Otoritas dan kuasa yang dahsyat memasuki Pentakosta ketiga (12 Weeks of Wholeness) (Khotbah Pdt Sutadi Rusli)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Logo 12 Weeks of Wholeness.jpg
Otoritas dan kuasa yang dahsyat memasuki Pentakosta ketiga (12 Weeks of Wholeness)
Sutadi Rusli-20130804-3x4.jpg

Pdt Sutadi Rusli

Ringkasan Khotbah
KebaktianIbadah Raya
TanggalSabtu, 24 Agustus 2013
GerejaGBI Danau Bogor Raya
TempatGraha Amal Kasih
KotaBogor

Shalom, saya sangat percaya setiap kita diberkati Tuhan. Amin! Saya percaya apa yang Saudara lakukan berdoa setiap bulan satu kali dalam 12 Weeks of Wholeness itu tidak ada yang sia-sia. 1 Korintus 15:58, Persekutuan di dalam Tuhan tidak sia-sia. Amin! Waktu Saudara bersekutu di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, pasti ada kekuatan, pertolongan, pasti ada berkat Tuhan!

Dalam 12 Weeks of Wholeness bulan lalu, ada satu tema yaitu kelimpahan. Dan pada bulan ini, adalah Otoritas dan kuasa yang dahsyat Tuhan berikan memasuki Pentakosta yang ketiga.

Pentakosta yang ketiga

Ada apa dalam Pentakosta yang ketiga atau Gelombang yang ketiga? Kenapa kita memerlukan otoritas dan kuasa yang lebih dahsyat lagi? Dalam Pentakosta yang ketiga ada peperangan rohani. Haleluya! Dalam Pentakosta yang ketiga ada tanda-tanda ajaib dan mujizat yang luar biasa. Amin! Dalam Pentakosta yang ketiga kita akan merebut jiwa-jiwa dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Dalam Pentakosta yang ketiga, kita merebut kekayaan orang fasik bagi Gereja Tuhan. Dalam Pentakosta yang ketiga, ada rapture, kedatangan Tuhan untuk menjemput gereja Tuhan.

Untuk itu Tuhan mau memberikan otoritas dan kuasa yang lebih dahsyat lagi memasuki Pentakosta yang ketiga.

Pengurapan dari Yang Kudus

Dalam 1 Yohanes 2:20, setiap pribadi kita orang-orang percaya, sudah terima pengurapan dari Tuhan. Pengurapan itu sudah ada dalam setiap diri orang percaya. Saudara yang dikasihi Tuhan, Tuhan Yesus sendiri sebelum diurapi, Dia tidak melakukan mujizat. Tapi setelah diurapi dalam Matius 3:16, pada waktu menerima pengurapan dari Bapa di Sorga, Roh Kudus mengurapi, Dia mulai melakukan perkara-perkara ajaib, mujizat demi mujizat sungguh terjadi melalui kehidupan Tuhan Yesus Kristus. Kita semua sudah diurapi oleh Tuhan Yesus Kristus, ada banyak perkara ajaib dalam hidup Saudara. Amin!

• Diurapi menjadi saksi

Saudara yang dikasihi Tuhan, lalu buat apa kita diurapi? Selain mempersiapkan Pentakosta yang ketiga, Tuhan ingatkan kepada kita, kita menerima pengurapan supaya kita menjadi saksi. Kisah 1:8, Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Saudara, kita terima pengurapan untuk kita menjadi saksi bagi Kristus!

• Diurapi menjadi berkat bagi banyak orang

Kisah 10:38, yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Saya ulangi, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Selain menjadi saksi, apa lagi tugas kita setelah menerima pengurapan? Yaitu hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang! Berbuat baik bagi banyak orang.

• Diurapi dengan penyertaan tanda-tanda ajaib

Markus 18:16-18, Tanda-tanda ini akan menyertai orang percaya ...

Ada tanda-tanda ajaib menyertai akan apapun juga baik dalam pekerjaan, tugas, Tuhan menyertai kita. Siapa di sini yang orang percaya? Kita semua orang percaya! Amin! Ada tanda-tanda ajaib menyertai perjalanan Saudara. Jadi Saudara harus percaya di dalam diri kita ada Roh Kudus. Ada otoritas yang Tuhan berikan untuk kita, sehingga ketika kita tumpang tangan, maka orang sakit pun sembuh.

