Article: 20260605/CLU: Perbedaan antara revisi
Baru |
k fmt |
||
| Baris 20: | Baris 20: | ||
== Pendahuluan == | == Pendahuluan == | ||
Selama beberapa tahun, gereja kita menggunakan istilah "Generasi Yeremia" untuk generasi muda berusia 30 tahun ke bawah, sesuai dengan perkiraan usia nabi Yeremia saat mendapat panggilan dari Tuhan untuk melayani bangsanya. | Selama beberapa tahun, gereja kita menggunakan istilah "Generasi Yeremia" untuk generasi muda berusia 30 tahun ke bawah, sesuai dengan perkiraan usia nabi Yeremia saat mendapat panggilan dari Tuhan untuk melayani bangsanya. Istilah ini pertama kali dikumandangkan oleh Pendeta Dr Tim Hill, yaitu ketua umum Sinode Church of God, Cleveland, Tennnessee, pada periode kepemimpinannya. | ||
Penggunaan istilah generasi Yeremia selain menyiratkan rentang usia, juga menyiratkan urapan dan panggilan kepada generasi muda agar menjadi seperti Yeremia yang begitu mencintai Allah, tidak kompromi terhadap dosa dan menyebarkan berita kebenaran dengan segenap hati tanpa lelah, apapun yang terjadi. | |||
Memasuki era target penyelesaian Amanat Agung hingga tahun [[2033]], maka visi mengenai generasi Yeremia menjadi lebih tajam lagi, yaitu inilah generasi yang dipanggil untuk menyebarkan injil kepada generasi masa kini. Para hamba Tuhan dari berbagai denominasi mengkonfirmasi bahwa generasi muda saat ini memiliki panggilan, urapan, dan daya serta prasarana yang memungkinkan penyebaran injil ke seluruh dunia menjadi semakin luas dan merambah komunitas dan tempat yang sebelumnya belum terjangkau. | |||
Kemajuan internet dan sosial media yang amat dikuasai generasi muda, memungkinkan mereka gunakan untuk menyebarkan injil Kristus dalam berbagai cara. Kita sedang melihat kemungkinan sangat besar amanat agung terselesaikan pada generasi ini. | |||
== Isi dan sharing == | == Isi dan sharing == | ||
Apa yang menjadi tugas kita yang bukan generasi Yeremia? Tentu kita juga melakukan bagian kita untuk menyebarkan injil dan bersaksi demi nama Kristus. Tetapi ada bagian yang perlu kita pahami baik agar kita sungguh-sungguh mendukung generasi Yeremia menjalankan panggilan Tuhan atas mereka. | |||
{{ol-list-kom | liclass= h4 | {{ol-list-kom | liclass= h4 | ||
| 1= {{BVQB | Yer 1:6-8}} Percaya, dukung dan sertai generasi Yeremia, sebagaimana Tuhan telah mempercayakan panggilan-Nya kepada mereka dan senantiasa menyertai mereka. | | 1= {{BVQB | Yer 1:6-8}} Percaya, dukung dan sertai generasi Yeremia, sebagaimana Tuhan telah mempercayakan panggilan-Nya kepada mereka dan senantiasa menyertai mereka. | ||
| p1= Dalam teks yang kita baca, Yeremia merasa dia tidak pandai berbicara sebab dia masih muda. Namun, Tuhan berfirman kepadanya bahwa dia tidak boleh menggunakan alasan kemudaannya sebagai alasan, tetapi justru panggilan, pengutusan dan perintah Tuhan adalah cukup sebagai alasan Yeremia bergerak melayani. Terlebih ada janji luar biasa bahwa Tuhan akan menyertai Yeremia jika ia mengiyakan panggilan Tuhan. Semua ini memberi pelajaran bagi kita, khususnya yang lebih tua atau senior dibanding generasi Yeremia: kita tidak boleh memandang rendah generasi muda dalam COOL/gereja kita, panggilan, pengutusan dan perintah Tuhan harus dilakukan, dan sebagaimana Tuhan menyertai mereka, kita sebagai generasi yang lebih tua dari mereka, juga harus menyertai dalam perjalanan mereka. Ingatlah, kesuksesan mereka adalah sukacita dan kesuksesan kita juga. Jangan pandang generasi muda sebagai saingan dalam pekerjaan atau pelayanan. Mari kita menjadi bagian dari kesuksesan generasi Yeremia membawa api Injil kemanapun mereka diutus dan ditempatkan Tuhan. | | p1= Dalam teks yang kita baca, Yeremia merasa dia tidak pandai berbicara sebab dia masih muda. Namun, Tuhan berfirman kepadanya bahwa dia tidak boleh menggunakan alasan kemudaannya sebagai alasan, tetapi justru panggilan, pengutusan, dan perintah Tuhan adalah cukup sebagai alasan Yeremia bergerak melayani. Terlebih ada janji luar biasa bahwa Tuhan akan menyertai Yeremia jika ia mengiyakan panggilan Tuhan. | ||
