Masterpiece in the making

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Dalam hidup, kita sering punya rencana sendiri. Tapi Tuhan punya rencana yang lebih besar: membuat kita makin mirip dengan Yesus.

.

Bahan Commander of Thousand JC-Youth minggu kedua Mei 2026

Bahan bacaan

  • Yeremia 18:4
    Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya.
  • Roma 8:29
    Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Penjelasan Materi

Ice breaker (10 Menit)

The pottery fail

  • Aktivitas: Mintalah setiap orang memikirkan satu kegagalan atau pengalaman memalukan yang pernah mereka alami (misal: gagal ujian, diputusin, atau salah ngomong).
  • Pertanyaan: "Kalau kamu bisa menghapus kejadian itu dari sejarah hidupmu, apakah kamu akan melakukannya? Atau justru kejadian itu yang bikin kamu jadi lebih dewasa sekarang?"
  • Kaitkan: Sama seperti tanah liat, kadang kita merasa "ditekan" atau "dihancurkan" oleh keadaan. Tapi di tangan penjunan yang tepat, kehancuran itu justru awal dari bentuk yang baru.

Materi Firman (25 menit)

Dalam hidup, kita sering punya rencana sendiri. Tapi Tuhan punya rencana yang lebih besar: membuat kita makin mirip dengan Yesus. Berikut adalah cara Tuhan memproses kita:

  1. Yer 18:4 Salib adalah pengganti yang sempurna
  2. Tuhan tidak membuang tanah liat yang rusak; Dia membentuknya kembali. Saat kita jatuh atau membuat keputusan salah di masa lalu, Tuhan tidak langsung "cancel" kita. Dia justru memakai kegagalan itu untuk memperbaiki ego, kesombongan, atau ketidaksabaran kita.

    • Aplikasi: Jangan lari dari proses saat hasilnya belum sesuai ekspektasi. Tetaplah lembut di tangan Tuhan
  3. Rom 8:29 Blueprints: Menjadi serupa Yesus
  4. Tujuan akhir Tuhan bukan cuma bikin kita sukses secara duniawi, tapi supaya karakter kita cara kita berpikir, bicara, dan bereaksi sama seperti Yesus.

    • Aplikasi: Saat menghadapi masalah, tanya diri sendiri: "Gimana ya respon Yesus kalau di posisi ini?"
  5. Peran Roh Kudus sebagai "Asisten pembentuk"
  6. Kita tidak bisa mengubah karakter kita sendirian dengan kekuatan otot. Roh Kuduslah yang menuntun kita ke dalam seluruh kebenaran. Dia yang membisikkan di hati kita mana yang harus diperbaiki.

    • Aplikasi: Bangun hubungan pribadi dengan Roh Kudus lewat doa dan penyembahan agar proses pembentukan ini terasa lebih ringan.

Bahan Diskusi (10 Menit)

  • Ceritakan satu momen di mana kamu merasa Tuhan sedang "menekan" atau memproses karaktermu (misalnya: lewat teman yang menyebalkan atau situasi sulit). Apa yang kamu pelajari dari situ?
  • Bagian mana dari karakter Yesus yang paling sulit kamu tiru saat ini? Bagaimana Roh Kudus bisa membantumu minggu ini?

    Aplikasi dan tantangan (15 Menit)

    Tantangan minggu ini:

    • Jurnal doa: Tuliskan satu area dalam hidupmu yang sedang terasa "rusak" atau sulit.
    • Komitmen: Setiap pagi sebelum memulai aktivitas, katakan: "Roh Kudus, tolong tuntun aku hari ini. Jadikan aku tanah liat yang lembut di tangan-Mu"
    • Komitmen: Cobalah untuk menjadi berkat di tempat yang paling membuatmu merasa sulit untuk bersikap baik (misal: di media sosial atau lingkungan sekolah yang toxic).