Article: 20261110/CLW: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Sari (bicara | kontrib)
Baru
 
Ringkasan ditulis ulang sebagai "kail" yang lebih menarik untuk beranda & WhatsApp
 
(2 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 3: Baris 3:
| pagename= 20261110/CLW
| pagename= 20261110/CLW
| type= wanita
| type= wanita
| title= Wanita yang memiliki Roh yang menyala-nyala
| title= Wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala
| captionstyle=
| captionstyle=
| date= 2026-11-10
| date= 2026-11-10
Baris 14: Baris 14:
| illustrationA5=
| illustrationA5=
| longsummary=
| longsummary=
| summary= Apapun yang menjadi peran dan tuntut kita sebagai wanita jangan menjadi kendor dan roh kita menjadi padam. Justru dalam situasi seperti itu, kita tidak boleh tenggelam di dalamnya, kita harus memiliki semangat dan roh yang menyala-nyala.
| summary= Berbagai peran dan tuntutan—di keluarga, pekerjaan, dan pelayanan—bisa membuat kita lelah dan kering secara rohani. Bagaimana menjaga api roh tetap menyala di tengah semua itu?
| shortsummary= Untuk menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyalah adalah dengan memiliki haus dan lapar akan Tuhan.
| shortsummary= Sibuk boleh, padam jangan: rahasia menjaga roh tetap menyala di tengah banyak peran.
}}
}}
{{blockquote/Ayat
{{blockquote/Ayat
Baris 24: Baris 24:


== Pendahuluan ==
== Pendahuluan ==
Ada banyak peran dan tuntutan yang wanita rasakan. Menjadi ibu, sebagai istri, karyawan/staff, Gembala COOL, dan banyak peran lainnya yang semuanya harus kita kerjakan. Dalam menghadapi berbagai macam tuntutan yang ada, wajar saja jika kita sebagai wanita merasa lelah, ingin marah, bosen, kehilangan semangat, dan bahkan yang parahnya adalah merasakan kering secara rohani. Mungkin kita terlihat kuat, tetapi di dalam diri kita api itu mulai padam. Dalam {{sabdaweb2v|Roma 12:11}} mengingatkan kembali bahwa apapun yang menjadi peran dan tuntut kita sebagai wanita jangan menjadi kendor dan roh kita menjadi padam. Justru dalam situasi seperti itu, kita tidak boleh tenggelam di dalamnya, kita harus memiliki semangat dan roh yang menyala-nyala.
Ada banyak peran dan tuntutan yang wanita rasakan. Menjadi ibu, sebagai istri, karyawan/<wbr/>staf, Gembala COOL, dan banyak peran lainnya yang semuanya harus kita kerjakan. Dalam menghadapi berbagai macam tuntutan yang ada, wajar saja jika kita sebagai wanita merasa lelah, ingin marah, bosan, kehilangan semangat, dan bahkan yang parahnya adalah merasakan kering secara rohani.
 
Mungkin kita terlihat kuat, tetapi di dalam diri kita api itu mulai padam. {{sabdaweb2v|Roma 12:11}} mengingatkan kembali bahwa apa pun yang menjadi peran dan tuntutan kita sebagai wanita, janganlah menjadi kendor dan janganlah roh kita menjadi padam. Justru dalam situasi seperti itu, jangan tenggelam, tetapi kita harus memiliki semangat dan roh yang menyala-nyala.


== Isi materi ==   
== Isi materi ==   
Bagaimana kita menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala?     
Bagaimana kita menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala?     


{{ol-list-kom | liclass= h4
{{ol-list-kom | heading=4
| 1= Tetap menjaga hubungan yang intim dengan Tuhan
| 1= Tetap menjaga hubungan yang intim dengan Tuhan
| p1= {{sabdaweb2v|Roma 12:11a}} mengatakan '''''Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor.''''' Hal ini mengingatkan kepada kita sebagai wanita, sesibuk apapun peran yang kita miliki, kita harus tetap membangun dan memiliki persekutuan pribadi dengan Tuhan. Jika kita tidak memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, maka kita akan menjadi wanita yang mudah ditaklukan oleh iblis melalui persoalan kehidupan sehari-hari. Tetapi berbeda ketika wanita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, ada kekuatan, penjangaan, perlindungan, dan hikmat Allah. Oleh sebab itu, berikan waktumu untuk berdoa, memuji-menyembah, dan merenungkan Firman Tuhan sebelum memulai aktivitasmu.
| p1= {{sabdaweb2v|Roma 12:11a}} mengatakan
:'''''Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor.'''''
 