Semua ini memberi pelajaran bagi kita, khususnya yang lebih tua atau senior dibanding generasi Yeremia: kita tidak boleh memandang rendah generasi muda dalam COOL/gereja kita, panggilan, pengutusan dan perintah Tuhan harus dilakukan, dan sebagaimana Tuhan menyertai mereka, kita sebagai generasi yang lebih tua dari mereka, juga harus menyertai dalam perjalanan mereka. | |||
Ingatlah, kesuksesan mereka adalah sukacita dan kesuksesan kita juga. Jangan pandang generasi muda sebagai saingan dalam pekerjaan atau pelayanan. Mari kita menjadi bagian dari kesuksesan generasi Yeremia membawa api Injil kemanapun mereka diutus dan ditempatkan Tuhan. | |||
| 2= {{BVQB | Kis 6:3-7}} Generasi Yeremia membawa angin segar dalam pendekatan, metode dan cara melakukan pelayanan, bahkan dalam cara melebarkan jangkauan pelayanan. | | 2= {{BVQB | Kis 6:3-7}} Generasi Yeremia membawa angin segar dalam pendekatan, metode dan cara melakukan pelayanan, bahkan dalam cara melebarkan jangkauan pelayanan. | ||
| p2= Konteks dari ayat kita baca, jemaat mula-mula berkembang dengan pesat dan karenanya muncul tantangan bagaimana mengelola keuangan dan aset jemaat terutama untuk membantu janda-janda non Yahudi. Jemaat mula-mula sedang menghadapi sesuatu yang baru, | | p2= Konteks dari ayat kita baca, jemaat mula-mula berkembang dengan pesat dan karenanya muncul tantangan bagaimana mengelola keuangan dan aset jemaat terutama untuk membantu janda-janda non Yahudi. Jemaat mula-mula sedang menghadapi sesuatu yang baru, di mana mereka harus mengorganisasikan diri mereka sendiri oleh karena mereka semua ditolak menjadi bagian dari sinagoga Yahudi, yang selama ini merupakan pusat pengelolaan pelayanan jemaat Yahudi. | ||
Sseiring dengan berkembangnya Kekristenan, maka banyak orang non-Yahudi menjadi bagian dari jemaat Yahudi pengikut Kristus. | |||
Ini memunculkan tantangan baru yaitu selain mengakomodasi kebutuhan jemaat Kristen non-Yahudi, juga kelak bagaimana mengelola gereja yang tersebar di bangsa-bangsa. Ini membutuhkan pendekatan, metode dan cara baru menjalankan pelayanan; penyesuaian diperlukan. Para Rasul kemudian memutuskan untuk mengangkat dari jemaat, tujuh orang yang penuh Roh Kudus, penuh hikmat dan terkenal baik untuk membantu para Rasul menjalankan fungsi-fungsi pelayanan, terutama pelayanan jemaat dan pengelolaan pelayanan sehari-hari. | |||
Dipercaya bahwa ketujuh orang yang terpilih adalah generasi muda dalam gereja. Sangat menarik, Lukas menuliskan efek dari ketika orang-orang muda dipercaya dalam pelayanan gerejawi, maka justru Firman Allah makin tersebar dan gereja menjadi bertambah besar dan merebak ({{sabdaweb2v|Kisah Para Rasul 6:7}}). Ada suatu hubungan yang erat antara keterlibatan generasi yang lebih muda dengan pelebaran jangkauan pelayanan dan jumlah jemaat. | |||
{{p0|Jadi, bagaimana kita menyikapi hal ini?}} | |||
* Percayakan dan libatkan generasi muda dalam pelayanan di Gereja dan COOL | * Percayakan dan libatkan generasi muda dalam pelayanan di Gereja dan COOL | ||
* Berdoa dan menumpangkan tangan atas generasi Yeremia, dan | * Berdoa dan menumpangkan tangan atas generasi Yeremia, dan | ||
