Jadilah yang terbaik

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Tuhan rindu kita melakukan segala sesuatu dengan segenap hati, seperti untuk Dia dan bukan untuk manusia. Setiap orang memiliki talenta yang dapat dipakai untuk melakukan yang terbaik bagi Tuhan. Saat kita berhenti membandingkan diri dan mulai setia dengan apa yang Tuhan percayakan, hidup kita akan menjadi berkat dan memuliakan nama-Nya.

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Kolose 3:23

Firman Tuhan mengajarkan bahwa apa pun yang kita lakukan harus kita kerjakan dengan segenap hati, seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Namun sering kali kita melakukan sesuatu dengan setengah hati, karena merasa itu tidak penting atau merasa tidak ada yang mengawasi. Padahal Tuhan melihat hati dan sikap kita dalam setiap pekerjaan dan pelayanan.

Bagaimana kita bisa melakukan yang terbaik dan berkenan di hadapan Tuhan?

  1. Gunakan kelebihan yang Tuhan berikan
  2. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Sering kali saat diajak melayani, kita lebih mudah melihat kekurangan diri sendiri: merasa tidak pandai berbicara, tidak cocok, atau merasa penampilan kurang baik. Namun kita lupa bahwa Tuhan juga sudah memberikan kelebihan kepada setiap kita. Tuhan mau kita memakai apa yang ada pada kita untuk melakukan yang terbaik bagi-Nya.
  3. Jangan membandingkan diri dengan orang lain
  4. Membandingkan diri dengan orang lain hanya akan membawa dua hal yang tidak baik:

    1. jika merasa lebih baik, kita bisa menjadi sombong
    2. jika merasa lebih rendah, kita bisa menjadi iri hati
    Keduanya tidak berkenan kepada Tuhan. Karena itu, fokuslah pada apa yang Tuhan percayakan kepada kita, bukan pada apa yang dimiliki orang lain.
  5. Jadilah dirimu sendiri sesuai talenta yang Tuhan berikan
  6. Tuhan memberikan talenta kepada setiap orang, minimal satu talenta. Karena itu, jangan sibuk mencari alasan untuk tidak melayani. Jika kita merasa lebih, pujilah Tuhan. Jika kita merasa kurang, tetap pujilah Tuhan, karena justru di dalam kelemahan kita, Tuhan dapat menyatakan kuasa-Nya. Yang penting adalah kita setia memakai talenta itu dan mengembangkannya untuk kemuliaan Tuhan.

Dalam kehidupan ini memang ada persaingan, tetapi yang terutama adalah bagaimana kita melakukan yang terbaik dengan apa yang Tuhan sudah taruh dalam hidup kita. Tuhan tidak menuntut kita menjadi orang lain, tetapi menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri di hadapan-Nya.

Amin.


Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efesus 2:10)