Devosi: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Leo (bicara | kontrib)
k +lihat pula
Leo (bicara | kontrib)
k upd
Baris 1: Baris 1:
{|
<!--{|
| style="border: 1px lightblue solid; padding: .5em; width:100%;" |
| style="border: 1px lightblue solid; padding: .5em; width:100%;" |
<div style="background: lightblue; padding: .5em; margin-bottom: .5em;"><big>'''Devosi minggu ini'''</big></div>
<div style="background: lightblue; padding: .5em; margin-bottom: .5em;"><big>'''Devosi minggu ini'''</big></div>
Baris 6: Baris 6:
  | {{:Devosi/2010-06}}
  | {{:Devosi/2010-06}}
}}
}}
|}
|}-->
<div style="border: 1px SteelBlue solid; padding: 1em;">
<!--{{#ifexist: Renungan khusus/{{#time:Y|+07hours}}-{{#time:W|+07hours}}
| {{:Renungan khusus/{{#time:Y}}-{{#time:W}}|readmore=yes}}
| {{:Renungan khusus/2010-05|readmore=yes}}
}}-->
{{ :{{#dpl:
| category=Materi devosi
| ordermethod=title
| order=descending
| count=1
| mode=userformat
| format=,%PAGE%,,
}} | readmore=yes }}
</div>


==Artikel devosi==
<DPL>
<div style="font-size: 95%; margin: 0 0 1em 0em;"><DPL>
resultsheader=<div style="margin-top:1em;">'''Lainnya:'''</div><div style="font-size: 95%; margin: 0 0 1em 2em;">
  count=10
resultsfooter=</div>
  category=Materi devosi
category=Materi devosi
  ordermethod=title
ordermethod=title
  order=descending
order=descending
includepage={devosi} dpl
listseparators=\n<ul>\n{| border="0" cellpadding="0",\n|-,,\n|}</ul>
secseparators=\n|
offset=1
count=10
</DPL>
</DPL>


Baris 22: Baris 41:


[[Kategori:Devosi]]
[[Kategori:Devosi]]
[[Kategori:Profetik]]

Revisi per 11 Februari 2010 22.45

Dalam perjanjian lama, ada beberapa tempat ibadah yang dikenal oleh bangsa Israel, seperti Tabernakel Musa dan bait suci Salomo. Namun, ada satu tempat ibadah yang sangat berkesan di hati Tuhan, yaitu pondok Daud. Berbeda dengan Tabernakel Musa yang penuh dengan tirai pembatas, pondok Daud adalah sebuah tenda sederhana yang tidak memiliki tirai pemisah antara umat dan tabut perjanjian.

Daud menempatkan para pemuji dan penyembah untuk bernyanyi, memainkan alat musik, dan bersyukur di hadapan Tuhan selama 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu. Pondok Daud begitu istimewa bagi Tuhan hingga Tuhan berjanji untuk mendirikannya kembali. Di dalam pondok Daud, penyembahan dilakukan tanpa batas dan setiap orang bisa memandang hadirat Tuhan secara langsung tanpa sekat rohani.

Daud tidak hanya memuji dan menyembah Tuhan pada saat ada masalah, tetapi Daud menjadikan pujian dan penyembahannya sebagai napas hidupnya dan gaya hidup yang intim dengan Tuhan. Tuhan tidak melihat kemegahan bangunan fisik, melainkan hati yang hancur dan tulus serta haus dan lapar akan pribadi dan hadirat-Nya.

Hari-hari ini, Tuhan tidak sedang mencari bangunan fisik yang megah. Tuhan sedang mencari "pondok Daud" di dalam hati kita. Tuhan ingin agar kita membangun mezbah pujian dan penyembahan yang konsisten di dalam keluarga, di dalam pekerjaan, di dalam pelayanan, di dalam gereja dan di dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ketika kita mengutamakan pribadi dan hadirat-Nya, maka pemulihan, kekuatan, dan sukacita rohani akan dicurahkan atas hidup kita. Daud berkata; Tuhan memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan Tuhan ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan Tuhan ada nikmat senantiasa. (AH)

Daud menempatkan para pemuji dan penyembah untuk bernyanyi, memainkan alat musik, dan bersyukur di hadapan Tuhan selama 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu. Pondok Daud begitu istimewa bagi Tuhan hingga Tuhan berjanji untuk mendirikannya kembali.

Lainnya:

Lihat pula