Berbaliklah kepada Tuhan! (3 Weeks of Repentance) (Khotbah Pdt Sutadi Rusli)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Berbaliklah kepada Tuhan! (3 Weeks of Repentance)
Sutadi Rusli-20101107-3x4.jpg

Pdt Sutadi Rusli

Ringkasan Khotbah
Kebaktian3 Weeks of Repentance
TanggalSabtu, 8 Desember 2012
GerejaGBI Danau Bogor Raya
TempatGraha Amal Kasih
KotaBogor

Shalom, Saudara yang dikasihi Tuhan, ini adalah hari pertama 3 Weeks of Repentance.

Pertama-tama sekali, saya bersama istri saya, meminta maaf untuk kesalahan saya pribadi dan keluarga, kami bersama-sama minta maaf di hadapan Saudara semuanya, agar kita mengalami keterbukaan dan pemulihan. Saudara mau memaafkan kami? Amin!

Kita percaya berkat seutuhnya akan kita terima memasuki tahun-tahun yang akan datang. Amin!

From Recovery to Wholeness

Chuck Pierce memberikan sebuah gambaran mengenai tahun Ayin Gimel 5773.

Gambaran From Recovery to Wholeness tahun Ayin Gimel 5773


Dalam gambaran ini, ada dua sisi yang amat berbeda. Di sebelah kiri ada sebuah bukit yang tandus, lalu ada jembatan dengan 3 unta yang menyeberang menuju kepada satu bukit yang penuh dengan rumput yang hijau, pohon yang lebat, menggambarkan berkat Tuhan. From Recovery to Wholeness, artinya dari pemulihan menuju berkat yang seutuhnya. Kita semua mau menerima berkat yang seutuhnya, berkat rohani dan jasmani akan Saudara terima seutuhnya. Haleluya!

Berbaliklah kepada Tuhan!

Beberapa minggu lalu, Tuhan memberikan kepada saya untuk kita masuk dalam 3 Weeks of Repentance ini, melalui ayat Firman Tuhan di mana Yohanes Pembaptis berseru-seru, "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Lukas 3:1-14; Matius 3:1-12)

4 macam belalang

Apa yang ditinggalkan belalang pengerip telah dimakan belalang pindahan, apa yang ditinggalkan belalang pindahan telah dimakan belalang pelompat, dan apa yang ditinggalkan belalang pelompat telah dimakan belalang pelahap. (Yoel 1:4)

Saudara yang dikasihi Tuhan, arti Yoel adalah call to awake, dipanggil untuk membangunkan, memberitahukan. Tuhan memberitahukan kepada kita bahwa Dia akan segera datang menjemput gereja-Nya.

Yoel 1:4 berbicara 4 macam belalang yaitu belalang dalam bentuk yang sangat kecil seperti ulat, kemudian makin besar:

  1. Gasam
  2. Gasam adalah belalang yang berbentuk ulat yang sangat kecil, yang memakan daun. Belalang yang memakan daun ini berbicara kita tidak lagi memiliki roh di dalam doa. Tidak lagi memiliki keinginan untuk membaca Firman Tuhan. Coba renungkan apakah spirit berdoa sudah hilang? Mungkin itu sudah dimakan belalang Gasam. Apa yang terjadi kalau Saudara diamkan? Belalang yang tadinya kecil ini mulai membesar menjadi belalang anak yang disebut Arbeh.

  3. Arbeh
  4. Apa yang dimakan oleh belalang Arbeh? Arbeh memakan buah. Buah tidak lain berbicara mengenai kasih. Kasih kepada Tuhan Yesus sudah mulai hilang. Ingat, tahun lalu, terutama saya pribadi ditegur Tuhan bahwa saya mulai meninggalkan kasih yang mula-mula. Lalu kita sama-sama masuk dalam tujuh minggu untuk mengalami pemulihan kasih kembali.

    Hati-hati kalau kasih kepada Tuhan sudah mulai menghilang artinya belalang Arbeh sudah mulai menggerogoti kasih Saudara kepada Tuhan Yesus. Kalau ini didiamkan, belalangnya semakin besar, namanya Yelek.

  5. Yelek
  6. Yelek memakan batang pohon. Batang berbicara mengenai kehilangan gairah untuk beribadah. Kehilangan gairah untuk bersekutu dengan keluarga. Kehilangan gairah untuk bersama-sama dalam mezbah keluarga. Saudara jangan tinggalkan mezbah keluarga. Pergi ke gereja juga sudah malas. Kalau mau ke gereja harus didorong-dorong terus. Tidak, kita mau memiliki kerinduan bersama-sama orang-orang kudus-Nya, bersekutu dengan Tuhan Yesus Kristus. Saya bersyukur Saudara menanggapi ini semuanya karena kasih kita kepada Tuhan Yesus Kristus tidak luntur malah semakin bergairah.

  7. Khasil
  8. Yang keempat, belalang yang sudah makin besar, bernama Khasil. Khasil adalah belalang yang memakan akar pohon. Akar berbicara iman percaya kita. Pada waktu iman percaya kita sudah digerogoti, habislah sudah Kekristenan kita. Anugerah keselamatan itu menjadi sia-sia karena iman percaya kita sudah dimakan habis.

Akhirnya kalau Saudara baca di ayat-ayat selanjutnya, akan mengalami bukit yang tandus, mengalami kehancuran. Semua pasti tidak mau hancur, tapi kita mau semua dipulihkan Tuhan!

Obat pemulihan

Untuk dipulihkan ada obatnya! Sederhana saja dalam Yoel 2:12, "Tetapi sekarang juga, "demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh."

Kalau sakit, Saudara makan obat supaya sembuh. Kalau Saudara mengalami Yoel 1:4, lalu Saudara baca ayat berikutnya bagaimana Saudara mengalami keterpurukan, bukit yang tandus, Tuhan mengingatkan kepada kita, cari obatnya yaitu Yoel 2:12, duduk merendahkan diri di hadapan Tuhan, merendahkan hati di hadapan Tuhan, minta ampun pada Tuhan karena pertobatan adalah dasar pemulihan. Kalau mau dipulihkan, dimulai sebagai orang percaya yaitu kita bertobat di hadapan Tuhan. Waktu kita bertobat, apa yang tidak mungkin bagi kita, apa yang habis dimakan belalang-belalang itu akan Tuhan kembalikan bukan hanya satu kali lipat, tapi berlimpah-limpah akan Tuhan berikan kepada kita.

Amin.