Jangan takut, Tuhan Yesus menyertaimu

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi sejak 20 Juli 2026 16.04 oleh Sari (bicara | kontrib) (Baru)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari
janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

Yesaya 41:10

Pernahkah saudara merasa seperti sedang berdiri di tepi jurang ketakutan, di mana setiap masalah rasanya siap menjatuhkanmu kapan saja? Mungkin hari ini Saudara sedang cemas memikirkan kondisi ekonomi, beban pekerjaan yang menumpuk, atau kekhawatiran akan masa depan yang tidak pasti.

Namun, di tengah badai kecemasan itu, Tuhan memberikan pesan yang sangat tegas bagi kita: "Jangan takut." Gembala Sidang kita, Pdt. Niko Njotorahardjo mengingatkan kita bahwa saat ini kita sedang berada di "dunia yang berbeda," keadaan dunia sedang tidak menentu, situasi ekonomi penuh tantangan, dan persoalan datang silih berganti. Oleh karena itu kita diajak sepenuhnya untuk mengandalkan Roh Kudus.

Ingatlah janji Tuhan dalam Matius 28:18-20 saat Tuhan Yesus memberikan amanat agung, Ia juga berjanji akan menyertai kita senantiasa sampai akhir zaman. Ya, Roh Kuduslah yang akan menyertai kita semua. Dunia mungkin mengajar kita untuk selalu mengandalkan pengalaman, keahlian, atau kekuatan sendiri. Namun Amsal 3:5 mengatakan Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Sebagai orang percaya, satu-satunya sandaran yang tidak pernah mengecewakan kita hanya lah Tuhan Yesus. Dalam segala keadaan Ia menyertai mereka yang sungguh-sungguh percaya kepadaNya. Pesan yang paling menguatkan dari Yesaya 41:10 adalah janji-Nya untuk memegang kita dengan "tangan kananNya yang membawa kemenangan."

Ini adalah gambaran tentang perlindungan yang sangat penuh kuasa, seperti seorang ayah yang menggandeng tangan anaknya melewati jalan yang ramai dan berbahaya. Tuhan memegang tangan Saudara agar tidak jatuh dan tersesat di dunia yang tidak menentu ini. Tuhan sangat memahami keadaan Saudara. Dia tahu kapan kakimu mulai goyah dan kapan hatimu hampir menyerah.

Pertolongan-Nya sering kali datang lewat cara-cara yang tak terduga dan tepat pada waktunya. Jadi, apabila hari ini rasa takut itu datang lagi, ingatkanlah diri Saudara bahwa dibalik ketakutan itu, ada janji Tuhan yang jauh lebih besar dan lebih nyata daripada perasaan takut itu sendiri.

Kita memang tidak tahu secara detail apa yang akan terjadi di masa depan, tapi kita tahu siapa yang memegang masa depan itu. Saudara memiliki pegangan yang sangat kuat, yaitu tangan Tuhan Yesus Kristus yang tidak pernah gagal. Karena itu, janganlah takut. Tetaplah percaya dan biarkan tangan Tuhan menuntun Saudara menuju kemenangan. Amin

Sebagai orang percaya, satu-satunya sandaran yang tidak pernah mengecewakan kita hanyalah Tuhan Yesus. Dalam segala keadaan Ia menyertai mereka yang sungguh-sungguh percaya kepadaNya. Pesan yang paling menguatkan dari Yesaya 41:10 adalah janji-Nya untuk memegang kita