Roh Kudus berjanji untuk memuliakan Yesus

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
AyoSaatTeduh fitted.png

Roh Kudus berjanji untuk memuliakan Yesus

Saat Teduh
Tanggal Senin, 15 Juli 2019
Sebelumnya Minggu, 14 Juli 2019
Selanjutnya Selasa, 16 Juli 2019

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran… Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. (Yohanes 16:13, 14)

Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. (1 Korintus 2:12)

Salah satu hal yang termasuk dalam pelayanan pengajaran yang dijanjikan oleh Roh Kudus adalah memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran firman Tuhan. “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran. ” Pada saat Roh Kudus menggenapi janji ini, Ia akan membuka kebenaran Allah kepada kita dengan cara yang akan memuliakan Tuhan Yesus Kristus. “Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. ” Roh Kudus ingin membawa kemuliaan dan kehormatan, bukan untuk diri-Nya sendiri, tetapi untuk Tuhan Yesus Kristus. “Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku” (Yohanes 15:26).

Salah satu cara Roh Kudus memuliakan Yesus adalah dengan menyatakan kepada kita karunia berkat sorgawi yang kita miliki di dalam Kristus, dengan tujuan agar kita bertumbuh dalam pengalaman kita. “Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. ” Kalimat ini menggunakan konsep kasih karunia: “dikaruniakan Allah kepada kita. ” Keajaiban kasih karunia Allah dicurahkan kepada kita dengan cuma-cuma: “Oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus” (Roma 3:24). “Supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya” (Efesus 1:6). Yang seharusnya manusia terima karena dosa dan pelanggaran mereka adalah penghukuman. Namun, Kristus menyediakan anugerah hidup yang kekal lewat korban kematian-Nya bagi kita. “Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus” (Roma 5:15). “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (Roma 6:23).

Hidup kekal yang dikaruniakan secara cuma-cuma ini melingkupi jauh lebih banyak dari pada hadiah pengampunan saja. “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?” (Roma 8:32). Kita dapat senantiasa menikmati dari aliran sungai berkat damai sejahtera, pengharapan, buah roh, karunia-karunia, kemenangan dan lain sebagainya, bahkan sampai selama-lamanya. “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan” (Wahyu 21:6). “Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!” (Wahyu 22:17)

Doa

Tuhan Yesus, semua hal yang Engkau karuniakan dengan cuma-cuma, yang dinyatakan oleh Roh Kudus-Mu lewat firman-Mu, membuat aku memuliakan Engkau dengan sungguh-sungguh. Ajar aku untuk minum dari aliran berkat kelimpahan ini lebih dan lebih lagi, melalui kerendahan hati dan pengandalan akan Engkau. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin.