Article: 20260517/CLBPA: Perbedaan antara revisi
Edit |
kTidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 3: | Baris 3: | ||
| pagename= 20260517/CLBPA | | pagename= 20260517/CLBPA | ||
| type= cot | | type= cot | ||
| title= Buah | | title= Buah Roh dan kasih sebagai bukti kedewasaan | ||
| date = 2026-05-17 | | date = 2026-05-17 | ||
| name= Departemen Pemuda dan Anak | | name= Departemen Pemuda dan Anak | ||
Revisi per 2 Juni 2026 15.52
| Commander of Thousand | |
|---|---|
| Tanggal | Minggu, 17 Mei 2026 |
| Penulis | Departemen Pemuda dan Anak |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
| |
Alkitab tidak pernah mengajarkan bahwa hidup orang percaya selalu mudah, tetapi Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Tuhan selalu setia mencukupi umat-Nya. Kecukupan menurut Alkitab bukan berarti punya segalanya, tetapi selalu punya apa yang dibutuhkan untuk melakukan kehendak Tuhan.
Bahan Commander of Thousand JC-Youth minggu ketiga Mei 2026
Bahan bacaan
- 1 Korintus 12:4-7,11,13 ; Galatia 5:22-23
- Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.
Penjelasan materi
Guys, saat kita bicara soal "dewasa," apa yang terlintas di pikiran kalian? Apakah punya KTP? Bisa bawa motor sendiri? Atau mungkin sudah mulai mikirin masa depan? Dunia sering kali mengukur kedewasaan dari usia atau pencapaian fisik. Namun, dalam kacamata teologi, kedewasaan sejati tidak diukur dari berapa banyak lilin di kue ulang tahunmu, melainkan dari seberapa dominan "Vibes" atau karakter Kristus yang terpancar dalam hidupmu.
Hari ini kita akan membedah dua teks luar biasa, tentang buah roh & tentang karunia roh dan kasih. Mari kita lihat bagaimana dua hal ini menjadi "sertifikat kedewasaan" rohani kita di hadapan Tuhan. Mari kita belajar ada 3 pengertian dari ayat-ayat nats di atas:
- Gal 5:22-23 Kedewasaan adalah "karakter tunggal" yang utuh integritas
- 1 Kor 12 Kedewasaan adalah "kesadaran kolektif" dalam tubuh Kristus
- Kedewasaan adalah "penundaan diri" di bawah kendali Roh Kudus
Guys, kedewasaan rohani bukan tentang menjadi sempurna dalam semalam. Ini adalah proses "terus dikembangkan dalam tuntunan Roh." Jangan berkecil hati jika hari ini kamu masih gagal dalam penguasaan diri. Yang penting adalah kamu tetap tinggal di dalam "pokok anggur" (Yohanes 15:5), yaitu Kristus, agar nutrisi rohani terus mengalir dan menghasilkan buah.
Bahan diskusi
- Dari 9 sifat Buah Roh (Galatia 5:22-23), manakah yang menurutmu paling sulit untuk 'di-update; atau diterapkan dalam kehidupan sekolah atau media sosialmu saat ini? Mengapa hal itu sulit, dan bagaimana cara kamu mengizinkan Roh Kudus mengambil alih 'kemudi' dalam situasi tersebut?
- Jika kamu melihat temanmu memiliki karunia atau kelebihan yang berbeda darimu (misalnya dia lebih jago bicara, lebih pintar, atau lebih populer), bagaimana 'kasih' (1 Korintus 12) membantumu untuk tidak merasa minder (insecure) atau iri hati, melainkan justru merasa bangga menjadi bagian dari tim yang sama?" (HE)