Melangkah dalam iman di tahun yang baru
![]() | |
| Inspirational | |
| Tanggal | 11 Januari 2026 |
| Oleh | Pdp Johan Susanto |
| Baca juga | |
| |
Tahun yang baru mengajak kita untuk melangkah dalam iman, meskipun jalan di depan tidak selalu jelas. Orang benar hidup oleh iman, bukan oleh apa yang dilihat, karena Tuhan bekerja di balik setiap proses hidup. Dengan bersandar kepada Kristus, kita akan mengalami damai sejahtera serta penyertaan Tuhan yang nyata.
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.
Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.
Memasuki tahun yang baru, Tuhan mengajar kita untuk terus melangkah dalam iman, sebab tidak semua jalan di depan kita terlihat jelas dan tidak semua rencana kita akan berjalan sesuai dengan harapan. Namun di tengah ketidakpastian itu, Tuhan memanggil kita untuk percaya penuh kepada-Nya.
Iman menolong kita untuk tetap berjalan, sekalipun keadaan belum berubah dan jawaban belum terlihat. Firman Tuhan menegaskan bahwa:
- Orang benar akan hidup oleh iman
- Tanpa iman tidak mungkin kita berkenan kepada Allah
Karena itu, tahun yang baru adalah kesempatan baru bagi kita untuk semakin bersandar kepada Tuhan, bukan kepada kekuatan diri sendiri. Orang yang hidup oleh iman akan melihat perlindungan dan penyertaan Tuhan nyata dalam setiap langkah hidupnya.
Kiranya Allah, sumber pengharapan, memenuhi kita dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman, supaya oleh kekuatan Roh Kudus, hidup kita berlimpah-limpah dalam pengharapan. Marilah kita menjalani tahun yang baru ini dengan tekad untuk melangkah dalam iman.
- Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. (Roma 5:1)
- Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. (Galatia 2:19-20)
- Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan. (Ibrani 12:2)
Tuhan Yesus memberkati kita semua.
