itu selalu pas dan jarang sekali meleset.

Suatu kali dia mendapat penglihatan, ada sebuah pantai yang berpasir dan dia melihat ada rasul-rasul dan para pemimpin-pemimpin besar dari berbagai generasi berkumpul di sana. Kemudian mereka semua memasukkkan tangannya ke dalam pasir dan pada waktu memasukkan tangannya ke dalam pasir itu mulut mereka bergumam begini, “Apakah ini saatnya ya? Apakah janji Tuhan itu buat kita ya?” Lalu masing-masing menarik tangannya kembali keluar dari pasir. Dan ternyata mereka mendapat sebuah kotak seperti kotak sepatu yang sudah usang. Kemudian mereka semua membuka kotak itu untuk melihat isinya, namun ternyata isinya kosong! Dan akhirnya mereka mengerti bahwa janji Tuhan bukan untuk generasi mereka.

Tiba-tiba Tuhan berkata kepada Bob Jones, “Sekarang giliran kamu memasukkan tanganmu ke dalam pasir!”, tetapi Bob Jones menjawab, “Tetapi Tuhan, mereka sudah membuka dan kosong semua”. Namun Tuhan tetap menyuruhnya dan Bob Jones taat serta memasukkan tangannya ke dalam pasir dan mengeluarkan sebuah kotak yang sama, tetapi begitu dia membukanya ternyata ada isinya! Dan isi-nya adalah sebuah tulisan yang berkata begini, “Selamat! Anda telah terdaftar sebagai prajurit Tuhan! Selamat!”

Kemudian Tuhan berkata kepada Bob Jones, “Pesan yang seperti ini akan Aku berikan kepada para pemimpin kalau harga pengiriman surat itu (perangkonya) adalah 20 sen”. Pada waktu Januari 1979 itu biaya pengiriman surat adalah 11 sen, kemudian pada 13 Oktober 1981 (30 tahun yang lalu), ternyata ongkos pengiriman surat itu benar-benar menjadi 20 sen!

Pada waktu itulah Tuhan berbicara kepada Bob Jones, “Setiap orang sebelum menjadi prajurit Tuhan harus dipersiapkan seperti bayi dalam kandungan, yaitu 9 bulan. (Jadi, sebelum menjadi prajurit Tuhan, seseorang pasti mempunyai masa persiapannya untuk itu).

Ketika mereka mencapai umur yang dewasa, Aku akan melepaskan mereka dengan kuasa. Aku akan memperlengkapi mereka dengan perlengkapan senjata-Ku di Sorga. Semua karunia akan Aku berikan kepadanya, tidak ada yang tahan terhadap mereka. Mereka akan menarik turun perbendaharaan Rumah Tuhan (ini tentang berkat) dan tidak ada rasa takut kepada musuh. Mereka akan memuliakan Aku lebih dari yang pernah ada. Mereka akan mewakili Aku dalam hal kekudusan dan belas-kasihan!”

Prajurit tuhan yang dewasa

Saudara, Tuhan berjanji bahwa akan muncul satu prajurit yang dewasa, dan kalau ini muncul Tuhan katakan, akan terjadi penuaian se-perti yang Tuhan janjikan tadi, yaitu penuaian yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga dan belum pernah timbul dalam hati. Amin!

Nah Saudara, nubuatan tadi terjadi pada 13 Oktober 1981, jadi ketika 13 Oktober 2011 sudah 30 tahun nubuatan tersebut. Kita tahu bahwa Tuhan Yesus mulai melayani ketika berumur 30 tahun. Tuhan Yesus mulai menjadi tentara Tuhan yang luar biasa pada waktu berumur 30 tahun. Jadi, 30 tahun ini mewakili umur kedewasaan.

Kita semua tahu bagaimana pelayanan Tuhan Yesus begitu luar biasa dan Dia bisa menjungkir-balikkan dunia.

Tetapi bagaimana prosesnya setelah Tuhan Yesus masuk menjadi prajurit yang gagah perkasa?

  1. Tuhan Yesus dibaptis
  2. Ini adalah langkah pertama di mana Dia datang kepada Yohanes Pembaptis dan minta dibaptis. Tetapi awalnya Yohanes Pembaptis mencegah-Nya dan berkata, “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanespun menuruti-Nya. ({{sabdaweb2v|Matius 3:13-15). Jadi Tuhan Yesus dibaptis itu karena Dia menuruti firman Tuhan.

  3. Roh Kudus turun ke atas Tuhan Yesus
  4. “Sesudah dibaptis, Tuhan Yesus keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku (Putra-Ku) yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Matius 3:16–17).

    Putra di sini dalam bahasa Gerika-nya adalah Huios, yang berarti dewasa, dan bukan Teknos yang artinya anak-anak.

    Saudara, apa rahasianya untuk menjadi dewasa secara rohani? Rahasianya adalah: Firman dan Roh Kudus harus unity!

    Jadi, seseorang yang Huios tidak ditentukan secara umur kronologis. Misalnya, karena sudah berumur 50 tahun maka dia sudah huios. Itu belum tentu! Yang menentukan huios seseorang adalah seberapa jauh unity di antara Firman Tuhan dan Roh Kudus di dalam orang tersebut. Dan Tuhan katakan bahwa Saudara akan melihat banyak anak-anak yang berusia 11-12 tahun yang sudah huios! Karena apa? Karena mereka melakukan Firman Tuhan dan mereka dipenuhi oleh Roh Kudus. Haleluya!

