Fokus

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Fokus kepada Tuhan menjaga kita dari penyimpangan dan kegagalan rohani. Masalah, kekuatiran, dan pengaruh lingkungan dapat mengaburkan arah hidup jika kita tidak berpegang pada Firman. Saat mata kita tertuju kepada Tuhan, hidup kita akan tetap berada dalam rencana-Nya.

Fokus kepada Allah membuat seluruh Firman-Nya dalam hidup kita digenapi. Jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri dari kebenaran Firman Tuhan. Hidup yang tidak fokus akan mudah digoyahkan oleh keadaan.

Tetapi kepada-Mulah, ya ALLAH, Tuhanku, mataku tertuju; pada-Mulah aku berlindung, jangan campakkan aku!

Mazmur 141:8

Fokus yang benar adalah kepada pribadi Tuhan Yesus, bukan kepada hal-hal lain. Tuhan tidak menuntut sesuatu yang mustahil, tetapi Ia menghendaki komitmen hati yang sungguh kepada-Nya.

Apa yang membuat kita gagal fokus?

  1. Masalah dan bayang-bayang masa lalu
  2. Kedewasaan rohani berarti melupakan apa yang di belakang dan mengarahkan diri kepada apa yang di depan, menuju panggilan sorgawi.
  3. Kekuatiran
  4. Jangan kuatir akan hari esok. Fokuslah pada hari ini dan serahkan kekuatiran kepada Tuhan supaya Ia memelihara kita.
  5. Ketakutan
  6. Takutlah kepada Tuhan dan jangan menyimpang dari Firman-Nya. Tuhan tidak memberikan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban.
  7. Pengaruh lingkungan
  8. Lingkungan yang baik akan membawa kita kepada kebaikan, tetapi lingkungan yang tidak baik dapat menarik kita menjauh dari Tuhan.

Karena itu kita membutuhkan cara pandang rohani, yaitu Firman Tuhan. Dengan Firman, kita mampu melihat dengan jelas arah hidup dan tetap tinggal dalam rencana Tuhan.

Tetaplah fokus kepada Allah, dan hiduplah dalam kebenaran-Nya.