Article: 20261110/CLW: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Leo-Claude (bicara | kontrib) Review: typo (menyala-nyalah, tuntut, Bagimana) & ejaan |
||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
| illustrationA5= | | illustrationA5= | ||
| longsummary= | | longsummary= | ||
| summary= | | summary= Apa pun yang menjadi peran dan tuntutan kita sebagai wanita, janganlah kita menjadi kendor dan roh kita menjadi padam. Justru dalam situasi seperti itu, kita tidak boleh tenggelam di dalamnya, tetapi harus memiliki semangat dan roh yang menyala-nyala. | ||
| shortsummary= | | shortsummary= Kunci menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala adalah memiliki rasa haus dan lapar akan Tuhan. | ||
}} | }} | ||
{{blockquote/Ayat | {{blockquote/Ayat | ||
| Baris 26: | Baris 26: | ||
Ada banyak peran dan tuntutan yang wanita rasakan. Menjadi ibu, sebagai istri, karyawan/<wbr/>staf, Gembala COOL, dan banyak peran lainnya yang semuanya harus kita kerjakan. Dalam menghadapi berbagai macam tuntutan yang ada, wajar saja jika kita sebagai wanita merasa lelah, ingin marah, bosan, kehilangan semangat, dan bahkan yang parahnya adalah merasakan kering secara rohani. | Ada banyak peran dan tuntutan yang wanita rasakan. Menjadi ibu, sebagai istri, karyawan/<wbr/>staf, Gembala COOL, dan banyak peran lainnya yang semuanya harus kita kerjakan. Dalam menghadapi berbagai macam tuntutan yang ada, wajar saja jika kita sebagai wanita merasa lelah, ingin marah, bosan, kehilangan semangat, dan bahkan yang parahnya adalah merasakan kering secara rohani. | ||
Mungkin kita terlihat kuat, tetapi di dalam diri kita api itu mulai padam. {{sabdaweb2v|Roma 12:11}} mengingatkan kembali bahwa apa pun yang menjadi peran dan tuntutan kita sebagai wanita, janganlah menjadi kendor dan janganlah roh kita menjadi padam. Justru dalam situasi seperti itu, jangan tenggelam | Mungkin kita terlihat kuat, tetapi di dalam diri kita api itu mulai padam. {{sabdaweb2v|Roma 12:11}} mengingatkan kembali bahwa apa pun yang menjadi peran dan tuntutan kita sebagai wanita, janganlah menjadi kendor dan janganlah roh kita menjadi padam. Justru dalam situasi seperti itu, jangan tenggelam, tetapi kita harus memiliki semangat dan roh yang menyala-nyala. | ||
== Isi materi == | == Isi materi == | ||
| Baris 36: | Baris 36: | ||
:'''''Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor.''''' | :'''''Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor.''''' | ||
Hal ini mengingatkan kepada kita sebagai wanita, sesibuk | Hal ini mengingatkan kepada kita sebagai wanita, sesibuk apa pun peran yang kita miliki, kita harus tetap membangun dan memiliki persekutuan pribadi dengan Tuhan. Jika kita tidak memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, maka kita akan menjadi wanita yang mudah ditaklukkan oleh Iblis melalui persoalan kehidupan sehari-hari. | ||
Ketika wanita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, ada kekuatan, penjagaan, perlindungan, dan hikmat Allah. Oleh sebab itu, berikan waktumu untuk berdoa, memuji-menyembah, dan merenungkan Firman Tuhan sebelum memulai aktivitasmu. | Ketika wanita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, ada kekuatan, penjagaan, perlindungan, dan hikmat Allah. Oleh sebab itu, berikan waktumu untuk berdoa, memuji-menyembah, dan merenungkan Firman Tuhan sebelum memulai aktivitasmu. | ||
| Baris 44: | Baris 44: | ||
:'''''Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.''''' | :'''''Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.''''' | ||
Hati tidak hanya | Hati tidak hanya sekadar berbicara tentang perasaan seseorang, tetapi hati merupakan pusat kehidupan kita sebagai manusia. Jika hati kita dipenuhi dengan berita atau informasi yang buruk dan mengkhawatirkan, maka hal tersebut akan memengaruhi cara kita bersikap, berbicara, bertindak, dan mengambil keputusan yang tidak benar. Dan pada akhirnya secara perlahan tapi pasti roh kita akan padam. | ||
Ketika hati kita dijaga dengan berdoa, memuji Tuhan, merenungkan Firman Tuhan, dan ada dalam komunitas rohani, maka roh kita tetap terjaga dan menyala-nyala. Sehingga kita pun akan melakukan hal-hal yang tepat sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. | Ketika hati kita dijaga dengan berdoa, memuji Tuhan, merenungkan Firman Tuhan, dan ada dalam komunitas rohani, maka roh kita tetap terjaga dan menyala-nyala. Sehingga kita pun akan melakukan hal-hal yang tepat sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. | ||