Hal ini mengingatkan kepada kita sebagai wanita, sesibuk apa pun peran yang kita miliki, kita harus tetap membangun dan memiliki persekutuan pribadi dengan Tuhan. Jika kita tidak memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, maka kita akan menjadi wanita yang mudah ditaklukkan oleh Iblis melalui persoalan kehidupan sehari-hari.
 
Ketika wanita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, ada kekuatan, penjagaan, perlindungan, dan hikmat Allah. Oleh sebab itu, berikan waktumu untuk berdoa, memuji-menyembah, dan merenungkan Firman Tuhan sebelum memulai aktivitasmu.


| 2= Menjaga hati agar api tidak padam
| 2= Menjaga hati agar api tidak padam
| p2= {{sabdaweb2v|Amsal 4:23}} berkata '''''Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.''''' Hati tidak hanya sekedar berbicara tentang perasaan seseorang, tetapi hati merupakan pusat kehidupan kita sebagai manusia. Jika hati kita dipenuhi dengan berita atau informasi yang buruk dan mengkuatirkan, maka hal tersebut akan mempengaruhi cara kita bersikap, berbicara, bertindak, dan mengambil Keputusan yang tidak benar. Dan pada akhirnya secara perlahan tapi pasti roh kita akan padam. Tetapi ketika hati kita dijaga dengan berdoa, memuji Tuhan, merenungkan Firman Tuhan, dan ada dalam komunitas rohani, maka roh kita tetap terjaga dan menyala-nyalah. Sehingga kitapun akan melakukan hal-hal yang tepat sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
| p2= {{sabdaweb2v|Amsal 4:23}} berkata:
:'''''Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.'''''
 
Hati tidak hanya sekadar berbicara tentang perasaan seseorang, tetapi hati merupakan pusat kehidupan kita sebagai manusia. Jika hati kita dipenuhi dengan berita atau informasi yang buruk dan mengkhawatirkan, maka hal tersebut akan memengaruhi cara kita bersikap, berbicara, bertindak, dan mengambil keputusan yang tidak benar. Dan pada akhirnya secara perlahan tapi pasti roh kita akan padam.
 
Ketika hati kita dijaga dengan berdoa, memuji Tuhan, merenungkan Firman Tuhan, dan ada dalam komunitas rohani, maka roh kita tetap terjaga dan menyala-nyala. Sehingga kita pun akan melakukan hal-hal yang tepat sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
}}  
}}  


== Diskusi kelompok ==
== Diskusi kelompok ==
# Bagimana Anda memberikan waktu khusus untuk tetap bersekutu dengan Tuhan, di tengah-tengah kesibukan yang ada?
# Bagaimana Anda memberikan waktu khusus untuk tetap bersekutu dengan Tuhan, di tengah-tengah kesibukan yang ada?
# Langkah sederhana apa yang Anda lakukan ketika mendengar kabar atau informasi yang dapat memadam roh Anda?
# Langkah sederhana apa yang Anda lakukan ketika mendengar kabar atau informasi yang dapat memadamkan roh Anda?


== Kesimpulan ==
== Kesimpulan ==
Untuk menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyalah adalah dengan memiliki haus dan lapar akan Tuhan senantiasa dan menjaga hati di hadapan Tuhan dengan segala kewaspadaan, agar terpancar kehidupan dari kehidupan kita. Tuhan Yesus Memberkati.
Kunci menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala adalah senantiasa memiliki rasa haus dan lapar akan Tuhan serta ''menjaga hati di hadapan Tuhan dengan segala kewaspadaan, agar terpancar kehidupan dari hati kita''.
 
