More than conquerors (Pdt Sutadi Rusli)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. (Roma 8:7)

Shalom semuanya, pertama-tama saya mau ucapkan selamat tahun baru 2023, tahun di mana pasti setiap pribadi dan keluarga akan disertai oleh Tuhan, disertai oleh Tuhan, dikuatkan oleh Tuhan, menghadapi segala perkara di tahun 2023. Tahun 2023 lebih baik dari tahun 2022! Puji Tuhan!

Saudara yang dikasihi Tuhan, pada pagi hari ini kita mau mendengarkan sebagian dari kebenaran Firman Tuhan. Bapa rohani kita, Pak Niko memberikan satu tema utama berbicara mengenai bangkit jadilah pemenang. Saudara, kita harus bangkit dan jadi pemenang. Pada ayat-ayat itu begitu banyak hal yang dapat kita gali. Pada pagi ini saya mau memberikan satu subtema kepada kita semua berbicara mengenai more than conquerors.

Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. (Roma 8:7)

Saudara yang dikasihi Tuhan menarik pada waktu kita baca, ternyata kita itu bukan hanya sekedar pemenang, tetapi tadi dibuka dengan kata lebih dari pada pemenang. Apa yang menjadi lebihnya sehingga kita dikatakan orang-orang yang lebih dari pada pemenang?

Saudara yang dikasihi Tuhan, ada 2 bagian yang kita harus lawan jika kita bicara mengenai pertandingan atau pertempuran, yang harus kita hadapi sebagai orang percaya: pertama, bagian yang tidak kelihatan dan kedua, bagian yang kelihatan. Kita seringkali kalah pada bagian yang kelihatan, karena kita belum menang atas bagian yang tidak kelihatan. Bagian yang tidak kelihatan itu emosi kita, hawa nafsu kita, keinginan daging kita, keinginan mata kita, keangkuhan hidup kita. Itu bagian yang tidak kelihatan. Pada waktu kita menang atas segala bagian yang tidak kelihatan ini, saya percaya bagian yang kelihatan yaitu kehidupan jasmani kita pasti diberkati oleh Tuhan. Kita pasti tampil sebagai pemenang dalam tahun 2022-2023 ini.

Waktu Tuhan yang terbaik

Saudara, saya mau kupas dari satu cerita yaitu dari Kejadian 37:5 mengenai yang namanya Yusuf. Jadi Yusuf rupanya anak yang disayangi Yakub, satu waktu dia cerita pada kakak-kakaknya, “Saya dapat mimpi di mana mimpi itu ada begitu banyak berkas-berkas gandum, ikatan gandum dan gandumg atau berkas bagiannya menonjol, lalu berkas-berkas gandum yang lain tunduk kepada berkasnya saya.” Waktu saudara-saudaranya mendengar, mereka menjadi marah, semakin iri hati, semakin membenci Yusuf. Tapi ternyata belum berhenti mimpinya! Dia masih mimpi lagi yang kedua. Dia mimpi lihat matahari, bulan, dan 11 bintang menyembah dia!

Saudara yang dikasihi Tuhan, tanggal 9 Februari 2021 menjadi hari yang tidak pernah terlupakan dalam kehidupan saya. Pada waktu itu, saya mengalami kecelakaan karena kesalahan saya sendiri di mana saya jatuh waktu berolah raga sepeda. Saya masuk di rumah sakit, memang sekalian general check up, dan pada waktu di dalam minggu itu di dalam rumah sakit, satu tengah malam menjelang subuh, saya mendapatkan mimpi seperti satu penglihatan yang begitu jelas.

Saya catat dan mungkin saya pernah bagikan juga di sini. Saya pada waktu itu memimpikan melihat dengan begitu jelas ada satu bangunan yang besar dan bangunan itu diapit oleh jalan raya serta sebuah sungai. Saya melihat bagian samping dari gedung itu yang panjang ada begitu banyak orang-orang sedang berdiri memakai baju putih. Saya penasaran, saya jalan saya ingin lihat ke bagian depan dari bangunan itu. Begitu saya lihat ternyata sedang ada pesta pernikahan. Di situ ada satu sukacita yang besar.

Saudara yang dikasihi Tuhan, sekarang saya baru mengerti kejadian beberapa hari yang lampau di mana Tuhan ingatkan kembali. Waktu saya mimpikan 2 tahun yang lalu sekitar tanggal 9-11 Februari 2021, gedung Grha Amal Kasih ini belum ada apa-apanya. Gedung ini belum dirancang, kita baru membuat wadah dari yayasan Amal Kasih Sejati sebagai pemilik gedung ini. Setelah saya melihat dan mencocokkan dengan gedung ini, rupanya Tuhan sedang berbicara 2 tahun yang lalu akan gedung ini. Ada begitu banyak jiwa-jiwa berpakaian putih. Ada satu pesta pernikahan dengan suka cita yang dahsyat.