| Baris 50: | Baris 50: | ||
== Diskusi kelompok == | == Diskusi kelompok == | ||
# | # Bagaimana Anda memberikan waktu khusus untuk tetap bersekutu dengan Tuhan, di tengah-tengah kesibukan yang ada? | ||
# Langkah sederhana apa yang Anda lakukan ketika mendengar kabar atau informasi yang dapat memadamkan roh Anda? | # Langkah sederhana apa yang Anda lakukan ketika mendengar kabar atau informasi yang dapat memadamkan roh Anda? | ||
== Kesimpulan == | == Kesimpulan == | ||
Kunci menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala adalah senantiasa memiliki rasa haus dan lapar akan Tuhan serta ''menjaga hati di hadapan Tuhan dengan segala kewaspadaan, agar terpancar kehidupan dari hati kita''. | |||
Tuhan Yesus memberkati. | Tuhan Yesus memberkati. | ||
Revisi per 5 November 2026 08.34
| Materi COOL Wanita | |
|---|---|
| Tanggal | Selasa, 10 November 2026 |
| Penulis | Departemen COOL |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
Apa pun yang menjadi peran dan tuntutan kita sebagai wanita, janganlah kita menjadi kendor dan roh kita menjadi padam. Justru dalam situasi seperti itu, kita tidak boleh tenggelam di dalamnya, tetapi harus memiliki semangat dan roh yang menyala-nyala.
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
Pendahuluan
Ada banyak peran dan tuntutan yang wanita rasakan. Menjadi ibu, sebagai istri, karyawan/
Mungkin kita terlihat kuat, tetapi di dalam diri kita api itu mulai padam. Roma 12:11 mengingatkan kembali bahwa apa pun yang menjadi peran dan tuntutan kita sebagai wanita, janganlah menjadi kendor dan janganlah roh kita menjadi padam. Justru dalam situasi seperti itu, jangan tenggelam, tetapi kita harus memiliki semangat dan roh yang menyala-nyala.
Isi materi
Bagaimana kita menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala?
Tetap menjaga hubungan yang intim dengan Tuhan
- Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor.
Menjaga hati agar api tidak padam
- Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Roma 12:11a mengatakan
Hal ini mengingatkan kepada kita sebagai wanita, sesibuk apa pun peran yang kita miliki, kita harus tetap membangun dan memiliki persekutuan pribadi dengan Tuhan. Jika kita tidak memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, maka kita akan menjadi wanita yang mudah ditaklukkan oleh Iblis melalui persoalan kehidupan sehari-hari.
Ketika wanita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, ada kekuatan, penjagaan, perlindungan, dan hikmat Allah. Oleh sebab itu, berikan waktumu untuk berdoa, memuji-menyembah, dan merenungkan Firman Tuhan sebelum memulai aktivitasmu.Amsal 4:23 berkata:
Hati tidak hanya sekadar berbicara tentang perasaan seseorang, tetapi hati merupakan pusat kehidupan kita sebagai manusia. Jika hati kita dipenuhi dengan berita atau informasi yang buruk dan mengkhawatirkan, maka hal tersebut akan memengaruhi cara kita bersikap, berbicara, bertindak, dan mengambil keputusan yang tidak benar. Dan pada akhirnya secara perlahan tapi pasti roh kita akan padam.
Ketika hati kita dijaga dengan berdoa, memuji Tuhan, merenungkan Firman Tuhan, dan ada dalam komunitas rohani, maka roh kita tetap terjaga dan menyala-nyala. Sehingga kita pun akan melakukan hal-hal yang tepat sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.Diskusi kelompok
- Bagaimana Anda memberikan waktu khusus untuk tetap bersekutu dengan Tuhan, di tengah-tengah kesibukan yang ada?
- Langkah sederhana apa yang Anda lakukan ketika mendengar kabar atau informasi yang dapat memadamkan roh Anda?
Kesimpulan
Kunci menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala adalah senantiasa memiliki rasa haus dan lapar akan Tuhan serta menjaga hati di hadapan Tuhan dengan segala kewaspadaan, agar terpancar kehidupan dari hati kita.
Tuhan Yesus memberkati.
Jadwal
- 03 Nov 2026: Wanita yang membangun, bukan meruntuhkan
- 10 Nov 2026: Wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala
- 17 Nov 2026: Ibadah WBI
- 24 Nov 2026: Menara Doa Wanita