Tuhan Yesus memberkati.


{{jadwalsharing | startdate= 2026-11-01 | enddate= 2026-11-30 | category= Materi COOL Wanita}}
{{jadwalsharing | startdate= 2026-11-01 | enddate= 2026-11-30 | category= Materi COOL Wanita}}
* 17 Nov 2026: Ibadah WBI
* 17 Nov 2026: Ibadah WBI
* 24 Nov 2026: Menara Doa Wanita
* 24 Nov 2026: Menara Doa Wanita

Revisi terkini sejak 5 November 2026 09.40

Berbagai peran dan tuntutan—di keluarga, pekerjaan, dan pelayanan—bisa membuat kita lelah dan kering secara rohani. Bagaimana menjaga api roh tetap menyala di tengah semua itu?

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

— Roma 12:11

Pendahuluan

Ada banyak peran dan tuntutan yang wanita rasakan. Menjadi ibu, sebagai istri, karyawan/staf, Gembala COOL, dan banyak peran lainnya yang semuanya harus kita kerjakan. Dalam menghadapi berbagai macam tuntutan yang ada, wajar saja jika kita sebagai wanita merasa lelah, ingin marah, bosan, kehilangan semangat, dan bahkan yang parahnya adalah merasakan kering secara rohani.

Mungkin kita terlihat kuat, tetapi di dalam diri kita api itu mulai padam. Roma 12:11 mengingatkan kembali bahwa apa pun yang menjadi peran dan tuntutan kita sebagai wanita, janganlah menjadi kendor dan janganlah roh kita menjadi padam. Justru dalam situasi seperti itu, jangan tenggelam, tetapi kita harus memiliki semangat dan roh yang menyala-nyala.

Isi materi

Bagaimana kita menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala?

  1. Tetap menjaga hubungan yang intim dengan Tuhan

  2. Roma 12:11a mengatakan

    Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor.

    Hal ini mengingatkan kepada kita sebagai wanita, sesibuk apa pun peran yang kita miliki, kita harus tetap membangun dan memiliki persekutuan pribadi dengan Tuhan. Jika kita tidak memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, maka kita akan menjadi wanita yang mudah ditaklukkan oleh Iblis melalui persoalan kehidupan sehari-hari.

    Ketika wanita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, ada kekuatan, penjagaan, perlindungan, dan hikmat Allah. Oleh sebab itu, berikan waktumu untuk berdoa, memuji-menyembah, dan merenungkan Firman Tuhan sebelum memulai aktivitasmu.
  3. Menjaga hati agar api tidak padam

  4. Amsal 4:23 berkata:

    Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

    Hati tidak hanya sekadar berbicara tentang perasaan seseorang, tetapi hati merupakan pusat kehidupan kita sebagai manusia. Jika hati kita dipenuhi dengan berita atau informasi yang buruk dan mengkhawatirkan, maka hal tersebut akan memengaruhi cara kita bersikap, berbicara, bertindak, dan mengambil keputusan yang tidak benar. Dan pada akhirnya secara perlahan tapi pasti roh kita akan padam.

    Ketika hati kita dijaga dengan berdoa, memuji Tuhan, merenungkan Firman Tuhan, dan ada dalam komunitas rohani, maka roh kita tetap terjaga dan menyala-nyala. Sehingga kita pun akan melakukan hal-hal yang tepat sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

Diskusi kelompok

  1. Bagaimana Anda memberikan waktu khusus untuk tetap bersekutu dengan Tuhan, di tengah-tengah kesibukan yang ada?
  2. Langkah sederhana apa yang Anda lakukan ketika mendengar kabar atau informasi yang dapat memadamkan roh Anda?

Kesimpulan

Kunci menjadi wanita yang memiliki roh yang menyala-nyala adalah senantiasa memiliki rasa haus dan lapar akan Tuhan serta menjaga hati di hadapan Tuhan dengan segala kewaspadaan, agar terpancar kehidupan dari hati kita.

Tuhan Yesus memberkati.

Jadwal

  • 17 Nov 2026: Ibadah WBI
  • 24 Nov 2026: Menara Doa Wanita