Gedung ini jika Saudara lihat diapit oleh jalan tol, dan di belakang ada aliran sungai di kanan kiri dari kita. Saya melihat ada banyak jiwa pada hari-hari ini yang akan dituai dan menjadi tugas dimulai dari saya bersama dengan para Hamba-hamba Tuhan yang lain! Dimulai dari para pemimpin, kita harus hidup di dalam kebenaran sehingga semua jemaat yang hadir di tempat ini hidup dalam kebenaran. Satu kali kelak pada waktu Tuhan datang menjemput kita, ada satu pesta pernikahan anak domba yang luar biasa di Surga. Ada banyak jiwa yang datang dan mereka bertekuk lutut menjadi orang-orang dalam kebenaran. Kita semuanya akan bertemu dengan Tuhan Yesus Kristus. Amin!

Ayub 33:14-16,

Karena Allah berfirman dengan satu dua cara, tetapi orang tidak memperhatikannya. Dalam mimpi, dalam penglihatan waktu malam, bila orang nyenyak tidur, bila berbaring di atas tempat tidur, maka Ia membuka telinga manusia dan mengejutkan mereka dengan teguran-teguran.

Waktu itu rupanya Tuhan izinkan saya mengalami hal yang tidak enak sama sekali dalam hidup saya dengan maksud untuk pertama-tama, saya harus mengoreksi diri, bertobat, dan lebih sungguh-sungguh. Tetapi melalui mimpi, penglihatan yang Tuhan sediakan dan berikan pada saya, akhirnya tempat ini boleh ada, dan tempat ini pasti dipakai untuk menjadi alat penuaian jiwa. Dan bukan hanya alat penuaian jiwa, tetapi membawa setiap jemaat Tuhan masuk Surga, bertemu dengan Tuhan Yesus Kristus.

Kembali kepada pokok utama, kenapa Yusuf dapat menjadi orang nomor 2 yang penuh kuasa pada waktu itu? Firaun katakan, kamu atur negaraku, aku serahkan otoritas itu kepada kamu. Ternyata Yusuf adalah orang yang menang atas 2 sisi yang tidak kelihatan dan kelihatan. Sehingga akhirnya secara jasmani dia dapat menduduki orang nomor 2 yang penuh dengan kuasa.

Nyanyi:

Waktu Tuhan pasti yang terbaik
Walau kadang ‘tak mudah dimengerti
Lewati cobaan kutetap percaya
Waktu Tuhan pasti yang terbaik

Yusuf memiliki kesabaran. Umur 17 tahun dia mendapatkan mimpi, umur 30 tahun baru dijawab mimpinya oleh Tuhan. Luar biasa, selama perjalanan 13 tahun dia berjalan, tetap sabar, dia pegang janji Tuhan, tetap dia percaya sekali waktu cepat atau lambat pasti apa yang Tuhan firmankan digenapi.

Tahun 2002, jadi 20 tahun yang lalu, saya mulai kumpulkan beberapa hamba-hamba Tuhan. Kita waktu itu menyewa ruangan atas di Gedung Setyajaya, salah satu ruangannya dijadikan menara doa. Sejak 20 tahun yang lalu itu, saya mulai ajak kita berdoa setiap hari Selasa. Nama daripada doa itu setiap hari Selasa setiap minggu adalah doa pembangunan. Setiap minggu kita berdoa, sekarang doa itu menjadi doa pemimpin dan masih kita lakukan juga terus setiap minggu bersama-sama dengan semua hamba Tuhan, gembala, kepala departemen, berkumpul sambil berpuasa. Kita sharing di situ.

Saudara, rupanya 20 tahun kemudian yaitu tahun 2022, di mana kita mulai pembangunan dari gedung ini bulan Januari, dan kita dapat pakai 14 Agustus 2022. Apa yang Tuhan janjikan itu Tuhan genapi. Apa yang kita doakan selama 20 tahun, Tuhan genapi.

Amsal 16:32,

Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, meleibihi orag yang merebut kota.

Saudara rupanya, jika kita orang yang sabar, melebihi pahlawan, berarti kita menjadi lebih dari pemenang. Tahun 2023, apapun yang kita hadapi, sabar! Kita tahu kita pasti menang karena Tuhan menyertai kita. Saudara mungkin sudah tidak sabar, “Aduh ini kok keluarga saya sudah didoakan 1 tahun, 2 tahun kok belum ada gerakan apa-apa, usaha saya masih seperti ini. Sakit penyakit saya masih seperti ini. Saya masih mengalami seperti ini." Tuhan hanya katakan satu kepada kita, “Waktu-Ku adalah waktu yang terbaik, tidak akan terlalu cepat dan terlambat, tepat pada waktunya.” Siapa tahu hari ini doa Saudara dijawab oleh Tuhan. Kita harus tetap punya pengharapan pada tahun 2023, karena pengharapan dalam Tuhan tidak mengecewakan.