* Kita harus menyadari bahwa jika ingin melihat pelayanan kita terus berlanjut dan lebih banyak generasi muda dimenangkan untuk Kristus. | * Kita harus menyadari bahwa jika ingin melihat pelayanan kita terus berlanjut dan lebih banyak generasi muda dimenangkan untuk Kristus. | ||
}} | }} | ||
== Pertanyaan diskusi == | == Pertanyaan diskusi == | ||
# Dalam pekerjaan dan pelayanan, apakah saudara melihat generasi muda sebagai saingan/pengganti | # Dalam pekerjaan dan pelayanan, apakah saudara melihat generasi muda sebagai saingan/<wbr/>pengganti Saudara, atau sebagai orang yang akan melanjutkan apa yang sudah Saudara buat? | ||
# Apa yang mungkin membuat | # Apa yang mungkin membuat Saudara sulit untuk memberikan otoritas kepada generasi Yeremia, khususnya di pelayanan? Menurut Saudara, bagaimana mengatasi pandanganmu ini? | ||
== Kesimpulan dan saling mendoakan == | == Kesimpulan dan saling mendoakan == | ||
Mari kita terus dukung, sertai dan doakan generasi Yeremia membawa api injil kemanapun mereka pergi; menjadi generasi yang akan menuntaskan | Mari kita terus dukung, sertai dan doakan generasi Yeremia membawa api injil kemanapun mereka pergi; menjadi generasi yang akan menuntaskan Amanat Agung Tuhan Yesus. Amin! | ||
== Jadwal == | == Jadwal == | ||
Revisi terkini sejak 2 Juni 2026 14.03
| Materi COOL Umum | |
|---|---|
| Tanggal | Jumat, 05 Juni 2026 |
| Penulis | Departemen COOL |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
| |
Penggunaan istilah generasi Yeremia selain menyiratkan rentang usia, juga menyiratkan urapan dan panggilan kepada generasi muda agar menjadi seperti Yeremia yang begitu mencintai Allah, tidak kompromi terhadap dosa dan menyebarkan berita kebenaran dengan segenap hati tanpa lelah, apapun yang terjadi.
Bacaan: Yeremia 1:6-8; Kisah Para Rasul 6:3-7
Pendahuluan
Selama beberapa tahun, gereja kita menggunakan istilah "Generasi Yeremia" untuk generasi muda berusia 30 tahun ke bawah, sesuai dengan perkiraan usia nabi Yeremia saat mendapat panggilan dari Tuhan untuk melayani bangsanya. Istilah ini pertama kali dikumandangkan oleh Pendeta Dr Tim Hill, yaitu ketua umum Sinode Church of God, Cleveland, Tennnessee, pada periode kepemimpinannya.
Penggunaan istilah generasi Yeremia selain menyiratkan rentang usia, juga menyiratkan urapan dan panggilan kepada generasi muda agar menjadi seperti Yeremia yang begitu mencintai Allah, tidak kompromi terhadap dosa dan menyebarkan berita kebenaran dengan segenap hati tanpa lelah, apapun yang terjadi.
Memasuki era target penyelesaian Amanat Agung hingga tahun 2033, maka visi mengenai generasi Yeremia menjadi lebih tajam lagi, yaitu inilah generasi yang dipanggil untuk menyebarkan injil kepada generasi masa kini. Para hamba Tuhan dari berbagai denominasi mengkonfirmasi bahwa generasi muda saat ini memiliki panggilan, urapan, dan daya serta prasarana yang memungkinkan penyebaran injil ke seluruh dunia menjadi semakin luas dan merambah komunitas dan tempat yang sebelumnya belum terjangkau.
Kemajuan internet dan sosial media yang amat dikuasai generasi muda, memungkinkan mereka gunakan untuk menyebarkan injil Kristus dalam berbagai cara. Kita sedang melihat kemungkinan sangat besar amanat agung terselesaikan pada generasi ini.
Isi dan sharing
Apa yang menjadi tugas kita yang bukan generasi Yeremia? Tentu kita juga melakukan bagian kita untuk menyebarkan injil dan bersaksi demi nama Kristus. Tetapi ada bagian yang perlu kita pahami baik agar kita sungguh-sungguh mendukung generasi Yeremia menjalankan panggilan Tuhan atas mereka.
- Yer 1:6-8 Percaya, dukung dan sertai generasi Yeremia, sebagaimana Tuhan telah mempercayakan panggilan-Nya kepada mereka dan senantiasa menyertai mereka.
