Firman itu telah menjadi manusia

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (Yohanes 1:12)

Peristiwa Natal adalah keajaiban yang tidak terbandingkan dengan peristiwa apapun di dunia. Karena Allah yang menciptakan alam semesta datang ke bumi menjadi manusia, menjadi sama dengan ciptaan-Nya. Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Mulia yang bersemayam di sorga, telah datang ke bumi menjadi seorang bayi, dan hidup di antara manusia. Ia datang membawa kembali hidup Ilahi yang telah hilang akibat Adam memakan buah yang dilarang, memulihkan kembali hubungan dengan Allah yang telah putus, dan memberikan otoritas sebagai anak-anak Allah kepada mereka yang percaya kepada Nama Yesus Kristus.

Peristiwa Natal adalah peristiwa terobosan atas apa yang mustahil telah ditaklukkan, dan mukjizat terjadi. Maria yang perawan, mengandung dari benih Ilahi, tanpa ada keterlibatan benih pria, mengalami mukjizat yang tidak akan pernah dialami lagi oleh siapapun. Zakaria yang sudah tua, dan Elisabet yang mandul, melahirkan Yohanes sebagai nabi yang besar di mata Allah pada usia yang sangat lanjut. Suami istri yang tidak pernah punya keturunan, dan tidak mungkin lagi punya anak, telah melahirkan seorang nabi yang istimewa mempersiapkan jalan bagi Mesias yang telah dijanjikan melalui para nabi Perjanjian Lama.

Para gembala di padang Efrata yang tidak mengerti teologia dan janji kedatangan Mesias akan lahir di mana, mereka menerima kunjungan malaikat yang terang bendrang penuh kemuliaan, dan menerima berita kelahiran Mesias, sehingga mereka berjumpa Mesias. Peristiwa Natal adalah anugerah yang membuka pintu kemurahan Tuhan untuk kita mengalami mukjizat. Karena itu apa yang selama ini mustahil bagi Saudara, pengharapan baru terbuka untuk dapat terjadi ketika Saudara hidup dalam pemulihan dengan Allah, dan menghidupi hubungan baru yang intim dan melekat kepada-Nya senantiasa. Natal adalah awal terbukanya pintu mukjizat bagi kita.

Yohanes menyatakan dan menggambarkan dalam Injil Yohanes 1 bahwa peristiwa Natal adalah Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita, dan kami telah melihat kemulian-Nya, ... sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Siapakah Firman itu? Ia adalah Allah dan Ia bersama-sama dengan Allah sejak dari semula. Segala sesuatu diciptakan oleh Firman itu, tidak ada kecuali. Segala yang ada telah ada oleh karena Firman. Di dalam Firman itu ada hidup, dan hidup itu adalah terang manusia (Yohanes 1: 1-5). Jadi Firman yang telah menjadi Manusia itu, membawa hidup Ilahi ke dalam kita yang percaya, hidup yang dapat menciptakan apa yang dulu tidak ada di dalam kita, namun sekarang bisa menjadi ada, karena kuasa hidup dan kuasa cipta yang kita terima dari Firman itu. Inilah mukjizat yang dihadirkan karena Natal . Inilah hadiah dari surga bagi yang mau menerima dan percaya kepada Nama Yesus, dan membangun hidup yang intim melekat kepada-Nya. Natal menjadikan kita menerima hidup Ilahi, dan hidup itu menjadi terang di dalam kita, sehingga kita membawa terang-Nya bagi orang lain yang dalam kegelapan.

Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. (Yohanes 1:4-5)

Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka ayang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorai, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapanMu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak sorai di waktu membagi-bagi jarahan. (Yesaya 9:1-2)

Peristiwa natal adalah terobosan terang kemuliaan Allah yang membalikkan kegelapan menjadi terang fajar surgawi bagi umat-Nya, dan pembalikkan dari tawanan yang memikul kuk perbudakan dan tekanan gandar intimidasi, menjadi umat yang merdeka dan penuh sorak kemenangan menuai dan menjarah.

Natal sudah terjadi, apakah Saudara telah menerima apa yang Dia bawa dari sorga untuk Saudara? Ia telah datang supaya kita dapat meraih apa yang telah Dia bawa dari surga untuk kita. Yaitu hidup kekal dan kelimpahan. Apa yang tidak dapat kita peroleh dengan kemampuan dan kepintaran manusia, itulah yang Dia sediakan bagi kita. Dia menghendaki, apa yang ada di surga turun ke bumi, dan terjadi di dalam hidup kita yang percaya kepada-Nya. Damai sejahtera, kesembuhan, hikmat, kreatifitas, sukacita, kelimpahan, semua itu ada di surga dan di bawa ke dalam hidup kita, menggantikan apa yang dunia berikan kepada manusia. Apa yang dunia berikan? ketakutan, stres, khawatir, sakit penyakit, kebangkrutan, dan sebagainya. Yesus datang untuk membalikkan hidup kita yang dirusak oleh dosa, dipulihkan kembali oleh anugerah-Nya. Kita sedang memasuki tahun pemulihan dan kelimpahan di depan kita.

Karena itu adalah suatu keharusan, setelah kita mengenal anugerah-Nya dan menerima-Nya di dalam hidup kita, bangun hubungan yang intim dengan-Nya. Hanya dengan melekat kepada-Nya dalam keintiman, maka aliran hidup Ilahi itu mengisi dan memenuhi hidup kita menjadi kekuatan dan terang hikmat yang membuat kita berjalan dalam rancangan-Nya. Hidup yang mengikuti rancangan-Nya adalah hidup yang siap dan matang untuk mengalami penggenapan janji-janji-Nya, dan di dalamnya itu adalah penglaman mukjizat. Kita sedang dipulihkan menjadi seperti apa yang telah dirancang di sorga terjadi di dalam kita.

SELAMAT HARI NATAL 2009

Sumber