Are you ready? (Pdt Sutadi Rusli)
| Pesan Gembala | |
|---|---|
| Ibadah | Ibadah Raya |
| Tanggal | Minggu, 8 Maret 2026 |
| Gereja | GBI Danau Bogor Raya |
| Lokasi | Grha Amal Kasih |
| Kota | Bogor |
| Video | YouTube |
| Khotbah lainnya | |
| |
| |
| |
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras facilisis neque ligula, at elementum velit viverra eu.
Shalom dan selamat pagi, semua sehat dan semangat? Puji Tuhan! Walaupun cuaca hujan, tapi umat-umat Tuhan tetap antusias menghadap kepada hadirat Tuhan, semua pasti diberkati Tuhan. Amin!
Kita sudah lama diingatkan kebenaran Firman Tuhan, dan menyiapkan kepada pribadi lepas pribadi, Aku datang segera! Amin! Kita percaya Dia segera menjemput gereja-Nya, baik secara pribadi maupun secara korporat, rapture, kita duduk semeja dalam perjamuan bersama anak domba yang kudus.
Bagaimana supaya kita tidak ketinggalan, kita masuk ke dalam kerajaan Sorga, masuk dalam bahtera yang Tuhan sediakan?
Tema hari ini adalah "Are you ready?" Semua siap menantikan kedatangan Tuhan? Di tengah dunia yang penuh peperangan yang ada, ini menjadi satu tanda kedatangan Tuhan begitu sangat singkat. Kita perlu baca tanda-tanda yang ada, Firman Tuhan pasti digenapi! Amin!
Kita perlu baca dan peka kepada setiap tanda zaman yang Tuhan perlihatkan. Ada orang-orang yang tidak peduli, tapi saya berdoa kita semua berdoa dan melihat sungguh apa yang terjadi hari-hari ini. Kita perlu menangkap dari tanda-tanda yang Tuhan berikan.
- "Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
- Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
- dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
Ini adalah peringatan bagi kita, dari Tuhan Yesus sendiri. Ada dua hal yang penting yang perlu kita responi, mempersiapkan diri kita masuk bertemu bersama-sama dengan Tuhan.
#1 Daging vs roh
Yang pertama, Tuhan mengingatkan kepada kita makan dan minum, kawin dan mengawinkan. Ini bicara hal-hal kedagingan. Ini sudah terjadi dari ribuan tahun lalu pada zaman Nuh, ini terjadi lagi pada saat ini. Mereka hidup dengan keduniawian.
Coba kita renungkan. Bagaimana orang-orang pada zaman Nuh hidup dalam kedagingan, kehendak jasmani, lupa untuk hal-hal yang rohani. Semua sudah begitu baik, well organized, lalu mereka kejar kekayaan, kedagingan, makan dan minum, kawin mengawinkan. Padahal ada hal-hal yang lebih penting. Saudara pergi keluar rumah, makanan ada begitu banyak ke mana-mana yang begitu menarik. Saya bersyukur, jemaat yang hadir di sini cari hal-hal makanan yang rohani dulu baru cari makanan yang jasmani.
| Daging | Roh |
|---|---|
|
percabulan |
kasih |
Sisi sebelah kiri bicara kedagingan,
- Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.
- Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. (Galatia 5:19-21)
Saya teringat minggu lalu, ada seorang pelayan jemaat kita di Rayon 7 cerita kepada saya bagaimana kondisinya. Dia bilang begitu lega, begitu plong. Beberapa waktu lalu, dia dikhianati oleh teman sekerjanya, belasan miliar. Dia merasa ditusuk dari belakang. Setelah bergumul, berpuasa, berdoa, akhirnya dia katakan bahwa dia mengalami kemenangan, dia mengikhlaskan itu semuanya. Waktu kita melakukan hal-hal yang rohani, kita pasti diberkati Tuhan.
Satu waktu, Daud dikejar-kejar mau dibunuh oleh papa mertuanya sendiri. Papa mertuanya yang bernama Raja Saul punya iri hati pada mantunya sendiri. Karena cemburu sama Daud, dia kejar mau membunuh Daud. Tapi apa yang dilakukan Daud sebagai seorang mantu. Waktu Tuhan berikan kesempatan dua kali untuk membunuh papa mertuanya, tapi sama sekali dia tidak lakukan. Dia justru lepaskan papa mertuanya.
Mungkin hari-hari ini kita ingin membalas, tapi mari saya ajak agar kita jangan ada kedengkian, amarah, iri hati, cemburu, sakit hati. Kita lepaskan, kita pasti diberkati Tuhan! Haleluya!
Kita baca sisi yang sebelah kanan,
- Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. (Galatia 5:22-23)
Berapa banyak poin kedagingan yang kita masih alami? Kalau kita masih banyak kedagingan, mungkin kita tidak bisa jawab waktu ditanya are you ready?
- Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
- Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
- Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.
- Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
Jadi kalau Saudara masih hidup dalam daging, tidak berkenan pada Tuhan. Kalau kita masih punya amarah, sihir. Saya percaya di sini sudah ngga ada lagi yang suka diramal nasib, diramal telapak tangan, dan sebagainya, karena hidup kita ada di dalam tangan Tuhan dan masa depan kita penuh harapan! Amin!
Ini menjadi peringatan buat kita. Daging atau roh? Saudara kita harus berusaha hidup dalam roh.
Ada satu perumpamaan dari Tuhan, ada satu pintu yang lebar dan yang sesak. Orang antri di pintu yang sesak tapi berjuang masuk walaupun sulit. Kita harus berjuang menaklukkan kedagingan Saudara dan saya. Kita harus hidup dalam Roh Kudus, pasti Roh Kudus memberikan kekuatan buat kita. Kita menjadi rohani dalam Tuhan Yesus Kristus.
#2 Masa bodoh
Nuh ini membangun bahtera gede banget, kurang lebih 130 meter panjangnya, tingginya 3 lantai, lebarnya sekian puluh meter, gede banget. Dia bangun 100-120 tahun membangun bahtera itu. Orang-orang pada zaman itu, menurut ahli sejarah, tidak banyak, hanya ratusan ribu saja. Orang tanya, Nuh ngapain bangun. Nuh bersaksi memberitakan kabar akan ada bah. Tapi orang-orang cuek, masa bodoh, bilang ngga mungkin! Sama seperti orang-orang pada zaman Nuh, Firman Tuhan ingatkan kita terus menerus, tapi kita sering tidak peduli. Saudara, hati-hati!
Tiba-tiba saja, bah datang. Pada akhir zaman ini, tiba-tiba saja sangkakala berbunyi, terjadi rapture! Tapi jangan sampai kita terlambat!
- "Sungguh, bodohlah umat-Ku itu, mereka tidak mengenal Aku! Mereka adalah anak-anak tolol, dan tidak mempunyai pengertian! Mereka pintar untuk berbuat jahat, tetapi untuk berbuat baik mereka tidak tahu."
Jangan ada satu pun kita dikatakan Tuhan seperti ini, tapi biarlah kita adalah lima gadis yang bijaksana yang mempersiapkan kedatangan Tuhan.
Ayo perhatikan baik, miliki kepekaan, jangan jadikan hal-hal jasmani menjadi nomor satu dalam hidup kita, tapi utamakan hal-hal yang rohani!
Penutup
- Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
- Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."
Hendaklah Saudara dan saya juga siap sedia! Amin!
Semua siap sedia menantikan kedatangan Tuhan? Mari kita persiapkan diri kita lebih baik lagi hari-hari ini.