Pengharapan adalah sauh yang kuat ditengah badai zaman

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi sejak 7 Oktober 2026 10.31 oleh Sari (bicara | kontrib) (Baru)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari

Dunia hari ini seperti lautan yang sedang diamuk badai besar. Tanpa pegangan yang tepat, jiwa kita akan mudah terombang-ambing, terseret arus keputusasaan, lalu karam.

Bagaimana kita sebagai orang percaya dapat tetap teguh berdiri di tengah situasi sekarang ini Jawabannya; "Kita harus memiliki Sauh yang kuat, yaitu Pengharapan di dalam Kristus." Di dunia perkapalan, sauh atau jangkar adalah alat keselamatan paling krusial bagi sebuah kapal. Karena sauhlah yang menahan kapal agar tetap berada di tempatnya dan tidak hancur menabrak karang saat badai datang menerpa.

Alkitab menyatakan bahwa jiwa kita memiliki sauh atau jangkar, yaitu Pengharapan berdasarkan iman di dalam Yesus Kristus.

Mengapa memiliki sauh iman begitu krusial saat ini? Karena badai zaman ini, baik itu krisis ekonomi, kesendirian di tengah keramaian digital, maupun ketidakpastian masa depan, tidak akan bisa menenggelamkan hidupmu jika sauh imanmu tertanam kuat di dalam Yesus Kristus.

Jangan takut terhadap apa yang sedang terjadi di dunia sekarang ini, karena Dia yang ada di dalam kita lebih besar dari segala roh yang ada di dalam dunia ini. Pegang teguh janji-Nya, labuhkan pengharapanmu melampaui apa yang kelihatan.

Sadari, bahwa iman kita sering kali bekerja di area yang tidak terlihat. Pengharapan Yang adalah sauh atau jangkar kita di dalam Kristus adalah sebuah kepastian karena sauh atau jangkar itu terikat langsung pada takhta Allah yang tidak tergoncangkan oleh krisis apa pun di bumi. (AH)

Jangan takut terhadap apa yang sedang terjadi di dunia sekarang ini, karena Dia yang ada di dalam kita lebih besar dari segala roh yang ada di dalam dunia ini. Pegang teguh janji-Nya, labuhkan pengharapanmu melampaui apa yang kelihatan.