Yesus dan Roh Kudus (3)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
AyoSaatTeduh fitted.png

Yesus dan Roh Kudus (3)

Saat Teduh
Tanggal Minggu, 3 Maret 2019
Sebelumnya Sabtu, 02 Maret 2019
Selanjutnya Senin, 04 Maret 2019

Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung. (Yesaya 61:1-2)

Dalam ayat nubuatan ini, kita melihat bagaimana pelayanan Tuhan Yesus adalah karena pekerjaan Roh Kudus. “Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku."

Oleh kuasa yang diberikan oleh Roh Kudus, Yesus diutus untuk “menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara,” yaitu berita Injil keselamatan. “Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia … memberitakan Injil Kerajaan Sorga” (Matius 9:35). Kabar baik ini akan diterima oleh mereka yang sengsara karena dosa, mereka yang miskin rohani. “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga” (Matius 5:3).

Tuhan Yesus juga diutus untuk “merawat orang-orang yang remuk hati." Hati manusia dapat remuk karena banyak hal: kesedihan, kegagalan, tuduhan, pengkhianatan dan lain-lain. Yesus menghibur dan memulihkan mereka yang percaya kepada-Nya. “Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur” (Matius 5:4).

Tambahan lagi, Tuhan Yesus diutus untuk “memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara." Seperti dahulu bangsa Israel menjadi tawanan bangsa lain, demikian juga sekarang manusia terikat kepada hal-hal duniawi. Mereka menjadi tawanan dari cara berpikir duniawi, terikat kepada keinginan-keinginan daging, dan terbelenggu oleh perilaku yang buruk dan hubungan yang tidak berkenan di hadapan Allah. Tuhan Yesus adalah sang pembebas bagi mereka yang berseru kepada-Nya, dan yang hidup dalam Firman-Nya. “Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu… Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka” (Yohanes 8:32, 36).

Lebih lanjut, Tuhan Yesus diutus untuk “memberitakan tahun rahmat TUHAN." Hal ini merupakan kebenaran mengenai kasih karunia, di mana kita dipandang berkenan di hadapan Allah melalui iman kepada Anak Allah. “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga… supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya” (Efesus 1:3,6).

Sebagai murid Yesus, kita semua diutus untuk melayani. “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu” (Yohanes 20:21). Kita hanya bisa memenuhi panggilan Bapa dengan kuasa Roh Kudus.

Doa

Allah Bapa yang di sorga, sama seperti Yesus, aku ingin melayani Engkau dengan seluruh hidupku dengan kuasa Roh Kudus. Utuslah aku di dalam nama Yesus, untuk menawarkan kasih karunia keselamatan kepada orang-orang yang membutuhkan-Nya. Aku menaruh seluruh harapanku kepada Roh Kudus yang sudah memberikan kepadaku kekuatan. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.