• Diurapi Roh Kudus

Untuk apa lagi kita menerima pengurapan Tuhan?

1 Yohanes 4:4, Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

Roh di dalam Saudara dan saya, lebih besar dari segala roh yang ada di dalam dunia ini! Amin!

Untuk apa diberikan otoritas dan kuasa?

Ada yang bertanya, buat apa kita diberikan otoritas dan kuasa? Untuk apa? Saudara yang dikasihi Tuhan, saya kasih gambaran saja secara sederhana. Kalau Saudara memiliki sebidang tanah, Saudara pegang sertifikat tanah tersebut. Ditulis jelas, nama pemilik tanah itu. Tapi ternyata waktu datang ke tempat tanah Saudara, tanah itu diduduki orang lain yang bertempat tinggal di tempat itu, membangun rumah semi permanen, ilegal, di atas tanah Saudara. Saudara bisa nikmati tanah itu atau tidak? Tidak bisa. Tanah itu sekedar surat, sebagai pemilik, secara de yure. Tapi secara de facto, faktanya, kenyataannya, tanah itu tidak bisa Saudara nikmati. Lalu bagaimana caranya? Pergi ke Pengadilan, lalu dengan kekuatan Pengadilan, Saudara kumpulkan polisi, Satpol PP, Saudara bebaskan tanah itu, keluarkan semua orang-orang itu dari tanah Saudara. Sehingga Saudara bisa menikmati tanah itu. Bukan secara de yure saja tapi juga de facto bisa bangun rumah di tanah Saudara.

Saudara yang dikasihi Tuhan, 2000 tahun yang lalu, Tuhan secara yuridis sudah memberikan kesembuhan bagi setiap orang percaya. Bilur-bilur Yesus sudah menyembuhkan Saudara 2000 tahun yang lalu. Tetapi secara nyata, Saudara masih sakit. Secara de facto, faktanya, Saudara masih sakit. Bagaimana supaya memperoleh apa yang Tuhan sudah deklarasikan, "Dengan bilur-bilur-Ku kamu sudah sembuh!"? Tidak ada cara lain, kita memiliki iman percaya dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Waktu kita memiliki iman, secara de facto kita rebut kembali kesehatan kita, sakit penyakit itu dibuang dalam nama Tuhan Yesus Kristus, dan Saudara mengalami kesembuhan dalam nama Tuhan Yesus Kristus!

Itulah gunanya kita diberikan otoritas dan kuasa oleh Tuhan. Untuk merebut jiwa-jiwa, kekayaan orang-orang fasik, menguasai semuanya, apa yang dikuasai Iblis kita rebut kembali dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Kesehatan kita rebut kembali dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Keuangan kita rebut kembali dalam nama Yesus Kristus, jiwa-jiwa kita rebut dalam nama Yesus Kristus. Secara yuridis sudah kita terima, dan kita rebut karena ada kuasa dan otoritas yang Tuhan berikan buat kita!

Ayin Dalet: Open Doors

Beberapa hari ke depan tepatnya 4 September 2013 adalah Tahun Baru Yahudi, Rosh Hashanah, berpindah dari tahun 5773, menjadi 5774. Kalau sekarang 5773 memiliki nama Ayin Gimel, nanti 5774 adalah Ayin Dalet.

Apa pengertian Ayin Dalet? Open Door. Pintu yang terbuka! Ayin Dalet berbicara mengenai opportunity, kesempatan. Luar biasa. Nanti bulan September 2013 tema kita adalah menggali sumur-sumur rohani, kita menuju ke satu kota yang Tuhan tuntun, yaitu kota Soe, untuk kita mengadakan KKR di sana. Pintu sudah Tuhan persiapkan. Pada 12-12-12, pintu berkat, mujizat, dan penuaian sudah Tuhan berikan kepada kita.

Iblis berusaha menghalangi kita membuka pintu ini. Iblis berusaha untuk merusak atau memblokir pintu Saudara. Tapi puji Tuhan, hari-hari ini Tuhan sudah membuat semua dibuka dalam nama Tuhan Yesus Kristus! Pintu-pintu, kunci-kunci, handle, segala silinder kunci yang rusak, sudah Tuhan perbaiki, sehingga Saudara bisa buka pintu-pintu itu dalam nama Yesus Kristus! Amin!

