Alami kemenangan dalam Pey Zayin

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Shalom, sejak 12 September 2026 penanggalan Israel sudah berubah menjadi tahun 5787 Pey Zayin. Pey artinya mulut, perkataan dan ekspresi. Zayin artinya senjata (cangkul, pedang). Jadi pey zayin yaitu tahun mulut sebagai senjata.

Senjata rohani yang Tuhan berikan yaitu pedang roh (Firman Tuhan). Kita diminta untuk memperhatikan ucapan kita agar semua yang keluar adalah kebenaran Firman Tuhan, bukan kata-kata negatif, sumpah serapah, ejekan, penghakiman, kekecewaan, kemarahan dan lainnya.

Amsal 18:21 Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. Kita harus berhati-hati mengunakan lidah kita dalam berbicara sehingga hanya perkataan yang benar dan sesuai Firman yang kita katakan.

Kita harus senantiasa penuh dengan Roh Kudus dan memperkatakan Firman Tuhan. Mazmur 71:8 Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari. Perkataan mulut kita harus memberikan penghormatan pada Tuhan yaitu puji-pujian.

Marilah kita memperhatikan benar-benar hati kita sehingga yang keluar dari mulut kita hanya hal yang berkenan dan benar dihadapan Tuhan.

Yesaya 50:4 Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Penting diperhatikan yang kita ucapkan sebagai murid Kristus adalah apa yang kita dengar dari Tuhan, bukan hal duniawi, hal kedagingan ataupun emosional manusiawi. Ada hal yang dahsyat yang akan mengubah hidup kita karena mulut kita memperkatakan kebenaran yang memberi semangat baru.

Ibrani 4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Firman Tuhan sanggup memisahkan jiwa dari roh, jiwa terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak. Hal-hal mana yang merupakan pikiran manusia seperti asumsi, menghakimi, pemikiran subyektif, berpikir sempit, untuk keuntungan sendiri, pola pikir yang salah, jahat, manusiawi.

Perasaan manusia bisa saja marah, kecewa, kuatir, takut, sensitif, kepahitan, insecure/tidak aman, tertolak, tidak diterima, luka, sombong, merasa diri paling benar dan lainnya tapi kita harus dapat menangkap apa perasaan Tuhan dalam sikon yang ada.

Begitu pula untuk pikiran manusia yang dapat saja pikiran yang berpusatkan pada ego, kepentingan pribadi, kedagingan, keinginan duniawi, popularitas, hal yang menguntungkan/dapat sesuatu, motivasi tidak murni/salah, ambisi, dan lainnya.

Melalui Firman Tuhan maka kita akan dibukakan kebenaran dan kita harus mampu membedakan mana perasaan dan kehendak manusia kita, dan apa yang jadi perasaaan dan kehendak Roh Kudus.

Dengan kita mempelajari, merenungkan Firman maka Tuhan akan bukakan apa yang jadi pikiran, perasaan dan kehendakNya dalam hidup kita, Itu saja yang kita ucapkan dengan mulut, perkataan dan ekspresi kita.

Kemenangan di pey zayin adalah waktu kita konsisten, komitmen dan sungguh-sungguh memperkatakan hanya yang dari Tuhan, Firman dan kebenaran-Nya. Walau situasi dan kondisi tidak sesuai dengan yang kita harapkan tapi kita tetapkan hati untuk pegang, percaya dan perkatakan Firman-Nya.

Oleh karena itu mari kita banyak baca, pelajari, hafal dan perkatakan Firman Tuhan. Perkuat rohani kita dengan banyak doa, pujian penyembahan, berbahasa roh minta dipertajam kepekaan rohani kita. Maranatha! (IK)

Sejak 12 September 2026 penanggalan Israel sudah berubah menjadi tahun 5787 Pey Zayin. Pey artinya mulut, perkataan dan ekspresi. Zayin artinya senjata (cangkul, pedang). Jadi pey zayin yaitu tahun mulut sebagai senjata.