Seperti pohon yang ditanam di tepi air (Pdt David Sulardi)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
David Sulardi-20210627.jpg
David Sulardi-20210627-1x1.jpg
David SulardiPdt David Sulardi
RINGKASAN KHOTBAH
IbadahMorning in His Presence
Tanggal2021Sabtu, 26 Juni 2021
GerejaGBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya
LokasiZoom Online
KotaBogor
VideoRekaman YouTube
Khotbah lainnya
Sebelumnya
Selanjutnya
Shalom Bapak Ibu semuanya, kita bersyukur kita terus dalam hadirat Tuhan.

Shalom Bapak Ibu semuanya, kita bersyukur kita terus dalam hadirat Tuhan. Pagi hari ini saya akan share sesuatu tentang apa yang saya dapatkan di hari-hari ini waktu kita berdoa. Saudara-Saudara beberapa waktu lalu kita berdoa bersama-sama selama 7 hari kita minta tuntunan Tuhan kita menantikan Roh Kudus, pesan begitu kuat Tuhan sampaikan melalui Gembala Sidang kita, kita harus unity, kita harus taat. Hari ini sebagai bukti ketaatan, kita dalam hadirat Tuhan untuk menantikan Tuhan.

Beberapa waktu yang lalu ada gembala cabang yang mendapat pesan Tuhan, waktu itu dia melihat ada banyak sekali monster-monster yang keluar dari air, keluar dari sungai, siap berperang, lalu Gembala Sidang kita memimpin peperangan itu, dan ada suara berkata “sembah Dia”, waktu menyembah ada surga terbuka ada jalan dari bumi ke surga, ada begitu banyak malaikat siap perang, tapi malaikat tidak berperang sampai ada suara “ayo menyembah Tuhan”. Waktu sembah Tuhan semua tersungkur, maka malaikat berperang bersama-sama gembala dan kita semua, monster-monster itu di kalahkan. Saya yakin ada kuasa pujian penyembahan yang begitu dahsyat dan saya rasakan waktu kita berdoa ada satu dimensi yang baru, musim yang baru yang Tuhan berikan. Itulah yang sedang kita lakukan hari-hari ini.

Beberapa waktu lalu saya sharing dengan Gembala Sidang, saya minta ijin untuk kita ada doa pagi setiap Selasa dan Kamis. Menara doa juga akan dipindahkan ke pagi, supaya ada penjaga yang setiap pagi menaikkan pujian penyembahan, dua minggu sekali kita bersama-sama dengan Gembala Sidang. Bagi yang rindu untuk setiap pagi menyembah nanti ada Menara Doa yang akan menjadi momentum di mana hadirat Tuhan dinyatakan dan malaikat Tuhan akan berperang ganti kita.

Sharing penglihatan

Saudara-Saudara apa yang saya dapatkan hari-hari ini, kemarin waktu berdoa bersama Gembala (Jumat, 25 Juni 2021), saya mendapat penglihatan, mendapat pesan dari Yeremia 17:7-8,

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Waktu kami berdoa bersama-sama untuk pembangunan maka saya dapat penglihatan. Saya melihat banyak pohon-pohon dan sungai seperti danau yang luas, lalu saya melihat di tepi sungai itu ada pohon yang cukup besar, ada yang jauh dan dekat dengan air. Pohon yang jauh banyak yang kering dan tidak berbuah, seperti musim kemarau. Lalu saya melihat sebatang pohon yang cukup besar tumbuh dekat sungai dan angin bertiup membuat daun-daun berguguran. Waktu saya perhatikan bersamaan dengan itu tumbuh tunas-tunas yang baru dengan bunga, dan buah-buah kecil mulai muncul. Banyak burung datang hinggap dan bersarang pada pohon itu. Ada penjaga juga beberapa orang dekat pohon itu. Waktu saya berdoa, lalu Tuhan berikan pengertian dan Tuhan berikan ayat Yeremia 17:7-8, kalau kita baca ayat 5 dan 6 dikatakan terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri. Lalu waktu berdoa Tuhan berikan pengertian:

  1. Pohon itu adalah Rayon 7
  2. Yang pertama pohon itu adalah gereja kita di rayon 7, pohon yang besar tumbuh dekat sungai adalah gereja kita yang selama ini kita terus mengandalkan Tuhan.

  3. Penjaga itu adalah Gembala Sidang Rayon 7
  4. Penjaga itu ada Gembala Sidang kita dan ada beberapa orang lain yang membantu yaitu para Hamba-Hamba Tuhan.

  5. Gereja bertumbuh dengan baik
  6. Gereja itu bertumbuh dengan baik, dengan banyak cabang ranting walaupun kemarau. Kita bersyukur gereja kita terus mengandalkan Tuhan, oleh Bapak Rohani kita, oleh Gembala Sidang, gereja kita bertumbuh bukan melalui kekuatan kita.