Di balik pintu itu ada banyak pertolongan Tuhan! Di balik pintu itu, Tuhan menunggu Saudara dengan kesembuhan, berkat-berkat, pemulihan dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Saudara harus buka pintu-pintu itu, tinggal Saudara dorong dan melangkah masuk dengan iman, dan Saudara akan menerima pertolongan Tuhan. Yang nomor satu harus kita buka adalah pintu pikiran kita! Amin? Pintu pikiran itu yang menghalangi kita, padahal pintu itu sudah dibuka dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Ayo buka pintu itu dalam nama Tuhan Yesus Kristus! Ayo katakan bersama, pintu itu sudah dibuka dalam nama Tuhan Yesus Kristus!

Mungkin ada pintu-pintu yang macet di hari-hari yang lalu, tapi pintu-pintu itu sudah dibukakan bagi Saudara dan saya hari-hari ini. Mari persiapkan diri kita masuki pintu-pintu yang lebih dahsyat lagi pada hari-hari ke depan.

Perhatikan perkataan kita!

Pada waktu Tuhan mau menghukum dunia ini dengan banjir yang luar biasa, Tuhan memanggil Nuh untuk membangun bahtera. Nuh pun taat dan mulai membangun.

Bahtera atau ark, dalam bahasa Ibrani kuno dituliskan dengan kata "tivah", artinya adalah word atau perkataan.

Tuhan suruh Nuh membangun bahtera yang besar, panjangnya 300 hasta, lebar 50 hasta, dan tingginya 30 hasta. Angka 300 dalam bahasa Ibrani ditulis dengan kata "shin", angka 50, "nun", dan angka 30, "laned". Saudara, semua kata-kata, shin, nun, dan laned, itu berasal dari satu akar kata yaitu lashon. Lashon berbicara lidah, atau perkataan.

Saudara, hari-hari ini, mempersiapkan mujizat yang lebih besar, penuaian jiwa yang lebih dahsyat, perpindahan kekayaan orang-orang fasik, mempersiapkan kedatangan Tuhan, mempersiapkan peperangan-peperangan rohani yang lebih dahsyat, kita semua orang percaya harus mulai membangun bahtera Saudara. Caranya dengan perkataan kita! Dengan mulut, lidah Saudara!

Amsal 18:21, Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Saudara, diberkati atau tidak diberkati, dikuasai oleh lidah! Saudara berkata-kata apa? Kata yang hidup, kesehatan saya hidup, usaha saya hidup, rumah tangga saya hidup, maka akan mengalami kehidupan! Kalau sebaliknya maka Saudara akan mengalami kegagalan, kebangkrutan! Perhatikan perkataan Saudara!

Mari katakan yang baik, bangun bahtera hidup kita dan kita akan melihat bagaimana masuk Pentakosta yang ketiga, Saudara akan menang dalam peperangan rohani, Saudara akan mengalami mujizat yang luar biasa, perkara-perkara ajaib akan Saudara alami, kesembuhan-kesembuhan akan diberikan dalam nama Tuhan Yesus Kristus!

Penutup

Siap memasuki hari-hari ke depan yang lebih dahsyat lagi? Amin! Mari letakkan kedua tangan kita di dada kita, dan ikuti apa yang saya doakan,

Bapa di dalam Sorga, mulai hari ini, saya sudah melihat pintu-pintu sudah dibukakan untuk hidup saya! Pintu kesembuhan, pintu penuaian jiwa, pintu berkat Tuhan, berkat-berkat rohani, berkat-berkat jasmani, sudah saya terima. Pintu mujizat, sudah saya terima! Terima kasih Tuhan!

Mulai hari ini, saya akan membangun bahtera hidup saya, bahtera keluarga saya, bahtera pekerjaan saya, bahtera pelayanan saya, dengan memperkatakan Firman Tuhan! Dengan memperkatakan Firman Tuhan! Dan waktu saya memperkatakan Firman Tuhan, janji Tuhan, Firman Tuhan, digenapi di dalam hidup saya!

Terima kasih Tuhan! Saya sudah menerima kesembuhan, saya sudah menerima berkat Tuhan! Kekayaan orang fasik sudah dipindahkan dalam hidup saya, dalam keluarga saya! Terima kasih Tuhan! Dalam nama Yesus! Amin!