Saudara yang dikasihi Tuhan, ini yang Yusuf lakukan biar menjadi contoh bagi kita semuanya. Semuanya harus memiliki kesabaran! Menunggu memang pekerjaan yang paling tidak enak. Ayo kalau datang dalam ibadah, jangan suka terlambat. Itu jadi pembicaraan kita. Ada yang baru datang jam 9 lewat 5, 9 lewat 10. Ayo kita mau berikan yang terbaik buat Tuhan! Puji-pujian, doa, pada waktu kita naikkan bersama-sama dalam unity, powerful mendatangkan kekuatan, mendatangkan kesembuhan, mendatangkan berkat buat kita semuanya.

Tuhan melihat hati

Saudara yang dikasihi Tuhan, Yusuf mengalami penderitaan yang tidak enak, dibuang ke sumur oleh kakak-kakaknya. Setelah dibuang ke sumur, dia dijual, kemudian masuk penjara, difitnah, pokoknya hidupnya jauh dari janji Tuhan.

Kita sering mengalami itu. Tuhan berjanji keluargaku akan dipulihkan, sakitku akan disembuhkan, justru semakin tidak baik. Seperti yang Yusuf alami pada waktu itu, dia mengalami hal-hal yang tidak enak. Dia tetap sabar dan pada waktu dia sudah menjadi orang yang kedua dari Firaun, dia punya kekuatan kuasa yang luar biasa.

Satu waktu, keluarganya datang ke dia di masa krisis yang begitu parah pada waktu itu. Seperti hari-hari ini dunia kan dikatakan mengalami krisis. Keluarganya datang kepada Yusuf, tapi Yusuf sama sekali tidak membahas kejahatan dari kakak-kakaknya. Jadi yang kedua Tuhan berbicara kepada kita:

Nyanyi:

Ini hatiku menyembahMu
Tulus dan kagum
Pada-Mu Yesus

Ini hatiku tak sempurna
Perlu kasih sayang-Mu
Dalam hidupku

Hatiku mengasihi-Mu
Hatiku mengasihi-Mu
Hatiku ingin mengenal-Mu, ingin mengerti-Mu
Tuhan Kau lihat isi hatiku

Tuhan lihat isi hati dari pada setiap Saudara, apa yang Tuhan pesankan dimulai dari hati kita. Pada kesempatan yang tidak saya sia-siakan ini, saya atas nama pribadi bersama dengan keluarga, dan tentu juga Hamba-Hamba Tuhan, mau meminta maaf jika ada sesuatu yang kita perbuat yang salah, baik itu sengaja maupun tidak sengaja, karena saya mau dimulai dari diri saya punya kerendahan hati untuk mengakui segala kekurangan kita. Dengan satu maksud: supaya perjalanan kita di tahun 2023 ini menjadi perjalanan yang berhasil dan beruntung.

Tuhan pesankan dalam Amsal 4:23,

Jagalah hatimu dengan penuh kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan kita.

Waktu hati kita penuh dengan kebenaran, maka di situ perjalanan baik itu usaha, pekerjaan, keluarga kita, segala macam studi kita, pasti akan Tuhan sertai. Amin.

Ayat terakhir, Mazmur 119:32,

Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Saudara, Yusuf itu punya hati yang lapang. Lapangan bola itu besar, jadi kita memiliki hati yang lapang itu besar. Tidak ada dipengaruhi urusan kecil-kecil.

Apa itu ciri-ciri dari orang yang memiliki kelapangan hati?

  1. Mudah mengampuni
  2. Saudara kita harus mudah mengampuni, Tuhan datang mengampuni setiap kita, dan Dia minta kepada setiap kita sama seperti Dia juga mudah mengampuni Saudara, Saudara juga harus mudah mengampuni satu dengan yang lain.

  3. Tidak menyimpan dendam
  4. Saya paling tidak mau. Rugi kalau menyimpan dendam! Waktu Saudara sudah ampuni lupakan, bereskan semuanya tidak diingat-ingat lagi. Dosa saya dan Saudara bukan Tuhan tutup pakai tip-ex, kalau pakai tip-ex begitu hilang masih dapat muncul. Tapi Tuhan hapus dosa saya dan Saudara. Tidak diingat-ingat lagi. Tapi kadang kita lebih hebat dari Tuhan, mengingat terus. Jangan bawa lagi! Jangan ingat-ingat tahun 2022. Kita buka lembaran baru dengan hati yang lapang supaya perjalanan kita berhasil dan beruntung.

  5. Mudah mengerti dan menerima
  6. Kita tahu dan mengerti siapa dia, kita terima, waktu kita punya ciri ini, rasanya hidup itu enak.

  7. Selalu bersyukur
  8. “Terima kasih Tuhan buat suami saya, terima kasih Tuhan buat istri saya, terima kasih Tuhan buat anak-anak saya.” Tuhan katakan, “Bersyukurlah di dalam segala hal.”

Penutup

Ayo kita praktikkan, kita tahu Tuhan mau memberkati Saudara tahun 2023, dan Tuhan mau berpesan kepada kita semuanya ayo kita sabar karena waktu Tuhan adalah waktu yang terbaik dan kita memiliki hati yang lapang supaya perjalanan kita menjadi berhasil dan beruntung. Tuhan berkati kita semuanya. Amin.

Video