Merdeka dari belenggu masa lalu
| Materi COOL Wanita | |
|---|---|
| Tanggal | Selasa, 04 Agustus 2026 |
| Penulis | Departemen COOL |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
Kemerdekaan sejati bukan berarti tidak pernah terluka, tetapi tidak lagi dikendalikan oleh luka tersebut. Di dalam Kristus kita adalah ciptaan baru. Masa lalu boleh menjadi pelajaran, tetapi tidak boleh menjadi penjara.
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Pendahuluan
Banyak wanita percaya kepada Tuhan, tetapi masih hidup dalam bayang-bayang masa lalu. Ada yang terikat oleh luka masa kecil, kegagalan pernikahan, penolakan, dosa masa lalu, rasa bersalah, atau perkataan negatif yang pernah diterima. Akibatnya, Kita sulit melangkah maju dan menikmati kehidupan yang Tuhan sediakan. Kabar baiknya, kemerdekaan bukan hanya berarti diampuni, tetapi juga dipulihkan. Kristus tidak hanya menghapus dosa kita, tetapi juga memulihkan identitas kita. Bagaimana mengalami Kemerdekaan dari masa lalu?
Isi
- Kemerdekaan dimulai dari identitas yang baru
- Kemerdekaan membutuhkan pengampunan
- Kemerdekaan membawa kita kepada tujuan Tuhan
Diskusi kelompok
- Apa pengalaman masa lalu yang paling sering menghambat pertumbuhan rohani Kita?
- Mengapa mengampuni sering terasa sulit?
- Bagaimana cara membedakan mengingat masa lalu dan hidup dalam masa lalu?
- Langkah praktis apa yang akan kita lakukan minggu ini untuk hidup lebih merdeka?
Kesimpulan
Kemerdekaan sejati bukan berarti tidak pernah terluka, tetapi tidak lagi dikendalikan oleh luka tersebut. Di dalam Kristus kita adalah ciptaan baru. Masa lalu boleh menjadi pelajaran, tetapi tidak boleh menjadi penjara.
Deklarasi bersama:
Aku adalah ciptaan baru dalam Kristus. Masa laluku tidak menentukan masa depanku. Aku hidup dalam kemerdekaan yang Tuhan berikan.
Jadwal
- 04 Ags 2026: Merdeka dari belenggu masa lalu
- 04 Agst 2026: Materi
- 11 Agst 2026: Menara Doa Wanita
- 18 Agst 2026: Ibadah WBI
- 25 Agst 2026: Libur