- Kis 6:3-7 Generasi Yeremia membawa angin segar dalam pendekatan, metode dan cara melakukan pelayanan, bahkan dalam cara melebarkan jangkauan pelayanan.
- Percayakan dan libatkan generasi muda dalam pelayanan di Gereja dan COOL
- Berdoa dan menumpangkan tangan atas generasi Yeremia, dan
- Kita harus menyadari bahwa jika ingin melihat pelayanan kita terus berlanjut dan lebih banyak generasi muda dimenangkan untuk Kristus.
Dalam teks yang kita baca, Yeremia merasa dia tidak pandai berbicara sebab dia masih muda. Namun, Tuhan berfirman kepadanya bahwa dia tidak boleh menggunakan alasan kemudaannya sebagai alasan, tetapi justru panggilan, pengutusan, dan perintah Tuhan adalah cukup sebagai alasan Yeremia bergerak melayani. Terlebih ada janji luar biasa bahwa Tuhan akan menyertai Yeremia jika ia mengiyakan panggilan Tuhan.
Semua ini memberi pelajaran bagi kita, khususnya yang lebih tua atau senior dibanding generasi Yeremia: kita tidak boleh memandang rendah generasi muda dalam COOL/gereja kita, panggilan, pengutusan dan perintah Tuhan harus dilakukan, dan sebagaimana Tuhan menyertai mereka, kita sebagai generasi yang lebih tua dari mereka, juga harus menyertai dalam perjalanan mereka.
Ingatlah, kesuksesan mereka adalah sukacita dan kesuksesan kita juga. Jangan pandang generasi muda sebagai saingan dalam pekerjaan atau pelayanan. Mari kita menjadi bagian dari kesuksesan generasi Yeremia membawa api Injil kemanapun mereka diutus dan ditempatkan Tuhan.Konteks dari ayat kita baca, jemaat mula-mula berkembang dengan pesat dan karenanya muncul tantangan bagaimana mengelola keuangan dan aset jemaat terutama untuk membantu janda-janda non Yahudi. Jemaat mula-mula sedang menghadapi sesuatu yang baru, di mana mereka harus mengorganisasikan diri mereka sendiri oleh karena mereka semua ditolak menjadi bagian dari sinagoga Yahudi, yang selama ini merupakan pusat pengelolaan pelayanan jemaat Yahudi.
Sseiring dengan berkembangnya Kekristenan, maka banyak orang non-Yahudi menjadi bagian dari jemaat Yahudi pengikut Kristus. Ini memunculkan tantangan baru yaitu selain mengakomodasi kebutuhan jemaat Kristen non-Yahudi, juga kelak bagaimana mengelola gereja yang tersebar di bangsa-bangsa. Ini membutuhkan pendekatan, metode dan cara baru menjalankan pelayanan; penyesuaian diperlukan. Para Rasul kemudian memutuskan untuk mengangkat dari jemaat, tujuh orang yang penuh Roh Kudus, penuh hikmat dan terkenal baik untuk membantu para Rasul menjalankan fungsi-fungsi pelayanan, terutama pelayanan jemaat dan pengelolaan pelayanan sehari-hari.
Dipercaya bahwa ketujuh orang yang terpilih adalah generasi muda dalam gereja. Sangat menarik, Lukas menuliskan efek dari ketika orang-orang muda dipercaya dalam pelayanan gerejawi, maka justru Firman Allah makin tersebar dan gereja menjadi bertambah besar dan merebak (Kisah Para Rasul 6:7). Ada suatu hubungan yang erat antara keterlibatan generasi yang lebih muda dengan pelebaran jangkauan pelayanan dan jumlah jemaat.
Jadi, bagaimana kita menyikapi hal ini?
Pertanyaan diskusi
- Dalam pekerjaan dan pelayanan, apakah saudara melihat generasi muda sebagai saingan/
pengganti Saudara, atau sebagai orang yang akan melanjutkan apa yang sudah Saudara buat? - Apa yang mungkin membuat Saudara sulit untuk memberikan otoritas kepada generasi Yeremia, khususnya di pelayanan? Menurut Saudara, bagaimana mengatasi pandanganmu ini?
Kesimpulan dan saling mendoakan
Mari kita terus dukung, sertai dan doakan generasi Yeremia membawa api injil kemanapun mereka pergi; menjadi generasi yang akan menuntaskan Amanat Agung Tuhan Yesus. Amin!
Jadwal
- 05 Jun: Materi COOL 1
- 12 Jun: Materi COOL 2
- 19 Jun: Materi COOL 3
- 26 Jun: Doa keliling