Bukan sekedar tradisi
| Commander of Thousand | |
|---|---|
| Tanggal | Minggu, 03 Mei 2026 |
| Penulis | Departemen Pemuda dan Anak |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
| |
Yesus tidak tetap mati! Kebangkitan-Nya membuktikan bahwa iman kita tidak sia-sia. Karena Dia hidup, Dia memegang hari esok kita. Kita tidak perlu cemas soal karier atau masa depan karena Bapa di surga tahu apa yang kita perlukan.
Bahan Commander of Thousand JC-Youth minggu pertama Mei 2026
Bahan bacaan
- Roma 5:8
- Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
- Matius 6:33
- Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Penjelasan Materi (45 menit)
Ice breaker (10 Menit)
The Price Tag Mintalah setiap peserta mengeluarkan satu barang yang paling berharga yang mereka bawa (HP, jam tangan, kado dari pacar, dll).
- Pertanyaan
Kalau barang ini rusak atau hilang, seberapa sedih kamu? Berapa harga yang rela kamu bayar untuk memperbaikinya?
- Koneksi
Kita sering menjaga barang berharga dengan hati-hati. Tapi sadarkah kita bahwa Tuhan membayar "harga" yang sangat mahal yaitu nyawa-Nya sendiri hanya untuk memulihkan hubungan dengan kita? Paskah bukan soal telur atau libur sekolah, ini soal "Heart Check" atau pemeriksaan hati kita.
Materi Firman (25 menit)
- Pengorbanan yang menyentuh hati
- Roma 3:23-24 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
- Belajar dari teladan Yesus saat menderita
- Di Getsemani: Ia stres tapi tetap berserah pada kehendak Bapa. Kita boleh "menawar" dalam doa, tapi jangan memaksakan kehendak.
- Saat Dihina: Yesus tidak membalas dendam. Sebagai anak muda, tantangan kita adalah tetap mengasihi orang yang menyebalkan di media sosial atau lingkungan kita.
- Kuasa kebangkitan untuk masa depan
- Matius 28:6a: Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya.
Paskah seringkali menjadi rutinitas. Namun, jika kita melihat apa yang Yesus alami, itu sangat tidak manusiawi. Mulai dari stres luar biasa di Getsemani hingga cambuk yang menghancurkan punggung-Nya, Yesus melakukan itu semua untuk menggantikan hukuman mati yang seharusnya kita terima karena dosa.
Saat kita menghadapi tekanan (stres sekolah, bullying, atau masalah keluarga), ingatlah Yesus:
Yesus tidak tetap mati! Kebangkitan-Nya membuktikan bahwa iman kita tidak sia-sia. Karena Dia hidup, Dia memegang hari esok kita. Kita tidak perlu cemas soal karier atau masa depan karena Bapa di surga tahu apa yang kita perlukan.
Diskusi kelompok kecil (10 Menit)
- Setelah mendengar detail penderitaan Yesus tadi, bagian mana yang paling menyentuh hatimu secara pribadi? Mengapa?
- Apakah selama ini kamu merasa "hadirat Tuhan" itu nyata dalam keseharianmu (seperti saat belajar atau nongkrong), atau kamu hanya merasa dekat dengan Tuhan saat di gereja saja?
Aplikasi dan Tantangan (15 Menit)
- Aplikasi: Menjaga "hadirat Tuhan". Jika ada dosa atau rasa pahit hati yang membuatmu merasa jauh dari Tuhan, segera selesaikan lewat doa pertobatan minggu ini. Jangan biarkan hatimu menjadi "dingin" terhadap kasih Tuhan.
- Tantangan Mingguan: "Priority first" Selama seminggu ke depan, sebelum membuka HP atau media sosial di pagi hari, luangkan waktu 5 menit untuk membangun hubungan dengan Tuhan (doa/baca satu ayat). Praktekkan Matius 6:33 dengan mendahulukan Tuhan, dan lihatlah bagaimana Dia menuntun harimu.
- Closing Prayer: Berdoa agar setiap anak muda berani berkata bahwa masa depan mereka akan baik karena Yesus hidup dan menuntun mereka.