Article:20260626/IN

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Firman Tuhan dalam Matius 13:12 mengajarkan bahwa orang yang menerima dan menghargai kebenaran akan diberi pengertian yang semakin bertambah. Sebaliknya, orang yang terus mengabaikan Firman Tuhan akan kehilangan kepekaan rohani dan pengertian yang sudah dimilikinya. Karena itu, kita perlu membaca, merenungkan, dan melakukan Firman Tuhan supaya hidup rohani kita terus bertumbuh.

Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

Matius 13:12

Sekilas, Firman Tuhan ini bisa terasa membingungkan. Siapa yang mempunyai, mempunyai apa? Kepadanya akan diberi, diberi apa? Lalu siapa yang tidak mempunyai, apa yang ada padanya akan diambil. Seolah-olah ayat ini berbicara tentang sesuatu yang kurang adil. Namun untuk memahami maksud Tuhan Yesus, kita perlu melihat konteksnya. Dalam bagian ini, Tuhan Yesus sedang mengajarkan tentang Kerajaan Sorga melalui perumpamaan. Ada perbedaan antara orang yang sungguh-sungguh mencari kebenaran Firman Tuhan dan orang yang menolak Firman Tuhan. Jadi, ayat ini bukan terutama berbicara tentang materi atau kekayaan, tetapi tentang respons kita terhadap kebenaran Firman Allah.

Ada prinsip penting dalam pertumbuhan rohani yang perlu kita mengerti: apa yang digunakan akan bertumbuh, tetapi apa yang diabaikan akan hilang. Jika kita rajin membaca Alkitab, kita akan semakin memahami isi Firman Tuhan. Tetapi jika seseorang tidak lagi membaca Firman Tuhan, lama-kelamaan ia akan kehilangan kepekaan terhadap suara Tuhan.

Saya teringat sebuah gambaran sederhana. Ada seseorang yang berumur sekitar 50 tahun dan rajin berolahraga dengan jogging. Itu baik untuk jantung dan membuat tubuh berkeringat. Tetapi jogging saja tidak cukup, karena ketika aktivitas otot berkurang dan tidak dilatih, otot dapat semakin menyusut. Karena itu, otot perlu dilatih supaya tetap kuat. Hal yang sama juga berlaku dalam kehidupan rohani. Otot yang dilatih akan menjadi kuat, kemampuan yang diasah akan berkembang, dan otot rohani kita pun perlu terus dilatih. Tuhan memberi kita kesempatan untuk mengerti kehendak-Nya ketika kita membaca Firman Tuhan. Namun kita tidak cukup hanya membaca. Kita perlu merenungkan, melakukan, dan hidup di dalam Firman itu, sehingga kita mengalami janji Tuhan.

Siapa yang mempunyai

“Siapa yang mempunyai” berarti orang yang menerima dan menghargai Firman Tuhan. Orang seperti ini memiliki hati yang mau belajar, mau taat, dan mau bertumbuh. Kepada orang yang demikian, Tuhan akan memberikan lebih banyak lagi pengertian, hikmat, dan pertumbuhan rohani.

Bukankah Firman Tuhan juga mengajarkan bahwa siapa yang setia dalam perkara kecil, Tuhan akan mempercayakan perkara yang lebih besar?

  • Kita melihat hal ini dalam kehidupan Abraham. Ketika menerima panggilan Tuhan, Abraham belum tahu sepenuhnya rencana Tuhan. Tetapi ketika ia taat, Tuhan menyingkapkan janji-janji-Nya lebih lagi.
  • Begitu juga dengan Musa. Pada awal pelayanannya, ia penuh keraguan dan merasa tidak memiliki kemampuan. Tetapi ketika ia taat, Tuhan memakainya dengan luar biasa.
  • Petrus pun hanyalah seorang nelayan. Namun ketika ia mau mengikut Yesus dengan setia, Tuhan membentuknya menjadi pemimpin yang luar biasa. Ketika Petrus berkhotbah, tiga ribu orang bertobat.

Artinya, Tuhan senang memberi lebih kepada orang-orang yang setia menggunakan apa yang telah mereka terima.

Siapa yang tidak mempunyai

Sebaliknya, “siapa yang tidak mempunyai” berbicara tentang orang yang terus-menerus tidak peduli dan menolak kebenaran Firman Tuhan. Ketika seseorang terus menolak Firman, hatinya lama-kelamaan menjadi keras dan bebal. Ia semakin tidak peka terhadap suara Tuhan, dan pengertiannya terhadap Firman Tuhan menjadi semakin tumpul.

Inilah bahaya dalam kehidupan rohani: ketika kita menolak terang Firman Tuhan, kita bisa kehilangan kemampuan untuk menerima terang yang lebih besar.

Penutup

Karena itu, dari ayat ini kita belajar untuk merespons Firman Tuhan dengan benar. Jangan abaikan Firman Tuhan yang sudah kita dengar. Terimalah, renungkanlah, dan lakukanlah dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kita setia memakai apa yang Tuhan sudah berikan, Tuhan akan menambahkan pengertian, kepekaan, dan pertumbuhan rohani yang lebih besar dalam hidup kita. Amin.