Dan hari-hari ini penggenapan dari apa yang dinubuatkan oleh Bob Jones 30 tahun yang lalu, yang diterimanya dari Tuhan, kita percaya akan terjadi!

Kalau orang-orang yang seperti tadi disebutkan itu muncul, maka penuaian besar yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga dan belum pernah timbul dalam hati, semua itu akan kita saksikan. Amin!

#3 Unity antara gereja lama dan gereja baru

3 - Yang ketiga tentang unity, ada seorang yang dipakai Tuhan luar biasa di Inggris bernama Smith Wigglesworth. Pada tahun 1947 dia bernubuat demikian, “Selama beberapa dekade mendatang akan ada 2 gerakan Roh Kudus yang akan terjadi.

  • Yang pertama, gerakan Roh Kudus yang membuat gereja menerima restorasi baptisan dan karunia-karunia Roh Kudus.
  • Yang kedua, gerakan Roh Kudus akan membuat jemaat meninggalkan gereja yang lama untuk membuka gereja-gereja yang baru!”

Setiap gerakan itu pasti menimbulkan kebangunan rohani dan orang-orang akan berkata, “Itu kebangunan rohani!”, namun bukan begitu! Tetapi justru gerakan Roh Kudus yang pertama dan kedua itu akan membawa kebangunan rohani seperti yang dikatakan tadi, yaitu apa yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga dan belum pernah timbul dalam hati.

Dan Smith Wigglesworth berkata, “Nanti kalau era penanaman gereja baru itu sudah mulai agak reda, maka akan ada satu peristiwa yang terjadi, yaitu ada ‘unity’ di antara gereja yang menekankan Firman (gereja lama) dan gereja yang menekankan Roh Kudus (gereja baru)”.

Jadi, kalau hal ini sudah mulai kita lihat, maka tunggu saja karena penuaian besar pasti terjadi!

Saudara, ketika membaca nubuatan Smith Wigglesworth ini, saya menangis karena semua ini telah saya alami dan gereja ini alami! Pada waktu ada gerakan restorasi baptisan dan karunia Roh Kudus, saya dulu paling anti dengan bahasa roh atau karunia Roh. Saya berkata, “Apa itu? Itu sesat!” Tetapi kemudian gerakan Roh Kudus membuat saya menerima restorasi baptisan dan karunia Roh Kudus.

Hal yang kedua tentang fenomena gerakan Roh Kudus, di mana jemaat dari gereja lama meninggalkan gerejanya dan membuka gereja-gereja baru, bukankah itu yang sudah kita alami? Amin!

Sekarang era penanaman gereja baru sudah mulai reda, walau pun itu bukan berarti kita berhenti menanam gereja. Suara atau gaung-nya memang sudah tidak seperti dulu lagi. Tetapi pada waktu itu, yang menjadi sasarannya memang saya, di mana kalau dari pihak kita membangun gereja, misalnya di Papua, maka yang dimaki-maki itu adalah saya. Tetapi sekarang sudah tidak lagi, mengapa? Karena sekarang kita sudah mulai ada unity dan banyak melakukan pendekatan untuk unity dengan gereja-gereja lain. Era penanaman gereja itu sudah mulai reda dan fenomena seperti apa yang disebutkan tadi, yaitu unity di antara gereja yang lama dengan gereja yang menekankan Roh Kudus itu terjadi, dan kita semua telah mengalaminya.

Saudara, saya sering mengadakan pelayanan ‘healing’ di tempat-tempat yang ‘host’-nya adalah gereja-gereja lama, tetapi kalau Saudara lihat mereka bisa menyanyi dan menyembah Tuhan seperti kita, sehingga Saudara tidak akan tahu siapakah mereka. Seringkali dalam pelayanan seperti itu, 90% atau bahkan 99% dari mereka berasal dari gereja lama. Tetapi mereka ada unity dengan kita, sehingga Saudara akan kaget kalau melihatnya. Tetapi janganlah sampai “yang terdahulu menjadi yang terkemudian”.

Begitu pula dengan kemarin pada saat Empowered21 banyak ketua-ketua umum Sinode yang hadir. Kalau pun ketua umumnya tidak bisa hadir, maka mereka mengirimkan utusan-utusannya dari gereja-gereja lama, dan mereka datang meskipun mereka tahu bahwa ini berbicara tentang Roh Kudus. Saya sempat bertanya apakah mereka hanya hadir 1 hari untuk menghormati saya? Ternyata tidak! Karena mereka dari awal sampai akhirnya ada di sana.

Inilah seperti apa yang dinubuatkan Smith Wigglesworth, bahwa akan ada unity di antara gereja yang lama (yang menekankan Firman Tuhan) dengan gereja baru (yang menekankan Roh Kudus). Dan kalau ini sudah menjadi satu dan ada unity di antara keduanya, maka kita akan melihat satu kebangunan rohani yang belum pernah kita pikirkan akan terjadi! Amin!