Betapa besarnya kasih Bapa kepada kita

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

KKasih Bapa yang besar membuat setiap orang yang percaya kepada Yesus diterima sebagai anak-anak Allah. Status ini bukan karena kelayakan kita, tetapi semata-mata karena kasih karunia-Nya. Karena itu, kita dipanggil untuk hidup kudus, meninggalkan dosa dan semakin serupa dengan Kristus.

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.

Yohanes 1:12

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.'

1 Yohanes 3:1

Dalam kehidupan ini, apabila ada orang-orang di sekitar kita yang tidak mengenal atau tidak menerima kita, janganlah berkecil hati. Kita perlu mengingat bahwa dunia juga tidak mengenal Yesus Kristus, Sang Pengantara kita kepada Bapa. Namun ada satu hal yang harus selalu kita ingat: betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita. Meskipun dunia kadang menolak atau membenci kita, Tuhan tetap mengasihi kita dengan kasih yang besar dan setia.

Hubungan kita dengan Allah terjadi karena kasih-Nya yang dianugerahkan kepada kita. Kasih itu membuat kita layak disebut anak-anak Allah.

  1. Kita menjadi anak-anak Allah
  2. Setiap orang yang percaya kepada Yesus dan menerima-Nya diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah. Ini adalah status dan posisi baru yang diberikan bukan karena kelayakan kita, tetapi karena kasih karunia-Nya.

    Kita yang dahulu jauh dari Allah kini diterima sebagai anak-anak-Nya.
  3. Kita dipanggil menjadi seperti Yesus
  4. Setiap orang yang percaya kepada Yesus dipanggil untuk semakin serupa dengan Dia. Hidup sebagai anak-anak Allah bukan hanya soal status, tetapi juga tentang perubahan hidup.

    Semakin kita mengenal kasih Bapa, semakin hidup kita dibentuk untuk mencerminkan karakter Kristus.
  5. Kita dipanggil meninggalkan dosa
  6. Di dalam Yesus tidak ada dosa. Karena itu, sebagai anak-anak Allah, kita tidak boleh lagi hidup dikuasai oleh dosa.

    Kasih Allah bukan alasan untuk hidup sembarangan, tetapi dorongan untuk hidup dalam pertobatan, kekudusan dan ketaatan kepada Tuhan.
  7. Kita dipanggil hidup kudus
  8. Menjadi anak-anak Allah adalah anugerah yang besar. Anugerah ini seharusnya mendorong kita untuk hidup seperti Yesus.

    Pergumulan dan persoalan hidup tidak seharusnya membuat kita menjauh dari Tuhan, tetapi justru semakin bergantung kepada-Nya. Melalui semua proses itu, Tuhan membentuk kita menjadi semakin serupa dengan Kristus.

Perubahan status kita menjadi anak-anak Allah bukan karena kebaikan, kesetiaan, kemampuan, kesalehan, atau kelebihan kita. Semuanya terjadi semata-mata karena kasih karunia-Nya. Kita yang berdosa sebenarnya tidak layak menerima kasih yang sedemikian besar. Namun di dalam ketidaklayakan itulah, Allah mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya.

Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.

(1 Yohanes 4:9)

Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

(1 Yohanes 4:10) Tuhan Yesus memberkati kita semua.