  7. Daun-daun lama rontok dan muncul tunas baru
  8. Daun-daun lama rontok dan muncul tunas-tunas baru. Buah mulai muncul. Tuhan katakan ini adalah musim yang baru, kita memasuki dimensi yang baru di Rayon 7. Ini saya kira tidak kebetulan pada hari ini tanggal 26 bulan 6 tahun 2021, kita akan meletakkan batu pertama pembangunan gereja, Tuhan katakan sejak hari ini kita akan memasuki musim yang baru dan sepuluh tahun ke depan akan menjadi masa-masa tuaian yang besar. Kita doakan sungguh-sungguh supaya gereja kita benar-benar menggenapi. Gembala Sidang kita tidak sendiri ada orang-orang yang mendampingi. Ini musim yang baru yang Tuhan berikan.

  9. Bunga dan buah upah yang Tuhan berikan
  10. Bunga dan buah adalah upah yang Tuhan berikan, Gedung gereja yang baru adalah upah karena ketaatan. Tuhan akan berikan berkat itu kepada kita.

  11. Burung-burung adalah jiwa-jiwa yang berdatangan
  12. Burung-burung adalah jiwa-jiwa yang berdatangan dari utara-selatan. Burung-burung yang bersarang.

  13. Pohon kering adalah gereja yang jauh dari persekutuan dengan Tuhan
  14. Pohon-pohon yang kering adalah gereja-Ku yang jauh dari persekutuan dengan Aku yang mengandalkan manusia dan kekuatan sendiri. Jadi Saudara, pohon-pohon yang jauh dari sungai itu adalah gereja-gereja yang hari-hari ini mulai kering, yang kehilangan arah, mati rohani karena jauh dari persekutuan dengan Tuhan. Mereka terlalu khawatir mengandalkan manusia, mengandalkan kekuatan. Tapi kita bersyukur, gereja kita di rayon 7 Tuhan pimpin.

Janji Tuhan dalam pembangunan Rumah Tuhan

Apa yang dicapai 26 tahun ini adalah fondasi yang Tuhan tetapkan. Waktu itu di ulang tahun ke 25 saya ingat Tuhan sampaikan 25 tahun itu adalah fondasi, membangun dasar. 25 tahun kedua mulai masuk penuaian yang besar dan menyiapkan kedatangan Tuhan. Lalu waktu saya doa dan saat menyiapkan ini saya diingatkan Hagai 2:3-9. Saudara ini yang Tuhan pesankan kepada kita dan Gembala Sidang kita.

Hagai 2:3-9,

"Katakanlah kepada Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak, imam besar, dan kepada selebihnya dari bangsa itu, demikian: Masih adakah di antara kamu yang telah melihat Rumah ini dalam kemegahannya semula? Dan bagaimanakah kamu lihat keadaannya sekarang? Bukankah keadaannya di matamu seperti tidak ada artinya? Tetapi sekarang, kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah firman TUHAN; kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar; kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah firman TUHAN; bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kamu pada waktu kamu keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut! Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.

Sesuai dengan Hagai 2:16,

Maka sekarang, perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya! Sebelum ditaruh orang batu demi batu untuk pembangunan bait TUHAN,

Hari ini Gembala Sidang kita akan melakukan peletakan batu pertama dan Tuhan katakan perhatikan mulai hari ini ada musim yang baru, ada sesuatu yang baru yang Tuhan akan kerjakan.

Lalu Tuhan katakan:

Hagai 2:17,

bagaimana keadaanmu? Ketika orang pergi melihat suatu timbunan gandum yang seharusnya sebanyak dua puluh gantang, hanya ada sepuluh; dan ketika orang pergi ke tempat pemerasan anggur untuk mencedok lima puluh takar, hanya ada dua puluh.

Kemarin masih banyak orang yang kekurangan, tetapi kalau kita mau taat sejak tahun ini kita akan alami terobosan. Kita taat lakukan bagian kita. Tuhan mau sejak ditaruh batu pertama hari ini kita harus serius, sungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan menggenapi janjinya.

Hagai 2:20,

apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung, dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon zaitun belum berbuah? Mulai dari hari ini Aku akan memberi berkat!"

Mulai hari ini Aku akan memberi berkat! Tuhan berjanji untuk memberkati:

  1. Pembangunan ini akan mendatangkan berkat
  2. Ayo kita terlibat, mari Bapak Ibu kita menabur dalam doa, menabur dengan dana, persembahan.

  3. Sejak peletakan batu pertama akan dibukakan pintu-pintu gerbang
  4. Pintu gerbang mujizat, penuaian, yang selama ini Gembala Sidang kita sudah buka terus, deklarasikan, dan ini akan digenapi.

  5. Urapan Zerubabel atas Gembala Sidang
  6. Ketiga urapan Zerubabel diberikan kepada Gembala Sidang kita. Tuhan akan berikan otoritas atas kota, atas bangsa, bahkan atas bangsa-bangsa, bahkan kerinduan gembala untuk Eropa, Tuhan pun akan buka jalan.

  7. Kuncinya percaya saja, taat, dan unity
  8. Saudara kuncinya mari kita percaya saja dan taat, unity. Lakukan, melangkah saja.

Saudara pesan yang saya sampaikan pagi ini, biarlah boleh menjadi pegangan buat hidup kita. Saya percaya Tuhan akan lakukan sesuatu yang luar biasa.

Amin.

Video