Rute terbaik menuju masa depan

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi sejak 27 Januari 2026 15.32 oleh Sari (bicara | kontrib) (Baru)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari

Rencana yang sukses di mata dunia belum tentu sukses di mata Tuhan. Pastikan "bahan bakar" dari rencana kita adalah untuk memuliakan nama-Nya, bukan sekadar cari popularitas atau uang.

Bahan Commander of Thousand JC-Youth minggu pertama februari 2026

  • Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
  • Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Amsal 16:3 ; Yeremia 29:11

Penjelasan materi (45 menit)

Ice breaker "the planner vs the reality" (10 Menit)

  • Minta setiap peserta mengambil ponsel mereka atau secarik kertas.
  • Tuliskan 3 rencana atau keinginan mereka 2 tahun ke depan (misal: masuk kampus impian, punya gadget baru, atau mulai bisnis kecil).
  • Pertanyaan: "Pernah nggak kalian sudah berencana matang-matang, tapi tiba-tiba ada hal tak terduga yang bikin rencana itu berubah total? Bagaimana perasaan kalian saat itu?"
  • Penjelasan singkat: Kita sering merasa punya kendali penuh atas hidup kita, padahal hidup manusia itu melewati masa lalu, kini, dan masa depan yang penuh ketidakpastian. Supaya nggak salah arah, kita butuh "navigator" yang tahu jalan paling aman.

Penjelasan Firman (25 menit)

  1. Lepaskan genggamanmu (surrender)
  2. Dalam bahasa Ibrani, kata "serahkanlah" berarti "gulunglah." Bayangkan kita punya ransel berat berisi beban impian (kuliah di mana, kerja apa, nikah kapan), lalu kita menggulungnya dan memindahkannya ke tangan Tuhan.

    • Amsal 16:3 Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
    • Aplikasi: Jangan menggenggam hidup sendirian. Kalau hasilnya nggak sesuai ekspektasi, belajarlah tenang karena Tuhan mungkin punya rute lain yang lebih keren.
  3. Aktifkan "notifikasi" Roh Kudus
  4. Roh Kudus bukan sekadar "kekuatan" abstrak, tapi pribadi yang bisa diajak curhat dan memimpin kita ke dalam kebenaran. Dia membantu kita membedakan mana yang cuma "tampak keren" vs mana yang "benar-benar tepat" buat kita.

    • Yohanes 16:13: Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.
    • Mazmur 37:23: TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.
  5. Cek motivasi: buat siapa?
  6. Rencana yang sukses di mata dunia belum tentu sukses di mata Tuhan. Pastikan "bahan bakar" dari rencana kita adalah untuk memuliakan nama-Nya, bukan sekadar cari popularitas atau uang.

    • 1 Korintus 10:31: Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
    • Kolose 3:23: Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Bahan Diskusi (10 Menit)

  • Dalam hal apa (studi, hubungan, hobi) kamu merasa paling sulit untuk menyerahkan kendalinya kepada Tuhan? Mengapa hal itu sulit bagimu?
  • Langkah praktis apa yang bisa kamu lakukan mulai minggu ini untuk lebih peka mendengarkan suara Roh Kudus sebelum mengambil keputusan?