Templat: Halaman Utama2/Devosi: Perbedaan antara revisi
k fmt |
k Penggantian teks - "font-size: 90%;" menjadi "font-size: smaller;" |
||
| Baris 11: | Baris 11: | ||
}} | }} | ||
<DPL> | <DPL> | ||
resultsheader=<div style="margin:.75em 0; padding:.25em 0 0 1em; border-top: 1px #eee solid; font-size: | resultsheader=<div style="margin:.75em 0; padding:.25em 0 0 1em; border-top: 1px #eee solid; font-size: smaller;"> | ||
resultsfooter=</div> | resultsfooter=</div> | ||
category=Materi devosi | category=Materi devosi | ||
Revisi terkini sejak 10 Oktober 2024 15.59
| Devosi | |
|---|---|
| Tanggal | 14 Juni 2026 |
| Penulis | Sub Divisi Profetik |
| Artikel devosi lainnya | |
| |
Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan.
Di suatu titik dalam hidup, setiap orang pasti bertanya: "Apa yang sesungguhnya kucari?" Dunia menjawab dengan banyak tawaran: karier, pengakuan, kenyamanan. Tetapi di balik semua itu, ada kerinduan yang lebih dalam, yang hanya bisa dijawab oleh satu Pribadi, yaitu Yesus Kristus.
Amsal 21:21 berkata bahwa siapa yang mengejar kebenaran dan kasih akan mendapatkan kehidupan, kebenaran, dan kehormatan. Kebenaran itu adalah Yesus itu sendiri, seperti tertulis di dalam kitab Yohanes 14:6,
- Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
Kasih itu ada di dalam-Nya, tertulis di dalam kitab Yohanes 15:9,
- Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Dan kehidupan yang sejati hanya ditemukan saat kita melekat kepada-Nya setiap hari. Renungan ini adalah undangan untuk berhenti sejenak dari kejar-kejaran akan dunia, dan memilih mengejar yang satu satunya bernilai kekal yaitu Yesus sendiri.
Dan kehidupan yang sejati? Hanya ditemukan saat kita melekat kepada-Nya setiap hari. Renungan ini adalah undangan untuk berhenti sejenak dari kejar-kejaran akan dunia, dan memilih mengejar yang satu-satunya bernilai kekal yaitu Yesus sendiri.