Tahun 2026 akan lebih baik dari tahun 2025
| Inspirational | |
|---|---|
| Tanggal | 24 Desember 2025 |
| Oleh | Minerva Gabriela Tuanakotta |
| Baca juga | |
| |
| |
Di tengah kekhawatiran dan ketidakpastian, Tuhan mengingatkan bahwa terang Kristus selalu mengalahkan kegelapan. Ketika kita menerima Yesus sebagai Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, dan Raja Damai, tidak ada lagi alasan untuk takut menyongsong masa depan. Percayalah, kasih setia Tuhan tetap untuk selama-lamanya, dan tahun 2026 ada di dalam tangan-Nya yang setia.
Renungan ini diawali dengan sebuah kesaksian. Beberapa waktu yang lalu, setelah mengikuti Menara Doa, saya tidak dapat tidur. Pikiran saya dipenuhi pertanyaan tentang seperti apa tahun 2026 nanti. Yang terbayang adalah seperti gumpalan awan hitam — rasa takut, kekhawatiran, dan berbagai berita bencana alam yang semakin sering terjadi di Indonesia, termasuk isu megathrust. Dari situ muncul pertanyaan: apakah suatu saat Bogor juga akan terdampak? Mungkin bukan hanya saya, tetapi banyak dari kita yang merasakan kekhawatiran serupa.
Di tengah kegelisahan itu, Tuhan mengingatkan saya pada firman-Nya dalam kitab Yesaya pasal 9, tentang bangsa yang berjalan dalam kegelapan dan melihat terang yang besar. Bukankah kondisi Indonesia hari-hari ini juga terasa seperti itu — seolah sedang terpuruk dan berjalan dalam kegelapan?
- Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putra telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahu-Nya dan nama-Nya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yesaya 9:6)
Biarlah saat kita datang beribadah Natal, kita bukan hanya untuk merayakan Natal sebagai sebuah perayaan, tetapi benar-benar menerima Kristus sebagai Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, dan Raja Damai dalam hidup kita. Jika kita memiliki semua itu, apa lagi yang perlu kita khawatirkan dalam menyambut tahun 2026? Kita memiliki Penasehat yang bijaksana, Allah yang berkuasa, Bapa yang mengasihi, dan Raja Damai yang memerintah hidup kita.
Tema Natal tahun 2025 mengingatkan kita: “Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Saya pribadi melihat begitu banyak mujizat Tuhan sepanjang tahun ini, terutama dalam hal kesehatan — sesuatu yang sebelumnya tidak pernah saya pikirkan secara khusus. Anak saya pernah mengalami pneumonia dan hampir melewati masa kritis, tetapi Tuhan menolong dengan ajaib. Demam sembuh dengan cepat. Ibu saya yang memiliki masalah ginjal dan dijadwalkan operasi akhirnya tidak jadi dioperasi. Bahkan ibu mertua saya baru saja mengalami kesembuhan. Semua itu adalah bukti nyata kasih setia Tuhan.
Mengapa gambaran awalnya seperti awan? Karena firman Tuhan berkata:
- Tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia, semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia. (1 Korintus 2:9)
Seperti awan — tidak terlihat jelas, tidak diketahui bentuknya. Di tahun 2024, saya melihat tahun 2025 seperti awan yang samar. Tidak tahu apa yang akan terjadi. Namun ternyata Tuhan menyediakan hal-hal yang jauh melampaui apa yang bisa saya pikirkan dan bayangkan.
Karena itu, mari kita menyambut tahun 2026 dengan penuh semangat. Tetap percaya kepada Tuhan, tetap beriman kepada Tuhan, dan terus berjalan bersama Tuhan.
Amin.