Kuasa Roh Kudus untuk bersaksi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
AyoSaatTeduh fitted.png

Kuasa Roh Kudus untuk bersaksi

Saat Teduh
Tanggal Senin, 4 Maret 2019
Sebelumnya Minggu, 03 Maret 2019
Selanjutnya Selasa, 05 Maret 2019

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (Kisah Para Rasul 1:8)

Setelah peristiwa penyaliban dan kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus mengajar murid-murid-Nya selama empat puluh hari sebelum Ia kemudian naik ke Sorga. Salah satu pesan-Nya adalah persiapan mengenai Roh Kudus yang akan memberikan kuasa yang mereka butuhkan untuk bisa melakukan pelayanan mereka. “Tetapi engkau akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu." Setelah janji yang sangat penting ini disampaikan, Yesus terangkat ke Sorga untuk duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Sepuluh hari kemudian, pada hari raya Pentakosta, janji ini digenapi ketika Roh Kudus dicurahkan. “Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus” (Kisah Para Rasul 2:4). Hasil dari pencurahan Roh Kudus ini adalah penyebaran berita Injil, dari daerah ke daerah, sampai ke seluruh dunia. “Dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Keberhasilan mereka dicatat dalam Alkitab. Para pemimpin agama Yahudi yang menentang mereka mengakui bahwa Injil sudah menyebar di kota itu. “Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu” (Kisah Para Rasul 5:28). Segera sesudah itu, Injil juga tersebar di daerah Yudea. “Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea… Mereka yang tersebar itu menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil” (Kisah Para Rasul 8:1,4). Berikutnya, Injil mengenai Yesus juga tersebar ke daerah Samaria. “Dan Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu” (Kisah Para Rasul 8:5-6). Dan akhirnya, Injil kasih karunia tersebar ke seluruh dunia: “Firman kebenaran, yaitu Injil, yang sudah sampai kepada kamu. Injil itu berbuah dan berkembang di seluruh dunia” (Kolose 1:5-6).

Penyebaran sampai ke seluruh dunia ini adalah sebuah pencapaian yang sebenarnya mustahil dilakukan jika kita mengingat latar belakang murid-murid Yesus itu. “Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus” (Kisah Para Rasul 4:13). Penjelasan mengenai bagaimana hal itu bisa terjadi terdapat pada bagian akhir dari ayat tersebut. Murid-murid mengenal siapa Yesus, mereka sudah tinggal dan hidup bersama-sama Yesus, dan mereka sudah mendapatkan kuasa rohani dari Roh Kudus.

Supaya seorang murid (baik dulu maupun sekarang) dapat menjadi kesaksian hidup dari Kristus yang bangkit, mereka harus hidup dengan kuasa dari Roh Kudus.

Doa

Ya Tuhan, sumber kekuatanku, jadikanlah hidupku sebagai kesaksian, lewat perkataan dan perbuatanku mengenai Yesus yang hidup. Dengan kemampuan dan kekuatanku sendiri aku tidak akan pernah bisa melakukan hal ini. Jadi dengan rendah hati aku berdoa agar Allah Roh Kudus memperlengkapi aku dengan kuasa-Nya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.